Suamiku Tuan Muda Arogan

Suamiku Tuan Muda Arogan
Episode 35


__ADS_3

"di mana Zoya, mengapa dia tidak turun untuk makan malam?" Tanya Paman Lenan kepada Lintang yang saat itu turun sendiri ke ruang makan tampa Zoya di samping nya.


"Em, dia, dia masih sakit, aku tidak mengijinkan nya untuk turun, nanti aku bawakan makan malam untuk nya saja.


"Kau ... ?" Tanya Paman Lenan dengan tatapan anehnya.


"Jangan menatap ku seperti itu paman kau yang menginginkan ini."Jawab Lintang sinis.


"Apa, apaan kau ini ayo cepat makan."Tutur sang paman lagi.


Paman Lenan dan Lintang pun kemudian mulai makan malam, suasana menjadi hening, saat ini hanya ada suara sendok dan garpu yang sedang beradu di piring Paman Lenan dan juga Lintang.


"Paman, apa ada hal yang ingin kau katakan kepada ku tentang Zoya?"Ucap Lintang kepada paman Lenan.


"Mengapa kau tiba-tiba menanyakan nya?"Jawab Paman Lenan yang mulai menyadari jika keponakan nya itu sudah mulai mencintai Zoya.


"Dia istri ku, aku ingin tau segal hal tentang nya, dan salah satunya, aku ingin tau, mengapa paman tidak mengambil harta kekayaan Zoya dan menyerah kan kepada Zoya, aku benar-benar tidak rela jika keluarga tiri Zoya, yang sudah membuat Zoya menderita hidup bahagia dengan hak milik Zoya.


"Aku tau dengan emosi mu saat ini, tapi kita juga tidak boleh gegabah, kau tidak tau bagaimana jahat nya mama tirinya Zoya dan juga adik tirinya itu, mereka bisa melakukan apapun yang ada di luar nalar."ucap paman Lenan Wanti-wanti.

__ADS_1


"Aku tidak takut dengan mereka."Ucap Lintang lagi.


"Diam lah dan makan, aku tidak suka kau gegabah, aku tau kau mencintai istri mu."Tutur sang Paman sambil menggelengkan kepalanya.


Lintang pun teridam, ia pun kembali melanjutkan makan nya.


Setelah selesai makan, Lintang pun membawa makanan ke kamar, untuk Zoya.


Namun saat tiba di kamar ia melihat Zoya sudah tidur dengan lelap nya.


"Zoya, sa, say, ah Zoya bangun dan makan."Ucap Lintang sambil memegang pelan pipi Zoya.


Namun bukan nya bangun, Zoya malah memeluk tangan Lintang.


"Zoya, bangun, hey, bangun dan makan lah, kau tidak boleh membiarkan perut mo kosong."ucap Lintang dengan lembut.


Zoya yang mendengar itu pun perlahan membuka mata nya.


Dia menatap wajah Lintang yang saat ini berada tepat di depan nya dengan sorot mata yang masih mengantuk.

__ADS_1


"Aku tidak mau makan."Ucap Zoya lagi.


"Kenapa? Kau harus makan, tenaga mu terkuras sat tadi, jangan membuat aku khawatir."Ucap Lintang yang kemudian membantu Zoya untuk bangun.


"Pemaksaan."Jawab Zoya.


"Diam, dan buka mulut mu, aku akan menyuapi mu."Tutur Lintang lagi.


"Aku bukan nya sakit tangan, sini, berikan aku bisa makan sendiri."Ucap Zoya tidak mau di suapi oleh Lintang.


"Jangan membantah ku."Marah Lintang yang kemudian menyodorkan makanan tersebut kepada Zoya.


Mau tidak mau, Zoya pun akhirnya membuka mulutnya dan kemudian makan dengan di suapi oleh Lintang.


Selang beberapa menit kemudian, Zoya pun akhirnya selesai makan.


"Kau boleh tidur lagi."Ucap Lintang setelah memberikan segelas air putih kepada Zoya.


"Terima kasih."Ucap Zoya sambil tersenyum malu-malu.

__ADS_1


Lintang mengambil gelas tersebut dan menaruhnya di atas nakas samping tempat tidur mereka dan kemudian naik ke ranjang.


Bersambung ....


__ADS_2