Suamiku Tuan Muda Arogan

Suamiku Tuan Muda Arogan
Episode 17


__ADS_3

"emm, tuan muda Lintang Kusuma, aku minta maaf, mau kah kau membantuku turun dari pohon ini? Jika kau bersedia aku akan melakukan apapun yang kau inginkan."Bujuk Zoya yang saat ini sudah benar-benar ketakutan karena ia benar-benar fobia ketinggian.


"Apa? Kau mencoba untuk merayu ku?"Tanya Lintang dengan senyum jahil nya.


"Aduh, tidak mempan juga ya? Bagaimana ini?"Batin Zoya lagi.


Namun tiba-tiba, Zoya yabg sedang berfikir keras untuk membujuk Lintang, melihat seekor ulat bulu yang berjalan cepat ke arah nya.


"Astaga, ulat bulu."Ucap Zoya panik dan berusaha menjauh dari tempat tersebut dan mencoba untuk pindah ke cabang pohon lain nya.


Lintang yang melihat wajah panik Zoya pun merasa khawatir takut jika Zoya akan jatuh ke bawah.


"Hay apa yang kau lakukan?"Tanya Lintang mulai kembali mendekati pohon itu untuk memastikan Zoya agar tidak kemana-mana.


Zoya yang takut akan ulat bulu tersebut pun berusaha pindah posisi dengan pelan-pelan, namun sayang nya lengan nya yang sakit membuat dia tak mampu menahan tubuhnya dan membuat dia tergelincir. "Aaaaaaaa!"


"Zoya hati-hati!"Jerit Lintang yang buru-buru menangkap tubuh Zoya.


Brukh ... Terdengar suara ambrukan kedua orang itu kini di atas tanah lapang bawah pohon itu.


Tubuh Zoya jatuh tepat dalam pelukan Lintang, sementara itu Lintang jatuh dengan beberapa benturan di punggung nya namun dia sama sekali tidak melepas Zoya dari pelukan itu.


"Ahhhh!"Erang Lintang merasakan rasa sakit di punggung nya karena terkena akar pohon.


Sementara itu Zoya menatap nya dengan tatapan khawatir."Apa kau baik-baik saja?"Tanya nya sambil menatap wajah Lintang.


"Sakit sekali."Jawab Lintang dengan posisi tubuh Zoya masih ada di atas tubuh nya, ia jugak tidak melepaskan tangan nya dari pingang Zoya, hal ini membuat Zoya tidak bisa Bangun sama sekali.

__ADS_1


"Bodoh, mengapa kau malah menghambur dari pohon itu!"Ucap Lintang menatap sang istri dengan tatapan kesal.


"Aku, aku melihat ada ulat bulu yang ingin menghampiri aku,aku takut."Ucap Zoya lagi.


"Hanya ulat bulu? Lihat kau membuat aku kesakitan."Jawab Lintang lagi.


"Kalau begitu lepas kan aku, biar kan aku bangun."Ucap Zoya lagi.


"Diam lah."Jawab Lintang yang tidak melepaskan tangan nya sama sekali.


Hal ini membuat Zoya kebingungan, lintang merasa sakit, tapi malah tidak melepas tubuh nya.


Hal ini pun menimbulkan rasa gugup di hati Zoya, jantung nya bahkan berdegup kencang, karena menatap wajah Lintang yang begitu tampan.


Sementara Lintang malah memejamkan mata nya karena silau akan cahaya matahari siang.


Zoya yang merasa lelah pun mau tidak mau mejatuh kan kepala nya ke dada Lintang, hal ini membuat Lintang kaget dan mengira Zoya jatuh pingsan.


"Alu lelah."Lirih Zoya.


Mendengar itu, Lintang pun melepaskan tangan nya dari pingang Zoya dan mereka pun sama-sama berpindah posisi dan bangun dari posisi sebelumnya.


"Astaga sakit sekali."Ucap Lintang memegang punggung nya.


"Apa sangat sakit?"Tanya Zoya lagi.


"Kau pikir aku pura-pura?"Ucap Lintang kesal.

__ADS_1


Zoya pun berdiri dari duduknya dan kemudian mengulur kan tangan kepada Lintang.


"Ayo aku bantu ke kamar."Ucap Zoya lagi.


"Tidak usah, aku bisa sendiri."Jawab Lintang menepis tangan Zoya dan kemudian berusaha bangkit dari duduknya sendiri, namun tangan nya yang sakit malah tidak mampu menopang tubuh nya itu.


"Sekalian saja jangan keras kepala,ayo cepat, sebelum para pelayan melihat, apa kau tidak malu? Pakaian kotor, wajah mu juga kotor."Ucap Zoya yang kemudian membantu Lintang untuk berdiri.


Sementara itu Lintang akhirnya mendengar ucapan Zoya daripada malu di lihat orang dengan kondisi acak-acakan seperti itu.


Namun entah kenapa, saat ini Lintang merasa sedikit ada hari baru dalam dunia nya, dia yang biasanya selalu merasa kesepian di dalam mansion,kini malah jadi ada teman, meskipun dirinya dan Zoya terus bergaduh sepanjang menit.


"Paman benar-benar mencarikan aku seorang wanita aneh yang membuat aku bahkan tidak tega jika dia jatuh ke tanah, ada apa dengan hati ini?"Batin Lintang sambil menatap Zoya yang berjalan di sebelah nya sambil membopong Lintang.


Sementara itu, Zoya malah tidak menyangka, orang yang membuat nya kesal, membuat nya naik ke atas pohon, ternyata sama sekali tidak tega membiarkan dirinya jatuh ke tanah, dan mengorbankan dirinya sendiri untuk menyelamatkan Zoya, prilaku Lintang kali ini seperti nya membuat Zoya mulai luluh.


Beberapa menit kemudian, mereka pun akhirnya tiba di kamar Lintang.


"Aku tingal ya, kau mandi lah, bersihkan tubuh mu."Ucap Zoya kepada Lintang.


"Hmm."Jawab Lintang cuek dan terus berjalan ke dalam kamar mandi di dalam kamar nya.


Sementara itu Zoya memilih keluar dari kamar Lintang dan masuk ke dalam kamar nya, dia juga ingin membersihkan tangan nya.


"Tunggu, bukan kah tadi dia terluka? Punggung nya terluka? Apa aku berikan saja salep ini ya? Dia begitu kan karena aku."Pikir Zoya yang ingat akan punggung Lintang yang terbentur akar pohon mangga tadi.


Zoya pun mencari keberadaan salep obat memar tersebut, untuk memberikan nya kepada Lintang.

__ADS_1


Tidak butuh waktu lama, dia pun menemukan salep tersebut dan berjalan keluar dari kamar nya untuk pergi kembali ke kamar Lintang.


Bersambung ....


__ADS_2