System God Book

System God Book
Chapter. 14 - Pixy Auction House dan Kembali pergi ke pegunungan Guan.


__ADS_3

Keesokan harinya, Yun Xiao berjalan bersama dengan Yun Lan dan Diao Chan menuju kearah gerbang keluar dari mansion Keluarga Yun, Yun Lan dan Diao Chan hanya mengantarkan Yun Xiao ke gerbang keluar untuk kepergian Yun Xiao ke pegunungan Guan.


Yun Xiao juga dapat pergi dengan tenang karena masalah pelatihan Diao Chan telah diserahkan kepada Yun Lan mengenai latihan untuk mendapatkan pengalaman pertempuran untuk Diao Chan.


Ketika didepan gerbang keluar, Yun Xiao yang berjalan duluan, berbalik dan melihat kebelakang kalau disana Yun Lan dan Diao Chan sedang menatapnya dengan tatapan enggan dan sedih, atas kepergiannya ke pegunungan Guan, Yun Xiao yang melihat ini hanya menggelengkan kepala dengan ringan, lalu dia tersenyum tulus sambil mengulurkan kedua tangannya dan menempatkan kedua tangannya itu diatas kepala kedua wanita muda cantik itu.


"Aku hanya pergi sebentar ke pegunungan Guan untuk berlatih, jadi kalian jangan sedih seperti ini, aku tidak ingin melihat kalian berdua sedih ketika kepergianku." Yun Xiao berkata dengan perasaan tulus dan sedih ketika dia melihat mereka berdua sedih, dia memberikan usapan di kepala mereka berdua, sebelum dia berbalik dan memutuskan untuk pergi tanpa melihat ke belakang.


"Tuan Muda, saya berjanji bahwa saya akan berlatih dengan sungguh-sungguh, hingga suatu hari nanti saya dapat menemani Tuan Muda!"


"Adik Xiao, jangan lupa untuk utamakan keselamatan dan hindari setiap masalah yang tidak diperlukan!"


Yun Xiao yang mendengarkan suara teriakan mereka berdua dibelakang hanya tersenyum tipis sebelum dia menggunakan Teknik Pertempuran: Tujuh Langkah Astral, lalu dia menghilang dari pandangan kedua wanita muda cantik itu.


Di beberapa ratusan meter, sosok Yun Xiao kembali terlihat di kerumunan warga kota Jia, sebelum pergi Yun Xiao akan pergi ke pegunungan Guan, dia mampir sebentar ke rumah pelelangan untuk membeli beberapa bahan obat untuk Pil Penerobosannya yang mudah ditemukan di Kota Jia.


Ketika didepan rumah pelelangan, dia melihat keatas dan mendapatkan sebuah bangunan mewah dengan dua lantai, dan terdapat juga sebuah tulisan yang cukup besar di atas pintu masuk bangunan tersebut.


"Pixy Auction House?" Setelah Yun Xiao mengatakan itu, dia langsung berjalan masuk kedalam bangunan Pixy Auction House.


Ketika didalam bangunan Pixy Auction House, dia dapat melihat bahwa suasana disini sedikit berisik dengan banyak orang yang berbelanja tanpa menghiraukan kehadiran satu sama lain.


"Tuan Muda, apa yang bisa saya bantu?" Yun Xiao melirik dan melihat kearah asal suara dan mendapatkan seorang gadis muda yang cantiknya rata-rata, sekitar umuran yang sama dengan Yun Xiao, tubuh sederhananya dibalut gaun yang sederhana.


Yun Xiao melihat-lihat sekitar sebentar, sebab dia merasakan sebuah tatapan seseorang dari balik bayang, meskipun tidak memiliki maksud jahat, karena orang itu tidak memiliki maksud jahat Yun Xiao mengabaikannya, dia malah melihat kembali kearah gadis muda itu dan berkata. "Apa kau memiliki bahan-bahan yang tertulis di kertas ini?" Yun Xiao mengeluarkan kertas dari balik lengannya, walaupun yang sebenarnya dia mengambil dari Inventory, dia langsung menunjukkan kertas yang dia ambil sebelumnya kepada gadis muda itu.


