
"Sudah aku bilang jangan membantah, kau selalu saja membantah ucapan ku."Tutur Lintang berjongkok ke tepi bathub dan tersenyum kepada Zoya sambil mengambil kepala Zoya yang sudah mulai basah.
"Siapa bilang, aku tidak membantah, kau saja yang terlalu agresif."Ucap Zoya sambil membayangkan bibir nya.
"Diam lah, ayo berbaring dan sandarkan kepala mu di bathub, aku akan membantu mu keramas, kau tidak perlu membantah oke."Ucap Lintang.
"Menyebalkan sekali."Jawab Zoya yang kemudian menuruti keinginan Lintang.
Beberapa menit kemudian, Lintang pun mulai meletakkan sampo ke rambut Zoya dan memijit nya secara perlahan, hal ini membuat Zoya merasa nyaman, rasanya rasa pusing yang ada di kepala nya kini hilang seketika.
Membuat Zoya memejamkan mata nya karena merasa mengantuk.
"Kau cantik sekali."Batin Lintang yang mulai mengaumi istrinya yang saat itu sedang memejamkan mata.
Cuph ... Lagi-lagi kecupan singkat dari Lintang itu mendarat di bibir mungil Zoya, hal ini membuat Zoya membuka matanya, namun saat membuka mata nya wajah Lintang malah benar-benar sangat dekat dengan wajahnya.
"Jangan terus mencium ku seperti itu."celetuk Zoya.
__ADS_1
Namun bukan nya menjawab Lintang malah berpindah posisi, dia ikut masuk ke dalam bathtub dan mendidih tubuh Zoya dari atas.
"Astaga."Kaget Zoya.
Saat ini mereka sama-sama masih mengunakan pakaian lengkap namun tubuh Zoya yang sudah basah itu terlihat sangat jelas bentuk tubuhnya apalagi bagian dada yang menggumpal cukup menggoda.
"Lintang!"Ketus Zoya menatap Lintang dengan tatapan tajam.
Lintang hanya tersenyum dan kemudian memegang dagu Zoya dengan lembut lalu mulai kembali mencium bibir Zoya.
Namun kali ini bukan lah hanya sebuah kecupan, melainkan ciuman yang cukup intens dan semakin dalam.
Ciuman itu semakin dalam, membuat Zoya yang awalnya menolak kini memilih untuk pasrah terhadap sang suami yang kini tiba-tiba berubah menjadi singa ganas.
"Enghhh."Leguh Zoya saat tangan Lintang tak tinggal diam menyelusup ke bagian dada nya dan meremas pelan gunung kembar yang cukup besar itu.
Mendengar suara itu keluar dari mulut Zoya, Lintang pun menyudahi aksinya, dia menatap dalam wajah Zoya sambil menyingkirkan rambut yang menutupi wajah cantik istri nya itu.
__ADS_1
"Kau baik-baik saja?"Tanya Lintang dengan suara lirih nya.
Zoya mengangguk pelan dengan tatapan sendu nya.
Setelah mendapat anggukan dari Zoya Lintang pun kembali melakukan aksi nakal nya itu, ia kini malah berpindah posisi, ciuman nya kini bukan di bibir lagi namun tepat di leher Zoya, hal ini tentu membuat Zoya semakin terpancing dan tidak ada rasa untuk menolak apapun yang di lakukan Lintang sekarang dia hanya bisa pasrah.
Setelah beberapa menit membuat tanda kissmark di leher Zoya, Lintang kini malah berdiri dan hendak membuka tali pingan nya.
Zoya yang melihat itu sontak kaget dengan tubuh yang sudah tidak karuan rasanya.
Setelah selesai membuka tali pingan nya, Lintang pun kembali mengungkung Zoya di dalam bathtub itu.
"Apa aku boleh melakukan nya?"Tanya Lintang dengan lirih ke kuping Zoya.
Zoya menatap wajah Lintang yang sudah di penuhi nafsu membara itu.
"Tapi, apa harus di sini?"Tanya Zoya Lirih.
__ADS_1
Lintang tersenyum sambil menatap Zoya.
Bersambung ....