
Note: untuk percakapan sistem akan digantikan dengan tanda "< >" dan kata-katanya juga tidak lagi di tebalkan.
...****************...
Kembali kesisi Yun Xiao.
Yun Xiao duduk bersila diatas tubuh mayat Monster yang bernama Babi Keras sambil dia meletakkan pedang besinya di bantalan kedua pahanya, lalu dia juga melihat dan menatap kearah bawah dengan tatapan tenang dan sedingin es, karena disana sudah terdapat lebih banyak Monster seukuran manusia.
Mereka semua berkumpul disana sambil melihat Yun Xiao yang berada diatas mayat Babi Keras, semua Para Monster yang berada dibawahnya, dia kumpulkan melalui mayat dari Babi Keras sebagai pemicu untuk memanggil mereka semua kesini.
"Gwrrrr―!!!" Semua Monster menggeram dengan tatapan ganas, ketika mereka semua melihat bahwa Yun Xiao telah melompat turun dari atas mayat Babi Keras.
Yun Xiao yang telah turun hanya tetap mempertahankan tatapan tenang dan dinginnya. "Terima kasih, semuanya, karena sudah berkumpul disini. Jadi kalian semua dapat mati dengan tenang!"
Lalu Yun Xiao berlari dengan kecepatan penuhnya tanpa menggunakan teknik pertempurannya dan membunuh semua Monster yang berlari menuju kearahnya.
Slash! Spurt! Slash!
Spurt! Slash! Spurt!
Yun Xiao yang terus-menerus menebaskan pedangnya secara acak dari sudut pandang Yun Xiao, namun jika itu dari sudut pandang orang ketiga, tebasan pedang yang dilakukan oleh Yun Xiao terlihat seperti sebuah tarian yang anggun, lembut, mempesona dan ganas.
Jika orang lain yang melihat tarian pedang Yun Xiao, mereka dapat memastikan bahwa tarian pedang itu telah mencapai tingkat yang tidak dapat mereka pahami, bagi mereka semua yang telah menguasai seni pedang, dapat di pastikan bahwa tarian pedang milik Yun Xiao terlihat mirip seperti seorang makhluk surgawi sedang menari, jika itu didalam pandangan mereka.
Waktu berlalu dengan cepat dalam hitungan menit, sosok Yun Xiao yang berdiri di atas semua tumpukan Monster yang dia bunuh barusan tadi, jubah yang awalnya berwarna putih-biru sekarang berubah menjadi merah gelap, karena semua warna itu hasil dari darah segar Monster yang dia bunuh.
Lalu suara pemberitahuan sistem yang cukup berisik terdengar seperti suara alunan musik cepat, sosok Yun Xiao langsung duduk di atas salah satu mayat Monster, dia melihat sekitar dan menghela nafasnya, karena dia berpikir bahwa akan sangat merepotkan baginya untuk memilah setiap Monster untuk di ambil Inti Monster.
__ADS_1
"Ini sangat merepotkan... Bagaimana caraku untuk mengambil semua Inti Monster ini tanpa memakan banyak?"
Yun Xiao sekali lagi menghelakan nafasnya, ketika saat dia melihat semua mayat Monster didepannya, lalu suara sistem terdengar oleh Yun Xiao.
Yun Xiao sedikit terkejut mendengar kata-kata dari sistem, karena selama ini dia tidak pernah diberitahu oleh sistem mengenai jasa seperti ini, dia berkata. "Eh? Memang ada jasa seperti itu?"
"Benarkah bahwa sistem telah di perbarui?" Kedua mata Yun Xiao langsung berbinar-binar, ketika saat dia mendengar perkataan sistem, dan dia juga tidak dapat menahan perasaan senang dan bahagianya, ketika mengetahui bahwa sistem telah diperbarui.