Gadis muda yang melihat kertas itu dan membaca tulisan tersebut sambil mengangguk kecil beberapa kali, setelah membaca tulisan itu, dia menatap kembali kearah Yun Xiao dan berkata. "Beberapa barang di kertas itu aku mengetahuinya dan kami disini juga memiliki bahan-bahan tersebut, tapi untuk Bunga Awan Api dan Rumput Hijau Kemerahan, kami disini tidak memilikinya."

__ADS_1


Yun Xiao hanya mengangguk kecil sebagai tanggapannya. "Baiklah, aku akan beli semua bahan yang ada, kecuali Bunga Awan Api dan Rumput Hijau Kemerahan."


Gadis muda itu tersenyum senang terhadap Yun Xiao, karena Yun Xiao ingin membeli semua bahan tersebut ketika dia yang sedang melayaninya, sebab gadis muda itu akan mendapatkan bonus dari bosnya ketika mendapat pelanggan yang membeli dalam jumlah yang cukup banyak.


"Baiklah, ikut dengan saya, Tuan Muda!" Gadis muda itu memberikan hormatnya sebentar sebelum dia berjalan menuju meja konter, Yun Xiao berjalan dan mengikuti gadis muda itu sambil menahan rasa jengkelnya yang telah dia sembunyikan, sebab dia merasa bahan orang yang berada di bayang-bayang Pixy Auction House ini terlalu lama menatap kearahnya, yang membuat dia sangat jengkel dan kesal.


Ketika berada di meja konter, Yun Xiao menunggu disana dengan sabar dan tenang, namun masih ada perasaan jengkel didalam hatinya ketika orang itu masih menatapnya tanpa sedikit mengubah atau mengalihkan pandangannya kearah lain.


Tidak butuh waktu lama, akhirnya gadis muda itu kembali dengan kantong yang berisikan bahan-bahan yang di butuhkan oleh Yun Xiao, gadis muda itu memberikan bahan-bahan tersebut dan berkata. "Total harga dari jumlah semua bahan-bahan ini adalah 27.000 tael, Tuan Muda!"


Yun Xiao yang mendengarkan perkataan gadis muda secara tidak sengaja kaget didalam benaknya, karena harganya terlalu berlebihan, walaupun harganya berlebihan itu masih wajar sebab bahan-bahan di dunia ini sangat langka, Yun Xiao mengeluarkan 27 Batu Roh dan memberikan 27 Batu Roh tersebut sebagai bayaran untuk semua bahannya.


1 Batu Roh \= 1.000 tael.


Jadi, jika dihitung semuanya maka 27 Batu Roh itu sama dengan 27.000 tael.


"Terima kasih." Yun Xiao mengambil bahan yang sudah dia beli dan meletakkan kedalam Inventory, tanpa sepengetahuan orang lain, namun jika ketahuan juga Yun Xiao akan baik-baik saja untuk memberikan alasannya bahwa itu karena cincin penyimpanan, dia meninggalkan gadis muda itu dan berjalan keluar dengan terburu-buru untuk menghindari masalah yang tidak perlu di bangunan Pixy Auction House.


ーーーー


Disuatu tempat didalam bangunan Pixy Auction House, seorang wanita dewasa berbalut jubah merah, rambut pirang, dan mata biru langit, memiliki kulit pucat tapi cantik, gaun merah ketat itu benar-benar memeluk tubuhnya yang indah, pinggangnya yang berlekuk berayun dengan sangat cerah dan anggun dari sisi ke sisi sehingga menyebabkan orang lain mengidamkannya, dari bagian bawah gaun itu muncul potongan lurus yang naik ke atas ke pahanya, memperlihatkan dan menyembunyikan kakinya yang mempesona di bawahnya.


