Suamiku Tuan Muda Arogan

Suamiku Tuan Muda Arogan
Episode 30


__ADS_3

Lintang menahan tangan Zoya yang hendak semakin menjauhi nya.


"Lepas kan!"Ucap Zoya menepis namun genggaman Lintang lebih kuat dan tidak bisa lepas dari pergelangan tangan nya.


"Ada apa dengan mu? Mengapa kau malah keluar dari mobil,kau ingin ke mana?"Tanya Lintang lagi.


"Kau yang ada apa? Bisa kah tidak bersikap kekanak-kanakan? Marah secara tiba-tiba,bawa mobil ugal-ugalan? Seharusnya alu yang bertanya kau kenapa?"Tanya Zoya dengan nada tinggi.


Lintang terdiam, dia sendiri bahkan tidak tau ada apa dengan dirinya, sejak saat di mall tadi bertemu dengan Leon, Lintang jadi sedikit agresif dan juga pemarah.


"Aku, aku minta maaf, dan aku punya satu pertanyaan untuk mu."Tutur Lintang Tampa melepaskan tangan nya dari tangan Zoya.


"Apa lagi yang ingin kau tanya kan?"Jawab Zoya di penuhi rasa kesal.


"Mengapa malam itu kau tidak bilang kepada ku, jika Leon adalah mantan kekasih mu?"Tanya Lintang lagi.


Zoya terdiam, dia mulai ngeh dengan sikap Lintang, apakah Lintang cemburu gara-gara tadi bertemu Leon? Batin nya.

__ADS_1


"Bukan tidak ingin mengatakan, aku hanya belum sempat mengatakan."Jawab Zoya mendongak menatap suaminya yang sedikit tinggi itu.


"Belum sempat ya?"Tanya Lintang lagi.


"I, iya."Jawab Zoya sedikit negeri dengan tatapan Lintang.


"Sekarang, ayo kembali ke mobil, malam ini kita akan menginap di villa Paman."Ucap Lintang yang kemudian menarik tangan Zoya dan kembali menuju mobil.


Sepanjang perjalanan, suasana dalam mobil menjadi lebih henning, baik Lintang maupun Zoya, kini sama-sama tidak ingin angkat bicara. Mereka terlihat larut dalam pikiran masing-masing.


"Tidak."Jawab Lintang cuek.


"Lalu mengapa mood mu bisa seperti itu? Dan mengangapa kau bisa tiba-tiba marah?"Turur Zoya lagi.


"Tidak ada apa-apa."Jawab Lintang fokus mengemudi mobil.


"Astaga, dia benar-benar cuek pada ku."Batin Zoya merasa tidak nyaman.

__ADS_1


Beberapa jam pun berlalu, kini Zoya dan Lintang sudah tiba di vila Paman Lenan, hanya saja, mereka berdua terlihat sedang musuhan, hal ini membuat Paman Lenan tidak senang.


"Ada apa dengan kalian berdua? Dan mengapa kepala Zoya?"Tanya Paman Lenan yang fokus dengan jidat Zoya yang merah akibat benturan tadi.


"Eh, em, aku, aku hanya terbentur sedikit paman, tadi saat di perjalanan ada kucing yang menyeberang, jadi Lintang mengerem mobil secara mendadak dan aku tidak sengaja terbentur."Jelas Zoya.


"Astaga, Lintang, mengapa kau tidak lebih hati-hati lagi membawa istri mu? Sekarang bawa dia ke kamar dan Istirahat. Nanti pelayan akan memanggil untuk makan malam."Jelas paman Lenan.


"Aku bisa ke kamar sendiri paman."Jawab Zoya lagi.


"Lintang ... "Ucap Paman Lenan melirik Lintang yang sedari tadi hanya diam dengan wajah datar nya.


"Iya, ayo."Ucap Lintang memegang tangan Zoya dan membawa nya ke kamar.


Mereka berdua pun berjalan menaiki tangga menuju lantai atas villa untuk pergi ke kamar, terlihat Zoya dan Lintang yang berusaha menutupi masalah mereka berdua dari Paman Lenan, sesekali Zoya menatap Lintang yang tiba-tiba tidak seperti biasanya di samping nya, kini laki-laki itu lebih dingin dari kutub Utara sepertinya.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2