
Sementara mama Mona menatap Fira dengan tatapan iba karena anak nya itu gagal merayakan hari bahagia nya.
"Fira, mama tau bagaimana perasaan mu saat ini, tapi mau bagaimana lagi, sekarang mereka sudah menikah, dan kehidupan Zoya saat ini bahkan jauh lebih baik dari kita."Ucap mama Mona.
"Ini tidak bisa ma, seharusnya kan aku lah yang menjadi istri nya tuan muda Lintang, mengapa malah Zoya! Ma aku tidak terima kita harus melakukan sesuatu ma, aku tidak mau Zoya lebih bahagia, lebih kaya dari kita."Ucap Fira gelisah.
"Sudah lah, jangan emosi dulu, kau seperti ini mama jadi tidak bisa berfikir dengan tenang sayang."Ucap mama Mona memegang tangan Fira.
"Lalu apa yang harus kita lakukan ma?"Tanya Fira lagi.
"Sayang, jangan terlalu khawatir soal Lintang dan Zoya ya g sudah menikah itu, kau seharusnya khawatir dengan harta kekayaan ini, Zoya bisa saja mengambil nya dari kita kapan pun, karena di samping nya ada dua orang yang begitu kuat di kota ini, kita tidak akan bisa menang melawan mereka."Ucap mama Mona.
Fira terdiam, di samping rasa iri nya kepada Zoya, dia juga tidak mau hidup miskin lagi.
__ADS_1
"Lalu apa yang harus kita lakukan ma? Zoya pasti akan bertindak mengambil kekayaan yang memang sudah menjadi milik nya ini."Ucap Fira.
"Tenang sayang, bagaimana sekarang kita masuk ke kamar papa mu, dan mencari sesuatu di dalam sana, siapa tau ada hal yang akan berguna untuk kita, seperti surat wasiat, mungkin pap ku juga akan memberikan sedikit kekayaan untuk kita."Tutur mama Mona.
"Ayo ma, sekarang juga kita ke kamar papa, mama masih ada kuncinya kan?"Ucap Fira kepada mama nya.
Karena selama papa nya Zoya meningal, mama Mona tidak lagi tidur di kamar itu, dia malah pindah ke kamar lain.
"Ada sayang, mama ada kuncinya "Ucap mama Mona.
Setibanya di sana, mama Mona segera membuka pintu kamar tersebut, mereka pun masuk ke dalam kamar.
"Sayang, ayo bantu mama mengeledah kamar ini, karena tua Bangka itu meningal, tidak mungkin Tampa surat wasiat."Ucap mama Mona.
__ADS_1
"Baik ma, mama tengang saja, kita pasti akan menemukan nya."Ucap Fira.
Lama mencari, namun mereka tak kunjung menemukan juga suratnya wasiat tersebut,hal ini membuat keduanya lelah dan terduduk di atas ranjang yang sudah lama tidak di tiduri itu.
"Huh ma, tidak ada, kita bahkan sudah membuat kamar ini berantakan, mengapa malah tidak menemukan apa-apa?"Tanya Fira kesal.
"Sabar sayang, mungkin ada di suatu tempat."Ucap mama Mona sambil menyeka keringat nya.
"Tunggu ma, bukan kah lebih Bagus jika tidak ada surat wasiat sama sekali? Jika tidak ada surat wasiat,maka Zoya tidak akan bisa mengambil harta ini dari kita, meskipun dengan bantuan dari siapa pun."Ucap Fira tiba-tiba menatap Mama nya sambil tersenyum.
Seketika mama Mona yang awalnya sudah sangat pusing pun akhirnya mendapatkan ide akibat ucapan dari sang anak.
"Sayang, kau benar, itu artinya tidak ada wasiat dari tua bangka itu untuk Zoya, dan harta ini, masih sah menjadi milik kita."Ucap mama Mona dengan semangat yang kembali berapi-api.
__ADS_1
Fira tersenyum sambil mengangguk kepada Sang mama, kini keduanya merasa lega, entah apa lagi yang akan mereka lakukan selanjutnya.
Bersambung ....