Suamiku Seorang Bodyguard

Suamiku Seorang Bodyguard
114. Baby Kangen Papa


__ADS_3

Pada malam harinya, Angga dan Arisa serta Papa Hari dan Mama Mutia sudah berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama.


" Maaf ya Sayang, karena Mama ke butik jadi kamu yang masak makan malam. Mama takut kamu kelelahan " ucap Mama Mutia takut menantunya itu kelelahan.


Mama Mutia benar-benar tidak ingin Arisa sedikit saja kelelahan dan ia akan menjaga Arisa. Ia yang sudah sangat mendambakan kehadiran seorang cucu tentu saja tidak ingin terjadi sesuatu lagi pada cucunya di dalam kandungan Arisa.


" Mama kok minta maaf sih. Aku seneng bisa masak lagi setelah gak masak cukup lama, lagian tadi juga dibantuin semua sama Mas Angga, jadi aku gak lelah sama sekali " jawab Arisa tersenyum.


Mama Mutia tersenyum dan merasa sedikit lega. Ia kembali bersyukur karena mendapatkan wanita sebaik Arisa untuk menjadi pendamping hidup putranya dan juga ibu dari cucu-cucunya.


Setelah itu mereka pun mulai makan malam bersama. Arisa ingin mengambilkan makanan untuk Angga tapi suaminya itu melarangnya.


" Biar aku saja " ucap Angga mengambil centong nasi dari tangan sang istri.


" Aku yang akan melayani kamu sekarang " lanjut Angga.


Angga mengambil nasi beserta lauknya dan meletakkannya di piring Arisa baru ia mengambil makanan untuk dirinya sendiri.


" Terima kasih ya, Mas " ucap Arisa tersenyum pada Angga.


Angga pun menganggukan kepalanya sebagai jawaban.


Papa Hari dan Mama Mutia tersenyum melihat Angga yang semakin memperlihatkan perhatiannya pada Arisa.


***


Arisa bersandar di atas tempat tidur setelah makan malam dan kembali ke dalam kamar. Ia sedang menunggu Angga yang sedang mengirimkan pekerjaannya kepada Ardi di sofa yang ada di kamar itu.


" Mas " panggil Arisa yang merasa bosan menunggu sang suami yang begitu fokus pada layar laptopnya.


" Iya Sayang " jawab Angga tanpa mengalihkan pandangannya.


Arisa pun merasa kesal karena merasa diabaikan oleh suaminya, padahal Angga sedang fokus mengirim file yang sangat penting.


" Masih lama ya? " tanya Arisa walau sudah sedikit kesal.

__ADS_1


" Tidak, Sayang. Sebentar lagi akan selesai " jawab Angga.


Arisa pun diam dan akan lebih bersabar lagi untuk menunggu sang suami menyelesaikan pekerjaannya.


Lima belas menit berlalu, Angga masih berkutat dengan laptopnya membuat Arisa semakin kesal.


" Kenapa lama banget sih, Mas? Katanya cuma sebentar. Kerjaan terus yang diurusin, istrinya dibiarin " ucap Arisa kesal.


" Sebentar lagi, Sayang " jawab Angga yang tidak menyadari jika wajah istrinya sudah terlihat sangat kesal.


" Tadi juga bilangnya sebentar, tapi gak selesai-selesai. Di kantor udah kerja, di rumah kerja juga " ucap Arisa ketus.


Angga menghela napasnya dan menghentikan kegiatannya. Beruntung semua file yang harus ia kirim pada Ardi sudah ia kirimkan semua.


Angga menutup laptopnya dan meletakan di atas meja. Angga segera menghampiri sang istri karena jika dibiarkan, Arisa akan menangis nanti.


" Kenapa, Sayang? " ucap Angga selembut mungkin setelah duduk di tepi tempat tidur.


" Gak usah peduliin aku lagi, pekerjaan kamu lebih penting kan " ucap Arisa memalingkan wajahnya dari Angga.


Angga tersenyum dan ia merasa lucu melihat istrinya yang sedang merajuk seperti itu, apalagi bibirnya yang sudah maju beberapa centi itu.


Arisa hanya diam dan masih memalingkan wajahnya karena ia masih kesal.


" Baby, tolong katakan pada Mama jika Mama dan kamu yang paling penting untuk Papa. Papa minta maaf ya sudah mengabaikan kalian " ucap Angga pada buah hatinya dan mengusap lembut perut Arisa.


Bibir Arisa mencoba menahan untuk tidak tersenyum mendengar itu. Kenapa Angga selalu saja melakukan hal manis yang membuatnya tidak bisa marah terlalu lama. Angga bisa melihat itu dan ia yakin jika istrinya itu sudah tidak merajuk lagi.


" Maaf ya, Sayang. Kamu mau apa? Aku akan melakukannya " ucap Angga pada Arisa.


" Mau di peluk sambil di elus-elus. Baby kangen Papa " jawab Arisa berpura-pura masih merajuk.


Angga tersenyum mendengar itu. Ia tahu jika itu bukan keinginan buah hatinya tetapi keinginan ibunya.


" Baby atau Mamanya yang kangen? " tanya Angga menggoda Arisa.

__ADS_1


" Baby lah " jawab Arisa memasang wajah kesal.


" Baiklah, Baby. Papa akan mengusap perut Mama agar Baby tidak kangen lagi " ucap Angga tersenyum.


Arisa tidak bisa menyembunyikan senyumnya lagi. Arisa bergeser agar Angga naik ke atas tempat tidur. Arisa merebahkan tubuhnya lalu langsung masuk ke dalam pelukan Angga. Tangan Angga mulai mengusap perut Arisa yang mulai menonjol dengan lembut.


" Bukan gitu, tapi masuk sini biar kerasa " ucap Arisa mengarahkan tangan Angga untuk masuk ke dalam piyama yang ia kenakan.


" Baiklah " jawab Angga mengusap tepat mengenai kulit perut sang istri.


Angga terus mengusap perut Arisa tetapi memang tangannya sedikit nakal hingga lama kelamaan terus naik ke atas dan masuk ke dalam kaca mata sang istri. Arisa yang sudah akan mulai terlelap sangat terkejut saat Angga tiba-tiba meremas dadanya.


" Mas " pekik Arisa lalu mencubit lengan sang suami.


" Tangannya jangan nakal deh, aku minta dielus-elus perutnya bukan di remas-remas itunya " ucap Arisa kesal.


" Sekaligus, Sayang. Tangan ini bergerak sendiri untuk memegang benda kesukaannya " jawab Angga tanpa rasa bersalah.


" Jangan lagi, aku mau tidur Mas. Elus-elus lagi, itu sangat nyaman " ucap Arisa pada Angga.


" Baiklah " jawab Angga.


Angga kembali mengusap lembut perut Arisa hingga istrinya itu benar-benar tertidur.


" Ingin tidur saja harus ada drama terlebih dahulu dengan merajuk " ucap Angga tersenyum memandangi wajah cantik istrinya yang sedang tidur.


Angga mengeluarkan tangannya dari dalam piyama sang istri. Angga menarik selimut dan menutupi tubuh mereka berdua.


" Mimpi yang indah, Sayang. Selamat malam " ucap Angga lalu mengecup kening Arisa.


Setelah itu Angga melingkarkan tangannya di pinggang sang istri dan ia pun menyusul Arisa menuju alam mimpi.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama, Menikahi Ayah Nadia, dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2