
"Em ... "gugup Zoya saat Lintang kini sudah berbaring di sebelah nya.
"Cepat, rebahan kepala mu di lengan ku, itu akan membuat mu lebih nyaman."Ucap Lintang.
"Tidak mau, mengapa kau begitu yakin aku bisa nyaman begitu?"Jawab Zoya.
Namun Lintang yang malas untuk berdebat lagi, menarik tangan Zoya, dan membuat Zoya berbaring di lengan nya, dan kemudian memeluk erat pinggang Zoya.
Tentu saja ini membuat Zoya sangat gugup, dia tidak bisa berfikir tenang lagi saat berdekatan dengan Lintang, dada nya selalu berdebar kencang, dan juga aroma khas tubuh Lintang mengangu konsentrasi nya, ini pertama kali nya mereka tidur berdua setelah beberapa lama menikah.
"Pejam kan mata mu, aku tau kau sangat lelah."Ucap Lintang yang entah kesurupan apa bisa seromantis ini.
Zoya pun memejamkan mata nya, perasaan berdebar itu membuat nya tidak bisa berkata-kata lagi selain mengikuti apapun yang di katakan Lintang.
Sementara itu di sisi lain.
"Aku mau hubungan kita berkahir."Ucap Fira kepada Leon.
__ADS_1
"Apa? Tidak, aku tidak mau, mengapa kau tiba-tiba datang ke sini tiba-tiba ingin mengakhiri hubungan dengan ku?"Ucap Leon marah.
Saat ini, Leon dan Fira sedang berada di sebuah kamar di clab, Fira berniat mencari Leon untuk mengakhiri hubungan mereka, karena memang Fira sejak awal tidak mencintai Leon sama sekali karena Leon adalah laki-laki play boy.
"Terserah apapun itu yang ingin kau katakan, aku tidak peduli, karena aku tidak pernah mencintai mu, aku menjadikan mu pacaran ku karena aku membutuhkan mu untuk memuat Zoya cemburu, nyatanya kau tidak berguna bahkan di mata Lintang itu, kau hanya sampah." Ucap Fira panjang lebar.
"Beraninya kau! Beraninya kau menghina ku! Oke, jika kau sudah jujur karena kau mempermainkan aku, baik, sekarang lihat bagaimana caranya bermain!"Ucap Leon tersenyum miring dan kemudian mendekati Fira.
Fira yang takut pun berniat untuk kabur dari dalam kamar clab tersebut, namun sayangnya dia tertangkap oleh Leon saat dirinya hendak meraih gagang pintu kamar itu, dan selanjutnya yang terjadi ada lah ...
Keesokan harinya.
"Maaaa! Mama!"Teriak Fira yang saat ini pulang ke mansion dengan kaki pincang dan juga seluruh tubuh penuh bekas ******.
Mama Mona yang sedang menatap kesal layar ponselnya pun bergegas menghampiri Fira yang saat itu berteriak dengan suara aneh.
Alangkah kagetnya mama Mona, saat melihat Fira yang berjalan tertatih-tatih menuju ruang tengah.
__ADS_1
"Fira, sayang, ada apa dengan mu?"Tanya mama Mona menguncang tubuh Fira.
"Hikss, ma!"Jerit Fira dengan tangisan histeris nya memeluk sang mama.
"Sayang, apa yang sebenarnya terjadi? Siapa yang melakukan ini kepada mu? Astaga kau? Kau di perk*sa?"Tanya sang mama yang menatap tubuh Fira.
"Leon, Leon yang melakukan nya hikss, dia tidak terima aku ingin putus dengan nya, dan dia memperk*sa aku!"Ucap Fira dengan tubuh lemah.
"Kurang hajar! Ini semuanya gara-gara Zoya! Dia sudah membuat kehidupan kita berantakan, mama tidak bisa membiarkan dia lagi, mama harus memberikan dia pelajaran, kebahagiaan yang dia miliki sekarang seharusnya adalah milik mu, bukan milik nya! Sayang jangan sedih lagi, mama akan membalasnya mama akan membuat Zoya menderita seperti apa yang kau rasakan saat ini."Ucap mama Mona sambil memeluk erat-erat tubuh Fira.
"Iya ma, ini semua gara-gara dia, aku ingin dia juga seperti aku aku tidak mau dia bahagia dan menjadi wanita paling beruntung, itu adalah keberuntungan ku, aku harus mendapatkan tuan muda Lintang pokoknya harus!"Jerit Fira.
"Tenang,tenag lah, mama sudah mendapatkan cara agar Zoya menyerah kan sertifikat-sertifikat asli kekayaan papa nya dan juga suaminya untuk mu."Tutur mama Mona percaya diri.
Fira yang mendengar itu sontak tersenyum sejenak melupakan rasa sakit yang dia rasakan di sekujur tubuh nya.
Bersambung ....
__ADS_1