Suamiku Tuan Muda Arogan

Suamiku Tuan Muda Arogan
Episode 24


__ADS_3

Saat ini Zoya dan Lintang sudah tiba di mansion.


Namun saat ingin turun dari mobil, Lintang mendengar ada sebuah panggilan telpon dari seseorang.


"Zoya, bisa kah kau masuk terlebih dahulu? Aku akan mengangkat telpon sebentar."Tutur Lintang kepada Zoya.


"Baik lah kalau gitu, aku masuk dulu, aku tunggu kau di dalam."Ucap Zoya yang kemudian berjalan menuju pintu masuk mansion.


Lintang pun membiarkan Zoya masuk ke dalam mansion tersebut duluan, sementara dirinya mengangkat panggilan telepon tersebut di dalam mobil.


Zoya berjalan pelan masuk ke dalam mansion itu, mansion milik nya, yang di pakai oleh Fira dan mama Mona.


"Kak, kau datang."Ucap Fira berjalan ke arah Zoya dengan seorang laki-laki di samping nya.


"Fira, kau?"Ucap Zoya menujuk Leon yang anda di samping Fira.


"Oh iya kak, ini Leon pacar ku."jelas Fira sambil tersenyum manis.


"Oh, haha, kalian sangat cocok."Jawab Zoya sambil menutup mulut nya.

__ADS_1


"Zoya, kau sangat cantik."batin Leon yang sedari tadi seolah tidak berkedip menatap Zoya.


"Sayang, apa yang kau lihat? Dia kakak ku, kau sudah kenal dia bukan?"Tanya Fira lagi.


"Eh, em iya, Zoya, apa kabar mu sekarang? Bagaimana kehidupan percintaan mu? Maksud ku pernikahan mu dengan orang tua?"Ucap Leon.


"Menikah dengan orang tua? Apa yang kau bicarakan?"Tanya Zoya sambil tersenyum miring.


"Bukan kah Fira bilang sekarang kau menikah dengan laki-laki tua? Andai saja kau tidak menolak ku pada saat itu, kau pasti tidak akan menjadi kesulitan seperti ini bukan."Ejek Leon.


"Sudah bicara omong kosong nya? Kapan acara nya akan di mulai? Tamu-tamu sudah banyak."ucap Zoya mengalihkan pembicaraan.


"Hay ma, sudah lama tidak bertemu ya, suamiku ada di mobil, sedang menerima telpon."Ucap Zoya sambil tersenyum miring.


"Ouh,aku paham, orang sibuk seperti tuan Lenan pasti tidak akan mudah datang ke sini, dia pasti menyelesaikan pekerjaan nya terlebih dahulu."Ucap mama Mona mulai menyoyiri Zoya.


"Ya, begitu lah."Jawab Zoya sambil tersenyum.


"Zoya, apa kau ingin makan sesuatu? Sebagai istri dari tuan Lenan yang terhormat, kami pasti harus melayani mu dengan baik bukan?"Tanya mama Mona lagi.

__ADS_1


"Tidak perlu, aku sudah Kenyang."Jawab Zoya.


"kak, jangan sungkan, ini adalah pesta ulang tahun ku, aku menyediakan banyak makanan,kue dan minuman."Ucap Fira.


"Jangan memaksa nya, istri ku tidak pernah kekurangan apapun, termasuk makanan atau minuman."Ucap seseorang yang kini berdiri tegap di belakang Zoya dengan tatapan tajam menatap Leon, Fira dan mama Mona.


"A, apa? Apa maksud mu? Zoya, siapa dia?"Tanya mama Mona kaget.


"Kak, kau menyewa seorang laki-laki lain untuk datang ke sini sebagai suami mu ya? Apa tuan Lenan tau? Apa dia tidak marah pada mu?"Ucap Fira dengan lantang.


Para tamu pun mulai fokus kepada mereka sambil sesekali berbisik-bisik.


"Menyewa apa? Ma, Fira, dia itu suamiku, Lintang Kusuma, keponakan dari paman Lenan."Ucap Zoya sambil tersenyum dan kini memegang erat tangan Lintang.


"Apa? Tidak, tidak mungkin."Ucap mama Mona kaget.


"Kak, kau ini benar-benar sudah keterlaluan, jika tuan Lenan tau, apa kau tidak akan mati di buat nya?"Marah Fira kepada Zoya.


Sementara Leon menatap Lintang dengan tatapan tajam dan terlihat tidak suka.

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2