
"kau itu istri ku, jadi jangan coba-coba untuk mendekati pria lain, apalagi mantan kekasih mu itu. Apa kau paham?"Tanya Lintang yang saat ini berbisik ke telinganya Zoya.
Zoya yang melihat perilaku Lintang yang tidak seperti biasanya itu pun bergidik ngeri, rasanya dia benar bicara dengan dia orang yang berbeda.
"Apa? Mana mungkin aku dekat dengan Leon? Cemburu mu tidak selesai-selesai juga ya?"Ucap Zoya lagi.
"Menjawab? Menjawab terus? Mau aku perkosa sekarang?"Tanya Lintang lagi.
Deg ... Jantung Zoya rasanya berdetak lebih kencang dari biasanya mendengar ucapan Lintang barusan, dia tidak menyangka Lintang akan mengatakan hal ini, tidak lucu baginya jika dirinya di perkosa suaminya sendiri.
"Kau ini sehat kan? Mengapa dari tadi bicara mu malah ngelantur seperti ini terus?"Tanya Zoya.
"Sudah, selesai."Ucap Lintang yang baru saja selesai menempelkan hanspalst ke jidat Zoya.
"Ye, terima kasih."jawab Zoya dengan gugup.
"Aku mau mandi dulu."Ucap Lintang.
__ADS_1
"Ya, aku akan keluar."Jawab Zoya.
"Siapa yang menyuruh mu keluar, ayo mandi bersama."Ucap Lintang lagi-lagi membuat Zoya ketakutan.
"Apa apaan kau ini, jangan seperti itu, aku tidak mau, kembali lah ke mode awal mu, jangan seperti ini aku takut."Ucap Zoya dengan mata berkaca-kaca.
Melihat itu Lintang menjadi tidak tega terus mengerjai istri nya, namun mengingat Zoya yang meminta dirinya menjadi pria dewasa, ia jadi kesal karena setelah dirinya berubah sikap Zoya malah sangat takut dengan nya.
"Bukan kah kah, kau yang meminta ku untuk menjadi dewasa seperti ini? Sekarang mengapa malah kau yang ketakutan?"Tanya Lintang memegang kedua pundak Zoya.
Lintang yang kaget pun sontak membelalak kan mata nya, karena baru kali ini Zoya mengambil inisiatif untuk memeluk nya sendiri.
"Jangan, hiksss, jangan seperti ini, kau malah jadi menakutkan aku, aku minta maaf, lebih baik kau jadi anak kecil saja, aku mau kau seperti kemarin bukan seperti sekarang, aku takut."Ucap nya sambil menangis.
Tak di sangka oleh Lintang istri nya yang biasanya begitu galak ini sekarang menjadi cengeng karena sikap Lintang.
"Astaga, apa kau benar-benar mengangap itu serius?"Tanya Lintang yang kini membalas pelukan Zoya.
__ADS_1
"Kau serius aku tau itu."Ucap Zoya mendongak menatap Lintang.
"Dasar bodoh, sudah jangan menangis lagi, sudah mau malam, apa kau tidak gerah? Sebaiknya kau duluan mandi."Tutur Lintang sambil mengusap air mata Zoya.
"Tidak mau, aku tidak mau mandi."Ucap Zoya lagi.
"Lagi-lagi membantah ya."ucap Lintang yang kemudian mengendong Zoya dan membawa nya ke dalam kamar mandi.
"Lintang! Apa ya g kau lakukan! Cepat lepaskan aku!"Teriak Zoya ketakutan.
Namun Lintang tidak mendengar bahkan menjawab nya, dia masuk ke dalam kamar mandi dan menaruh Zoya ke dalam bathtub setelah itu menutup pintu kamar mandi dan menyalakan shower.
Kini tubuh Zoya perlahan mulai basah karena siraman air shower yang turun secara perlahan membasahi tubuhnya.
Zoya tau saat ini dirinya sudah dalam keadaan tidak aman, namun bagaimana bisa menolak? Lintang adalah suaminya, suami yang sah, membantah pun hanya membuat dirinya tambah dalam bahaya, dan Zoya juga tau jika diri nya sendiri lah yang menyebabkan Lintang jadi seperti ini.
Bersambung ....
__ADS_1