Suamiku Tuan Muda Arogan

Suamiku Tuan Muda Arogan
Episode 39


__ADS_3

Setelah menghubungi anak buah nya, Lintang masih saja khawatir, dia bahkan tidak berhenti menatap layar ponselnya untuk menunggu kabar.


Namun nihil, dua jam setelah menghubungi anak buah nya, masih juag belum ada kabar tentang Zoya.


Paman Lenan yang melihat Lintang gelisah, ikut gelisah karena khawatir mereka akan berbuat sesuatu kepada Zoya.


Sementara itu di sisi lain.


"Ya Tuhan, Lintang di mana kau? Apa kau akan mencari dan menyelamatkan aku?"Batin Zoya.


Zoya benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa, ponsel nya di ambil oleh Fira dan dia sudah beberapa kali mencoba kabur namun masih saja tidak bisa.


Namun, tiba-tiba Zoya menyadari, saat ini dia sedang mengunakan sanggul yang runcing terbuat dari besi."Apa aku bisa mengunakan ini untuk kabur."Batin Zoya mulai melepaskan sanggul nya dan kemudian mencoba membuka pintu kamar tersebut.


Benar saja, tidak lama kemudian, pintu itu pun terbuka membuat Zoya akhirnya lega.


Jika dia bisa membuka satu pintu kamar dengan ujung runcing sanggul itu, mungkin. Semua pintu akan berhasil dia buka.


Zoya pun pelan-pelan keluar dari kamar tersebut untuk menuju pintu utama, namun malang nya, dia tidak sengaja menyenggol fas bunga yang ada di ruang tengah karena kondisi rumah yang gelap karena lampu di matikan oleh para penjaga.


Prang ... Suara pecahan fas.

__ADS_1


"Ya Tuhan."Batin Zoya.


Ctak ...


Seluruh lampu di rumah menyala saat terdengar pecahan fas tersebut.


"Ohh! Mama, ada yang mau kabur!"Teriak Fira yang ternyata selalu waspada.


"Zoya! Jangan coba-coba kabur ya! Kau pikir aku tidak mendengar suara pintu kamar itu?"Ucap mama Mona.


"Aku tidak peduli! Jika kalian mendekat aku akan menusuk kan ini ke kalian!"Ucap Zoya mengancam.


"Haha, apa lah artinya itu! Penjaga tangkap dan masukkan dia ke kamar kembali!"Ucap mama Mona.


Tampa sepengetahuan Zoya, ternyata dua orang anak buah mama Mona sudah berdiri di belakang nya dan menyergap nya.


"Lepas kan aku! Lepas kan! Fira, mama! Lepas!"Ucap Zoya memberontak.


Namun mama Mona dan juga Fira tidak mendengar kan teriakan Zoya, mereka malah kembali mengurung Zoya di dalam kamar itu kembali.


"Ma, kita harus bertindak cepat, jika terus bi biarkan, Lintang itu akan bertindak dan juga Zoya akan selalu mencoba kabur."Ucap Fira kepada mama nya.

__ADS_1


"Sabar sayang, apa kau tidak ingin menyiksa nya terlebih dahulu sebelum kita menukar dia dengan harta?"Ucap mama Mona.


Fira terdiam dan berfikir."Mama benar, ini lah saat nya aku membuat dia merasakan apa yang aku rasakan, aku harus menyiksa nya."Ucap Fira seolah Zoya memiliki salah dengan nya.


"Ya sayang kau bebas, mama pastikan, mereka tidak akan menemukan Zoya dengan semudah itu."Ucap mama Mona.


Fira pun tersenyum mendengar ucapan sang mama.


Keesokan harinya.


Zoya terbangun dengan tubuh lemah, dia tidak bisa bergerak, ternyata, dirinya di ikat di sebuah kursi di dalam kamar serta mulut nya juga di lakban oleh Fira.


"Sudah bangun kakak ku yang manis?"Tanya Fira sambil mencengkram dagu Zoya.


Tatapan Zoya sudah blur, dia bahkan tidak sanggup lagi untuk menegakkan kepalanya.


"Kak, kau mau tau kan, kenapa aku begitu dendam dengan mu?"Tanya Fira tersenyum negeri.


Namun Fira membuka baju nya dan memperlihatkan bekas-bekas merah kebiruan.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2