System God Book

System God Book
Chapter. 40 - Ujian Percobaan Part. 01.


__ADS_3

Disisi lain.


"Aduh! Sakit!" Chen Yinping meringis kesakitan karena dia jatuh dengan cidera cukup ringan dipantatnya disaat dia jatuh dari ketinggian, walaupun dia jatuh dari ketinggian, hal itu hanya relatif rendah, yang mana itu tidak akan menyebabkan cidera parah atau kematian.


"Bukankah aku sudah mengatakan sebelumnya, untuk segera mengambil posisi ketika saat kita jatuh, namun kau-nya saja yang tidak mengikuti instruksiku, dengan begitu kau menuai apa yang seharusnya kau tanam." Yun Xiao berkata dengan tenang dan mengejek kepada Chen Yinping yang sedang duduk di lantai.


"......" Shang Liang hanya berdiri sambil melihat kearah Yun Xiao dan Chen Yinping, disaat Yun Xiao sedang terlihat memarahi Chen Yinping, hal itu hanya terjadi di pandangan Shang Liang.


Pada saat mereka bertiga jatuh sebelumnya, Shang Liang langsung sigap dan siap setelah mendapatkan instruksi Yun Xiao, karena itulah dia baik-baik saja, ketika saat dia mendarat, namun sayangnya hal itu tidak berlaku untuk Chen Yinping yang tidak mendengar dan mempercayai kata-kata Yun Xiao, yang mana membuat dia merasakan rasa sakit ketika saat dia mendarat.


"Berisik! Diam! Apa kau tidak melihat kalau disini ada seorang Perempuan cantik yang sedang kesakitan?! Setidaknya memberikan dia sebuah bantuan atau apa gitu!? Jangan berikan dia sebuah ocehan yang tidak penting seperti itu!" Chen Yinping berkata dengan mencibir kepada Yun Xiao, dengan Chen Yinping yang menyalahkan Yun Xiao, mengatasnamakan Perempuan.


"....." Yun Xiao terdiam dan lalu dia kebingungan dengan kata-kata Chen Yinping, ketika saat dia mendengar bahwa ada Perempuan, lalu Yun Xiao melihat-lihat sekitarnya, namun dia tidak dapat menemukan seorang Perempuan disini, dia melihat kearah Chen Yinping dan berkata. "Dimana ada Perempuan? Aku tidak dapat menemukan mereka disini? Yang aku lihat hanyalah dua laki-laki dan satu lagi tanpa jenis kelamin."


"....." Chen Yinping yang mendengar perkataan Yun Xiao langsung membuat wajahnya menjadi merah karena marah, dia berteriak. "Aku adalah Perempuan, Bajingan!!!!"


Yun Xiao yang mendengar perkataan Chen Yinping berpura-pura kaget, dia berkata. "Kau, Perempuan? Heh! Berbohong itu ada batasnya." lalu dia sangat meremehkan Chen Yinping.


"Kau!!!!" Chen Yinping langsung berdiri dan ingin menerkam Yun Xiao dengan ganas, namun sayangnya rasa sakit dipantatnya kembali dia rasakan. "Aduh! Aduh! Sakit!"


"Puff-" Shang Liang hampir ingin tertawa melihat debat konyol ini, dan ini juga adalah pertama kalinya dia melihat hal seperti ini, namun dibawah tatapan tajam Yun Xiao dan Chen Yinping, dia tidak ingin tertawa lagi dan hanya bisa diam sambil meneguk air liur, ketika saat dia melihat mereka berdua dari samping, dia berpikir. 'Mengapa aku?'


Shang Liang merasa bahwa Dunia sudah mulai menargetkan dirinya, ketika dia terlibat dalam masalah Yun Xiao dan Chen Yinping, namun sebagai teman yang setia, dia akan tetap masuk kedalam masalah mereka berdua, meskipun dia akan menjadi target dari kedua orang itu.


