
"Fira! Mama Mona! Lepas kan aku! Keluar kan aku dari sini!"Teriak Zoya yang saat ini di kurung oleh Fira dan mama mona di dalam kamar di rumah tua tersebut.
Mendengar Zoya yang berteriak, Fira pun datang dan membuka kunci kamar itu dan kemudian masuk ke dalam kamar tersebut.
"Fira, keluar kan aku dari sini."Ucap Zoya.
"Apa? Mengeluarkan mu dari sini? Tentu saj tidak, sampai kau menandatangani ini!"Ucap Fira memperlihatkan sebuah perjanjian pengalihan harta kekayaan, serta perjanjian akan bercerai dengan Lintang.
"Kalian benar-benar kejam! Sampai kapanpun, aku tidak akan pernah mau menandatangani ini!"Ucap Zoya lagi.
"Terserah kau saja, aku taruh sini ya, katakan padaku jika kau sudah berubah pikiran, dan satu lagi, aku tidak akan memberikan mu makanan, kau hanya boleh minum air putih saja!"Ucap Fira yang setelah mengatakan itu ia kembali keluar dari kamar tersebut dan menguci kamar itu.
"Fira buka pintunya! Buka!"Ucap Zoya mengedor-gedor pintu tersebut namun tidak bisa.
Sementara itu Fira merasa puas melihat Zoya menderita dalam genggaman nya.
Sementara itu di sisi lain.
__ADS_1
"Zoya! Kau di mana, aku sudah pulang!"Ucap Lintang yang saat ini baru saja pulang dari kantor.
"Tuan muda, maaf, tapi nona muda sudah pergi sejak pagi dan sampai sekarang dia belum kembali."Ucap pelayan peribadi nya Zoya yang memang sedari tadi sudah mengkhawatirkan Zoya.
"Apa? Pergi sejak pagi dan sampai sekarang masih belum kembali? Ini sudah jam lima sore, apa dia mengatakan jika dia pergi ke mana?"Tanya Lintang mulai khawatir.
"Nona muda bilang, dia pergi untuk bertemu dengan, dengan mama, mama siapa ya aku tidak tau tuan aku tidak ingat."Jawab pelayan tersebut.
"Mona? Apa dia menyebutkan nama Mona?"Tanya Lintang.
"Nah, itu, iya aku ingat benar Mona."Ucap pelayan itu lagi dengan sangat yakin.
Setelah mendengar itu, Lintang pun kembali ke mobil nya dan bergegas pergi menuju mansion mama Mona.
Tidak butuh waktu lama, akhirnya dia pun tiba di mansion tersebut, namun sayangnya para pelayan yang ada di mansion mama Mona dan juga Fira juga sudah tidak ada di mansion sejak pagi.
Perasaan Lintang pun mulai kacau dia tau, saat ini istri nya sedang tidak baik-baik saja, dia pun mencoba menghubungi nomor telepon Zoya, namun ponsel itu tidak aktif.
__ADS_1
Lintang yang sudah mulai curiga, Zoya di culik oleh kedua rubah betina itu pun kini bergegas menuju Fila Paman Lenan.
Satu jam berlalu, kini lintang pun akhirnya tiba di Fila Paman Lenan, dengan buru-buru dia masuk ke dalam Fila tersebut dan menemui Paman Lenan.
"Paman, gawat."Ucap Lintang.
"Ada apa Lintang? Mengapa kau ke sini sendiri di mana Zoya?"Tanya Paman Lenan lagi.
"Paman aku mendapat informasi dari pelayan pribadi Zoya, jika Zoya pergi menemui mama Mona dari tadi pagi, dan sampai sekarang dia belum kembali, aku sudah mendatangi mansion Mona, dan nihil aku rasa mereka sudah menculik Zoya, ketakutan ku sudah benar-benar terjadi paman."Ucap Lintang bolak balik khawatir memikirkan keadaan istri nya.
"Astaga, mereka benar-benar sudah membuka pintu pertempuran dengan kita, cepat hubungi semua anak buah mu, lacak keberadaan Zoya "Tutur Paman Lenan yang berdiri dari duduknya.
"Baik lah, aku bahkan sampai lupa melakukan ini, aku benar-benar khawatir."Ucap Lintang.
"Tenang, sama-sama kita temukan Zoya."Ucap paman Lenan.
Lintang pun menghubungi anak buah nya yang terpercaya dan kemudian menyuruh nya segera mencari keberadaan sang istri.
__ADS_1
Bersambung ....