(Jika lupa coba lihat di chapter 12)
Yun Xiao pernah mendengar bahwa sistem ada yang namanya pembaruan, pada pertemuannya untuk pertama kali, namun pembaruan sistem hanya akan dilakukan pada waktu yang tidak menentu, tetapi waktu yang tidak menentu itu terjadi dalam waktu yang sangat dekat, seperti sekarang.
Walaupun masih ada cara untuk memperbarui sistem secara cepat yaitu dengan menukar poin dalam jumlah tertentu untuk dapat memperbarui sistem, Yun Xiao tidak ingin menggunakan poinnya untuk memperbarui sistem, ketika saat dia masih memiliki hutang dan kekuatannya juga masih berada di bawah Tahap Inti Emas.
Jika Yun Xiao telah mencapai Tahap Inti Emas, peningkatan pada kultivasinya akan sangat cepat, karena didalam tubuhnya terdapat sebuah Dunia Kecil, yang mana Dunia Kecil tersebut berisikan banyak Qi Bintang Murni yang sangat dia perlukan untuk berkultivasi dengan metode Teknik Kultivasi: Teknik Dewa Bintang Abadi.
Itulah mengapa dia selalu menyimpan semua poin, dari pada harus dia gunakan untuk hal-hal yang tidak penting.
Jika dia menggunakan poinnya, hal yang dia perlukan adalah perlindungan dari seorang Hamba (Sub), namun hal itu gagal, karena dia salah dalam hal memilih. Lalu ada obat-obatan dan Pil, namun hal itu juga gagal sebelum dia membelinya, karena dia terlilit dengan hutang yang cukup banyak.
__ADS_1
Setelah mendengar pernyataan sistem, Yun Xiao langsung membuka jendela sistemnya, dan yang mana sekarang telah menampilkan sebuah fitur lama yaitu Status, Toko, dan Invetory, lalu fitur baru yang bernama Jasa.
Yun Xiao yang melihat fitur Jasa disamping fitur Inventory, dengan perasaan senang dan ada juga perasaan bingung dengan fitur ini, lalu dia juga pun bertanya kepada sistem tentang fitur baru ini.
"Begitu..." Lalu Yun Xiao berpikir.
Jika mungkin saja, dia memberikan perintah untuk mencari informasi tertentu dan rahasia kepada sistem, maka...
Namun sebelum Yun Xiao ingin bertanya tentang hal yang dia pikirkan itu benar atau tidak, suara sistem yang dingin yang mencibir dia.
"Begitu ya... Jadi sayangnya sekali." Yun Xiao berkata dengan murung, karena apa yang ada didalam pikirannya tidak dapat dilakukan oleh sistem. lalu dia yang kembali tenang seperti biasanya dan berkata. "Sistem, gunakan fitur Jasa dan lakukan pemilahan untuk semua inti dari monster ini lalu simpan didalam Inventory, dan sekaligus simpan juga mayat dari semua Monster ini kedalam Inventory."
Lalu tiba-tiba saja cahaya berwarna biru keemasan menyelimuti semua tumpukan mayat Monster, hingga sesaat kemudian semua mayat dari Monster telah menghilang.
Setelah melihat semua mayat-mayat itu menghilang, Yun Xiao lalu membuka fitur Inventory dan melihat bahwa disana sudah ada lambang dari Inti Monster dalam Tahap yang sesuai dan mayat berbagai jenis Monster juga.
"En! Fitur baru ini sangat membantu." Yun Xiao mengangguk puas, ketika menggunakan fitur baru, lalu setelah melihat sekitar untuk satu kali lagi, dan melihat bahwa tidak ada apa-apa, Yun Xiao langsung melanjutkan perjalanannya sambil mencari danau atau sungai untuk membersihkan dirinya.
ーーーー
__ADS_1
"Sudah saatnya aku melanjutkan Ujian Percobaan yang kedua untuk mereka berlima." Orang Tua itu berkata, disana melihat lima layar yang sama, namun menampilkan orang-orang yang berbeda.