Setelah Yun Xiao, Shang Liang dan Chen Yinping, mereka bertiga telah masuk kedalam jebakan yang sama, dengan seharusnya yang dilewati oleh Guo Mei dan Hong Yue.


Mereka bertiga berjalan dijalan satu lorong yang lurus tanpa bercabang dengan cahaya sedikit minim yang terbuat oleh obor api yang tergantung di dinding batu, mungkin pada saat Guo Mei dan Hong Yue berada disini, dia tidak melihat obor api tergantung di dinding batu, karena masalah penglihatan dan ada juga masalah batin mereka yang ketakutan, karena itulah mereka berdua tidak dapat menemukan mekanisme untuk mengaktifkan obor api otomatis.

__ADS_1


Yun Xiao bersama dengan kedua teman Hong Yue, berjalan sepanjang lorong tanpa beban, karena tepat ini sangat di jaga dan tidak ada tanda bahaya, dan juga tidak ada satu pun Hewan Buas atau Monster yang menempati tempat ini, sebab tempat ini telah dilindungi oleh susunan formasi, sejak pada hari tempat ini diubah menjadi Makam Peninggalan dari Pemilik Makam.


Tidak tahu sudah berapa jam terlewatkan, akhirnya Yun Xiao bersama dengan kedua teman Hong Yue sampai di ujung tempat ini, didepan mereka bertiga diperlihatkan dengan pemandangan yang sama dilihat oleh Guo Mei dan Hong Yue sebelumnya, yaitu sebuah Istana Kerajaan yang megah dan mewah.


Lalu tidak jauh dari tempat Istana Kerajaan itu berdiri, dua sosok Perempuan dan satu sosok Roh sedang berbicara satu sama lain, seperti sebuah perkumpulan teman.


"Kakak Mei Mei! Yue'er!" Chen Yinping langsung berlarian menuju ketempat Guo Mei dan Hong Yue berada, ketika saat Chen Yinping sampai didepan mereka berdua, dia langsung memeluk sebentar dan memeriksa keadaan tubuh dari mereka berdua, dia berkata. "Kalian berdua baik-baik saja!, kan? Tidak ada yang salah dengan tubuh kalian, kan?"


"Tenang, Yinping! Kami berdua baik-baik saja." Hong Yue berkata dengan nada menenangkan kepada Chen Yinping.


Guo Mei yang berada didekat Hong Yue hanya memberikan anggukan kecil, dia berkata. "Itu benar, Yinping Kecil. Kamu harus menenangkan dirimu terlebih dahulu dan juga kamu tidak perlu khawatir, karena kami berdua baik-baik saja dan tidak ada yang salah dengan tubuh kami berdua."


"....." Setelah mendengar perkataan mereka berdua, Chen Yinping langsung menangis dan dia langsung memeluk mereka berdua dengan erat, dia berkata. "Huuu... Syukurlah! Huuu.... Kalian berdua baik-baik saja."


Yun Xiao dan Shang Liang yang melihat drama mengharukan ini, hanya berdiam diri tanpa berbicara dan menunggu Guo Mei dan Hong Yue menenangkan Chen Yinping, yang sangat khawatir dengan keadaan mereka berdua.


"Ahem!"


Ketika saat mereka semua mendengar suara batuk palsu, mereka semua berbalik dan melihat bahwa asal dari batuk palsu itu dari Roh Orang Tua yang memakai jubah mewah.


"Maaf, jika mengganggu reunian kalian semua, namun aku hanya ingin memberi tahu kepada kalian semua, bahwa Ujian Pewarisan akan dilakukan, setelah kalian berlima berkumpul disini." Kata Roh Orang Tua itu.


"Ahh! Pak Tua, kau benar-benar mengganggu waktu reunian kami semua." Yun Xiao berkata dengan nada menyalahkan.


