System God Book

System God Book
Chapter. 34 - Makam Peninggalan Palsu dan Sosok Menjengkelkan Muncul Lagi.


__ADS_3

Sekarang.


Setelah melakukan perjalanan beberapa jam, Yun Xiao bersama dengan kelompok Hong Yue akhirnya sampai di tempat tujuan mereka yaitu Makam Peninggalan, di tempat ini yaitu Makam Peninggalan tidak hanya ada kelompok Yun Xiao dan Hong Yue saja dan orang-orang yang pergi bersama dengan mereka saja, tapi ada juga beberapa belasan orang yang telah berkumpul di sana, dalam satu kelompok yang terdiri dari 4 - 5 anggota.


"Lumayan banyak orang yang datang kesini." Yun Xiao berkata sambil melirik-lirik semua orang, dia tidak menyangka kalau akan begitu banyak orang yang datang ke Makam Peninggalan ini.


Hong Yue yang berdiri di sampingnya hanya memberikan anggukan kecil dan berkata. "Iya, lumayan banyak juga... Tetapi mengapa tidak ada orang yang masuk ke dalam Makam?"


"Mengapa tidak ada orang yang masuk? Itu disebabkan oleh adanya susunan formasi yang melindungi pintu masuk di Makam itu, dan susunan yang melindungi tempat itu di sebut sebagai Teknik Susunan Formasi: Susunan Formasi Pertahanan Benang 100 Energi."


Yun Xiao dan Kelompok Hong Yue berbalik, lalu melihat kalau di samping mereka telah muncul seseorang Laki-laki Muda tampan dengan senyuman palsu bersama dengan kelompok yang dia pimpin.


"Halo, Yue'er!" Laki-laki Muda itu menyapa dengan ramah kepada Hong Yue, dia juga bahkan tidak mempedulikan keberadaan Yun Xiao yang berdiri di samping Hong Yue atau kelompok Hong Yue yang berada di belakang.


"Apa yang kau lakukan di sini!?" Hong Yue berkata dengan wajah jelek, ketika melihat kedatangan sosok Laki-laki Muda itu.


Laki-laki muda itu hanya menggelengkan kepalanya, ketika melihat betapa dinginnya Hong Yue, dia berkata. "Tentu saja, aku datang untuk Makam Peninggalan ini, Yue'er."


"Tapi, aku juga tidak menyangka bisa bertemu denganmu di sini, Yue'er. Mungkin ini adalah Takdir."


Lalu Laki-laki muda itu mencoba untuk memegangi wajah cantik Hong Yue, namun Hong Yue hanya menepisnya secara kasar dan berkata. "Jangan mencoba untuk menyentuh, Dasar Binatang!"


"...." Yun Xiao hanya menatap sebentar kearah Laki-laki Muda itu dan Hong Yue yang terlihat ingin bertarung secara lisan.

__ADS_1


Jika itu bagi Yun Xiao itu bukan masalahnya, karena dia tidak terlalu dekat dengan Hong Yue atau yang lainnya, namun berbeda jika Laki-laki Muda itu memprovokasi dirinya, karena tidak tahu seberapa kecilnya Laki-laki Muda itu bagi Yun Xiao.


Setelah Yun Xiao dengan sengaja mengabaikan mereka berdua, dia berbalik lagi untuk melihat pintu masuk dari Makam Peninggalan yang berada di depannya sambil menggunakan Pupil Surga Yin-Yang.


Pada saat Yun Xiao menggunakan Pupil Surga Yin-Yang untuk melihat pintu masuk Makam Peninggalan yang berada di depannya, dia dapat melihat kalau ada sebuah susunan formasi yang bertujuan untuk melindungi pintu masuk Makam tersebut, namun dengan cara menipu orang lain, jika itu di katakan maka Makam Peninggalan di depan Yun Xiao adalah...


'Ini adalah Makam Palsu...' Yun Xiao melihat Makam Peninggalan palsu di depannya hanya menghelakan nafas kecewa.


Di depan Pupil Surga Yin-Yang milik Yun Xiao tidak ada satupun kepalsuan yang dapat disembunyikan di Dunia ini, karena seberapa buruknya teknik-teknik dunia ini.


Lalu Yun Xiao juga dapat melihat di pintu masuk Makam, yang terdapat banyak sebuah benang energi yang berpencar segala arah, lalu ada juga satu benang energi yang berbeda dari semua benang energi yang lain, dibandingkan dengan semua benang energi yang kecil dan sedikit tipis energinya, benang yang satu ini memiliki bentuk yang lebih besar dari benang lainnya dan juga memiliki kepadatan energi yang berbeda dengan yang lain.


Lalu kedua mata Yun Xiao mengikuti jalur yang menghubungkan benang energi yang memiliki bentuk lebih tebal itu, dan dia secara tidak sadar berjalan sambil tetap fokus melihat benang energi itu dengan menggunakan Pupil Surga Yin-Yang, karena benang energi ini adalah tempat Makam Peninggalan yang sebenarnya, itulah yang dirasakan oleh Yun Xiao.


Yun Xiao lalu menghilangkan Pupil Surga Yin-Yang, lalu berbalik dan ingin melihat siapa orang yang mencoba untuk menghentikannya dengan memegangi pergelangan tangannya, namun disana dia hanya dapat melihat bahwa orang yang mencoba menghentikannya adalah Guo Mei.


"Apa yang kamu lakukan?!" Guo Mei bertanya kepada Yun Xiao sambil merangkul tangannya dan mencoba untuk menggoda dia.