"Fufufu, saya menemukan sesuatu yang menarik, ternyata rumor itu memang benar bahwa Tuan Muda dari Keluarga Yun telah mengembalikan bakat kultivasinya."


"Ahh~ Bagaimana kisahmu akan dimainkan lagi, Tuan Muda Yun." Wanita dewasa itu menjilati bibirnya dengan cara menggoda ketika selesai mengatakan kata-kata tersebut.


ーーーー

__ADS_1


Yun Xiao yang sudah menjauhi bangunan Pixy Auction House, tiba-tiba merasakan dingin pada punggungnya tanpa sebab, dia merasa bahwa sebuah badai yang sangat besar sedang menghampirinya tidak lama lagi, Yun Xiao tidak tahu bahwa dia sudah menjadi sasaran orang tertentu ketika berkunjung Pixy Auction House.


Sekarang, Yun Xiao telah berjalan cukup lama disepanjang kota Jia hingga beberapa puluhan menit kemudian akhirnya dia sampai didepan gerbang yang melindungi kota Jia, dia berjalan keluar dari gerbang kota Jia setelah dia mendapatkan izin dari penjaga gerbang kota Jia, dia berjalan terus menuju ke desa Nan, tanpa menggunakan Teknik Pertempuran: Tujuh Langkah Astral


ーーーー


Pada Waktu bersamaan dengan Yun Xiao yang pergi menuju ke Pegunungan Guan. Disuatu tempat di mansion Keluarga Ouyang, didalam sebuah ruangan tertentu, terlihat dua pria muda satu tampan dan satunya lagi rata-rata, pria muda yang tampan adalah Ouyang Lei dan pria muda rata-rata adalah Ouyang Jun.


Ouyang Lei duduk dikursi yang sudah disediakan didalam ruangan itu bersama meja yang terdapat teh diatasnya, berada didekatnya sebagai sandaran bagi tangannya.


Ouyang Jun tengah duduk dikursi roda yang khusus yang terbuat dari kayu, Ouyang Jun menderita kelumpuhan pada kedua kakinya akibat serangan Yun Xiao yang terjadi seminggu yang lalu.


"Kakak! kau harus membantuku untuk membunuh bajingan Yun Xiao!!!" Kata Ouyang Jun yang mengatakan kata-kata itu dengan wajah jelek karena marah.


Ouyang Lei yang melihat Adiknya hanya menatap dalam-dalam sambil memikirkan beberapa rencana untuk bisa membalas tindakan Yun Xiao seminggu yang lalu, karena berani menantang dia untuk berduel pada turnamen.


'Kenapa aku harus memiliki Adik bodoh seperti ini!?" Ouyang Lei berkata didalam benaknya sambil menatap jijik kepada Ouyang Jun.


Tiba-tiba saja pintu terbuka dengan sangat kasar dan muncul disana seorang pria muda sedang tergesa-gesa dan nafasnya tidak teratur, dia melihat-lihat sekitar beberapa saat sebelum dia melihat kearah Ouyang Lei dan Ouyang Jun lalu berlari menuju kearah mereka berdua setelah itu dia langsung berlutut.


"Tuan Muda! saya melihat Sampah Keluarga Yun pergi keluar kota dan meninggalkan kota Jia!" Ouyang Lei tersenyum ketika mendengar perkataan dari pelayannya, disana juga Ouyang Lei dana melihat kalau Adiknya tertawa seperti orang gila.


"Hahahah! akhirnya Bajingan itu keluar juga dari tempat persembunyian! Kakak kau harus membalaskan dendam ku!"


"Aku ingin Bajingan itu mati seperti seekor anjing!"


Ouyang Lei yang melihat ini langsung berdiri dan berkata dengan tenang. "Kirim beberapa orang untuk mengejar sampah itu lalu lenyapkan dia tanpa meninggalkan bukti apapun!"

__ADS_1


pria muda itu hanya memberikan hormat sebentar sebelum dia berkata dengan tegas. "Baik, Tuan Muda!"


__ADS_2