Chen Yinping yang sudah tenang dan menyeka air matanya, hanya memberikan anggukan setuju dengan Yun Xiao, dia berkata. "Walaupun aku sangat benci dengan orang itu, namun apa yang dia katakan kali ini, aku menyetujuinya."


Yun Xiao pelipis Yun Xiao berkedut, ketika saat dia mendengar perkataan Chen Yinping, dia berbalik dan berkata. "Apa maksudmu dengan orang itu!? Aku punya nama! Namaku Yun Xiao! Jadi panggil aku dengan namaku! Dasar Gadis Gila!"

__ADS_1


Sekarang giliran Chen Yinping yang berkedut, ketika saat dia mendengar perkataan Yun Xiao, dia berbalik dan berkata. " Jangan panggil aku dengan Gadis Gila! Panggil aku dengan namaku, Dasar Bajingan!"


Yun Xiao dan Chen Yinping terus berdebat satu sama lain, dan untuk Hong Yue, Shang Liang dan Guo Mei, hanya menatap mereka berdua dengan pandangan lembut, namun berbeda dengan Roh Orang Tua yang telah diabaikan oleh mereka semua, dia selalu mencoba untuk menghentikan semua orang, tetapi sayangnya tetap saja dia diabaikan oleh semua orang, dia berkata. "Astaga, yang benar saja! Generasi baru zaman ini sangat tidak sopan dengan Orang Tua."


Tepuk!


Karena diabaikan oleh semua orang, Roh Orang Tua itu lantas menepuk kedua tangannya dengan energi Qi Langit dan Bumi, yang mana hal itu menyebabkan sebuah suara yang cukup besar, lalu semua orang langsung menutupi kedua telinga mereka masing-masing, yang mana hal ini menyebabkan keributan tadi kembali tenang seperti sebelumnya.


"Baiklah! Kalian semua sudah tenang?" Roh Orang Tua itu berkata dengan senyum lembut kepada semua orang, namun dari pandangan semua orang senyuman dari Roh Orang Tua itu sangatlah menakutkan bagi mereka, lalu semua orang memberikan anggukan cepat, sebelum Roh Orang Tua itu melanjutkan kembali. "Jika sudah maka itu bagus. Jadi, aku akan mengatakan ini kepada kalian bahwa, apakah kalian semua sudah siap untuk menerima warisan yang aku tinggalkan?"


"Tentu saja!" Kata Hong Yue yang bersemangat.


"Untuk itulah kami datang kesini!" Kata Chen Yinping yang mengangkat tombaknya diatas bahu.


"Percepatkan saja, Pak Tua!" Kata Yun Xiao dengan mencibir kasar.


"...." Shang Liang tidak banyak bicara, namun senyum pertarungannya terlihat sangat jelas di mulutnya, bahkan kedua matanya juga memancarkan semangat bertarung.


"Kalian semua, jangan kurang ajar seperti itu pada Kakek itu." Kata Guo Mei yang mencoba mengingat kepada semua orang, untuk tidak kurang ajar kepada generasi yang lebih tua.


Roh Orang Tua itu berkedut, ketika saat dia melihat generasi muda yang tidak sabaran dan kurang ajar seperti mereka semua, lalu ketika melihat sosok Guo Mei yang menegur semua orang, Roh Orang Tua itu hanya tersenyum lembut kepada Guo Mei.


Namun hal yang bisa dilakukan oleh Roh Orang Tua itu, hanya menghelakan nafas lelah dan lalu mengabaikan tindakan mereka, sebelum Roh Orang Tua itu merasa bahwa dia akan menjadi gila, jika terlalu lama bersama dengan orang-orang ini, karena itulah dia ingin segera berpisah dengan mereka, secepat mungkin.


"Baiklah, sebelum kalian semua mendapatkan semua warisanku, aku ingin kalian semua mengikuti Ujian Percobaan yang saya buat untuk Calon Para Pewaris yang akan menjadi Pewarisku."


"Ujian Percobaan?"

__ADS_1


__ADS_2