"Ada sesuatu yang ingin aku lakukan." Yun Xiao menjawab dengan tenang pertanyaan Guo Mei, lalu melepaskan tangannya dari rangkulan yang di lakukan oleh Guo Mei, bahkan ketika saat melihat sosok Guo Mei yang mencoba untuk menggodanya, Yun Xiao tetap bertahan dan hanya mengabaikannya, sebab dia sudah memiliki sedikit ketahanan terhadap godaan yang diberikan oleh Guo Mei.


"Boleh saya ikut?" Guo Mei bertanya kepada Yun Xiao dengan cara lebih menggoda dari biasanya, walaupun dia sedikit kecewa ketika melihat Yun Xiao yang menolak parasnya, namun hal itu tidak membuat Guo Mei menyerah begitu saja.


"Tidak." Yun Xiao menolak langsung tanpa ragu-ragu, ketika Guo Mei mencoba untuk mengikutinya. Tapi di dalam benaknya dia sedikit kesulitan untuk menahan nafsunya, disaat dia melawan seni menggoda Guo Mei yang lebih jauh dan mendalam. 'Wanita Rubah ini!'

__ADS_1


Guo Mei yang mendengar jawaban dari Yun Xiao sedikit mengernyitkan dahi, karena godaan yang biasa dia lakukan terhadap banyak Pria dan Laki-laki Muda dapat di patahkan oleh Yun Xiao, dia menjadi semakin tertarik dan lebih tertarik kepada Adik Laki-laki dari saingannya, ketika saat melihat Yun Xiao yang sudah dapat menahan dan mematahkan seni menggodanya. 'Saya sudah menduganya, akan sangat sulit untuk menaklukkan orang yang di sukai oleh Wanita itu.'


Walaupun sangat sulit untuk menaklukkan Yun Xiao, tapi siapa dia? Dia adalah Guo Mei, Putri Kebanggaan dari Keluarga Guo yang terkenal akan Kecantikannya yang dapat memikat siapa saja, jadi dia tidak akan mengalah semudah itu saja, hanya karena di tolak. "Baiklah, saya akan tetap ikut, lalu kemana kita akan-"


"Tidak!" Lalu Yun Xiao tanpa ragu-ragu menolak lagi Guo Mei yang memaksa untuk ikut, dan juga dia tidak menyangka kalau Wanita ini akan sangat keras kepala.


Guo mengerutkan alisnya dalam-dalam, karena dia tidak menyangka kalau Adik Laki-laki dari saingannya akan menolaknya lagi, namun penolakan yang di lakukan kali ini adalah penolakan yang di lakukan secara kasar, sama seperti saingannya yang selalu menolak dia dalam duel, walaupun hasilnya sudah di ketahui...


Dan juga ini adalah pertama kalinya seorang Laki-laki menolak Guo Mei berkali-kali tanpa keraguan dan tanpa ampunan, sejak dia kecil sampai sekarang. Guo Mei benar-benar ingin menghajar wajah Yun Xiao karena telah berani menolak dia berulang kali, tapi dia adalah Guo Mei, seorang Wanita dengan paras yang sangat cantik dan memiliki ketabahan hati yang besar, dia berkata. "Tidak peduli apapun, saya akan tetap ikut!"


Kedua mata Yun Xiao dan Guo Mei bertemu satu sama lain untuk sesaat, Yun Xiao juga melihat seberapa besar tekad yang berada di mata Guo Mei, sebelum dia menghelakan nafas dan berkata. "Lakukan saja, apa yang ingin kau lakukan."


"Um." Guo Mei tersenyum manis dan polos kepada Yun Xiao tanpa sedikitpun unsur seni menggoda.


Yun Xiao yang melihat senyum manis dan polos yang di tunjukkan oleh Guo Mei, membuat dia sedikit terpesona dan hampir tenggelam dalam pesonanya, namun dia dengan cepat menggeleng kepala. 'Jangan sampai terpengaruh oleh Wanita Rubah lagi Yun Xiao!'


Yun Xiao di masa lalu, pernah bertemu dengan Wanita yang mirip seperti Guo Mei, lalu pada saat itu Yun Xiao sedang menelusuri Makam Peninggalan juga seperti sekarang, dan selama penelusurannya dia bertemu Wanita itu, lalu Wanita itu menipu dia dengan membuat dia terjatuh dalam perangkap Susunan Formasi Pembunuh yang berada di Makam Peninggalan tersebut, nasib baik dia dapat selamat karena memiliki keberuntungan mutlak dalam kehidupan, yang disebabkan oleh seni kultivasinya, jika tidak mungkin saat itu dia sudah tewas.


"Ayo pergi!" Yun Xiao yang telah membiarkan Guo Mei untuk ikut bersamanya, langsung berbalik dan ingin pergi dari sana tanpa sepengetahuan Hong Yue dan kelompoknya, namun Laki-laki Muda yang berbicara dengan Hong Yue telah melihat sosok Guo Mei dalam kelompok Hong Yue, yang mana membuat dia tersenyum mesum sesaat, tetapi ketika saat pandangannya jatuh kepada orang yang berdiri disebelah Guo Mei, yang mengerutkan alisnya secara dalam-dalam karena sangat kesal!


"Tunggu Sebentar, Limbah Keluarga Yun!" Laki-laki Muda itu berkata nada mengejek kepada Yun Xiao.


"Cih!" Yun Xiao yang mendengarkan itu hanya mendecak lidah, karena selalu saja ada orang bodoh yang ingin mencari masalah.

__ADS_1


__ADS_2