Suamiku Tuan Muda Arogan

Suamiku Tuan Muda Arogan
Episode 34


__ADS_3

"di sini saja, sudah terlanjur basah dengan air shower, tapi pertanyaannya, apa kau yakin Inggin membiarkan aku melakukan nya sekarang? Ketika sudah memulai nya, aku bahkan tidak bisa menghentikan nya."Ucap Lintang lagi.


"Apa itu akan sakit?"Tanya Zoya dengan sorot mata sendu nya.


"Tidak sayang, aku akan melakukan nya dengan pelan."Jawab Lintang sambil mengecup kening Zoya sekilas dan kembali menatap wajah pasrah sang istri.


Zoya pun tidak mampu menolak nya lagi, ia pun mengangguk kecil dengan jantung yang berdegup cukup kencang, mungkin ini agak aneh, mereka pertama kali melakukan nya malah di dalam bathtub kamar mandi.


****


"Ah, itu sangat sakit, kumohon hentikan "Ucap Zoya meremas punggung Lintang dengan mata yang berkaca-kaca sambil mengigit bibir bawahnya menahan rasa sakit di bagian bawah sana.


"Maaf kan aku, maaf, tapi aku tidak bisa menghentikan nya, kau bisa melukai ku, aku akan menahan nya, katakan kepada ku jika terlalu sakit, aku bisa mendiamkan nya sejenak."Ucap Lintang yang kini sudah tenggelam dalam kenikmatan tubuh Zoya, mungkin setelah ini, Zoya akan menjadi candu nya.


Selanjutnya bayangkan saja dengan imajinasi kalian masing-masing ya, Author sudah tidak sanggup.


Dua jam pun berlalu.


Kini Zoya dan Lintang sudah selesai mandi, namun Zoya keluar dari kamar mandi dengan di gendong oleh Lintang.


"Apa itu sangat sakit?"Tanya Lintang menatap Zoya yang kini bersandar di ranjang dengan tubuh yang sudah di selimuti dengan selimut, namun mereka sudah mengunakan pakaian kering.

__ADS_1


"Jangan tanya lagi, pergi lah aku tidak mau melihat mu."Tutur Zoya menutup wajah nya karena Malu untuk menatap Lintang.


"Haha, apa yang kau lakukan? Apa kau malu?"Ucap Lintang sambil tersenyum dan memegang tangan Zoya agar dia membuka wajah nya.


"Menyebalkan."Jawab Zoya sambil memasang wajah manyun.


Bukan nya menjawab Lintang malah kembali mengecup bibir nya."Jangan membuat bibir mu seperti itu,aku tidak akan membiarkan nya."


"Berhenti lah mencium ku."Marah Zoya.


"Mengapa? Kau istri ku, miliku, siapa yang berani melarang."Jawab Lintang.


Tok ... Tok ... Tok.


"Sana buka pintu nya."Ucap Zoya kepada Lintang.


"Baik lah, jangan kemana-mana, jangan banyak bergerak."Ucap Lintang yang kemudian berjalan ke arah pintu kamar untuk membuka nya.


Sementara itu Zoya hanya bisa tersenyum mendengar ucapan Lintang barusan, jujur saja saat ini rasa cinta keduanya sudah semakin besar, baru kali ini Zoya merasakan bahagia karena memiliki suami seperti Lintang di hidup nya, meskipun menyebalkan, kekanak-kanakan, tapi dia memiliki rasa peduli yang besar dan juga dia tidak terlihat kekanak-kanakan saat di kamar mandi tadi.


Mengingat ini kembali membuat pipi Zoya memerah.

__ADS_1


"Tuan muda, malam malam nya sudah siap."Ucap pelayan Paman Lenan kepada Lintang.


"Oh,iya, aku akan segera turun, terimakasih."Jawab Lintang kepada pelayan tersebut.


"Baik tuan, kalau begitu, saya permisi dulu."Ucap sang pelayan yang kemudian berjalan meningal kan kamar tersebut.


Sementara itu Lintang kembali menutup pintu kamar nya dan kemudian berjalan menghampiri Zoya.


"Ada apa?"Tanya Zoya.


"Makan malam, Paman sudah menunggu kita di ruang makan."Ucap Lintang.


"Tapi aku, aku tidak bisa berjalan."Ucap Zoya menatap kesal Lintang yang sudah membuat nya tak bisa berjalan untuk sementara waktu itu.


"Astaga, maaf kan aku, aku lupa, baik lah, kalau begitu tunggu saja di kamar, nanti aku akan membawa makan malam mu ke kamar ya, sekarang kau istirahat dulu."Ucap Lintang sambil memegang tangan Zoya.


"Baik lah, sana, jangan membuat paman menunggu."Ucap Zoya sambil tersenyum.


Lintang pun berjalan keluar dari kamar itu untuk makan malam bersama paman Lenan sementara Zoya beristirahat di kamar.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2