Suamiku Tuan Muda Arogan

Suamiku Tuan Muda Arogan
Episode 23


__ADS_3

"maaf nona, ini ada sesuatu dari tuan muda Lintang."Ucap Laura, pelayan nya Zoya.


"Laura, apa itu?"Tanya Zoya kebingungan.


"Aku juga tidak tau nona, di buka saja."Ucap Laura yang juga penasaran.


"Lalu di mana Lintang?"Tanya Zoya kepada Laura.


"Tuan Muda ada di kamar nya."Jawab Laura lagi.


"Baik lah, aku akan membuka nya."Ucap Zoya yang penasaran dengan isi boks tersebut.


Saat Zoya membuka nya, Laura malah kaget, karena isi dari boks tersebut adalah sebuah gaun pesta yang indah, berwarna pink muda.


"Gaun?"Ucap Zoya sambil menatap gaun tersebut.


"Wah, nona, gaun ini sangat cantik, tuan muda sangat romantis."Ucap Laura.


"Apa lagi yang kau tunggu? Pakai gaun itu dan ayo pergi, bukan kah kau ada undangan ulang tahun?"Tanya Lintang kepada Zoya lagi.


"I,iya, dan apa kau akan pergi bersama ku?"Tanya Zoya menatap Lintang yang sudah rapih dengan jas hitam nya.


"Paman Lenan yang meminta ku untuk menemani mu, jadi cepat lah."Tegas Lintang sambil menatap jam yang melingkar di pergelangan tangan nya.

__ADS_1


"Ba,baik lah, aku akan siap-siap sekarang."Ucap Zoya yang kemudian masuk ke dalam kamar nya untuk mengantikan pakaian nya dengan gaun yang di berikan oleh Lintang.


"Tuan muda, menurut mu apa nona muda akan sangat cantik dengan gaun itu?"Tanya Laura kepada Lintang.


"Mengapa kau malah bertanya kepada ku?"Jawab Lintang malas.


"Ya, kan kau sendiri yang membelikan nya gaun itu, tentu tuan muda sudah membayangkan betapa cantiknya nona muda."Jawab Laura yang tidak ada takut-takut melawan Lintang.


"Sudah lah, sekarang lakukan pekerjaan mu sendiri, jangan membuat aku malas di sini."Marah Lintang.


"Baik tuan muda galak."Ucap Laura yang kemudian berjalan cepat pergi meningal kan tempat itu sebelum Lintang menendang nya.


"Pelayan sialan."Celetuk Lintang.


"Ayo, aku sudah siap."Ucap Zoya yang kini berdiri di hadapan Lintang.


Lintang yang mendengar suara Zoya pun sontak melepaskan koran yang dia baca dan kemudian menatap Zoya yang sudah versi di hadapan nya saat ini.


Sungguh saat ini Zoya terlihat lebih cantik dari biasanya, gaun itu benar-benar cocok di tubuhnya yang indah, lekuk tubuhnya pun cukup cocok mengunakan baju gaun tersebut.


"Ayo!"Ucap Zoya kepada Lintang.


"Eh, em, ayo!"Jawab Lintang seketika tersadar dari lamunannya.

__ADS_1


Lintang begitu gugup, sampai-sampai dia mengemudi mobil dengan sangat lambat rasanya jantung nya tidak berdegup dengan normal saat Zoya berada di sebelah nya.


"Ada apa ini? Apa mobil nya rusak?"Tanya Zoya kepada Lintang.


"Mengapa?"Tanya Lintang tanpa menoleh.


"Jalan nya cukup lambat, jika seperti ini, kapan kita akan tiba di mansion dan ulang tahunnya akan segera di mulai."Jelas Zoya.


"Baik lah, kalau begitu pegangan yang kuat."kesal Lintang yang kemudian menambahkan kecepatan tinggi di mobil nya.


"Astaga tidak secepat ini juga!"Ucap Zoya serbaguna salah.


Sementara Lintang seolah tidak ingin mendengar kan ucapan istri nya dan terus melaju dengan kecepatan tinggi.


Tidak butuh waktu lama, mereka pun akhirnya tiba di mansion.


"Astaga, aku hampir mati."Ucap Zoya sambil memegang dadanya.


"Kau sendiri yang ingin aku menambah kecepatan nya."Jawab Lintang.


Zoya tidak menjawab, dia memilih untuk diam sejenak dan menenangkan diri terlebih dahulu.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2