System God Book

System God Book
Chapter. 28 - Kegagalan dalam Menganalisis.


__ADS_3

Lokasi Kediaman para Tertua, Keluarga Yun.


Seorang Laki-laki Tua dengan penampilan gagah dan berotot, dia terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu sambil duduk dikursi yang berada didalam Kediamannya sendiri, lalu terdapat juga meja yang berada disampingnya, dia gunakan sebagai penahan tangan untuk bersandar.


Pada saat Laki-laki Tua itu sedang melamun, seorang Pelayan masuk kedalam kediaman milik Laki-laki Tua itu dalam keadaan sangat terburu-buru, hingga Pelayan itu menyebabkan keributan yang membuat Laki-laki Tua tersebut kembali ke kenyataan.


"Tertua Pertama! Tertua Pertama! Tertua Pertama!"


"Pelayan Yu, ada apa ribut-ribut ini? Kenapa anda sangat terburu-buru?" Tertua Pertama bertanya kepada Pelayan Yu.


Pelayan Yu mencoba untuk menenangkan diri sebentar dan mengatur nafasnya kembali, Tertua Pertama yang melihat Pelayan Yu sedang mengatur nafasnya hanya diam dan menunggu alasan Pelayan Yu yang datang kesini dengan sangat terburu-buru, Tertua Pertama adalah orang yang rasional dan baik hati, karena itulah dia tidak memarahi tindakan dari Pelayannya, sebab dia selalu berpikir bahwa tindakan apapun akan ada alasan baliknya, barulah dia mengambil tindakan. Namun kadangkala dia juga menjadi bodoh dan tidak sabaran, jika itu menyangkut Keluarga Yun.


Karena Tertua Pertama memiliki sifat baik hati, di setiap baris Tertua Keluarga Yun, Tertua Pertama adalah yang sangat di sukai oleh para Pelayan, dan juga para Pelayan yang berada dibawah pimpinannya sangat setia dan hormat kepada Tertua Pertama.


Setelah mengatur nafasnya untuk bernafas secara normal, Pelayan Yu melihat kearah Tertua Pertama dengan wajah sangat bahagia dan berkata. "Tertua Pertama! Tuan Muda... Tuan Muda..."


"Pelayan Yu, harap tenang dulu! Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan!" Tertua Pertama yang melihat ini tidak bisa berkata apa-apa ketika melihat seorang yang sudah berumur seperti Pelayan Yu akan terlihat seperti anak kecil.


Pelayan Yu hanya mengikuti dan melakukan apa yang dikatakan oleh Tertua Pertama, beberapa saat kemudian Pelayan Yu menjadi tenang, ketika sudah tenang dia melihat kearah Tertua Pertama dengan wajah senang dan berkata. " Tertua Pertama, saya baru saja kembali dari pasar...."


"Lalu?" Kata Tertua Pertama.


"Dan disana saya melihat Tuan Muda Yun Xiao telah kembali ke kota Jia-" Kata Pelayan Yu, namun perkataannya terpotong oleh Tertua Pertama karena dia sudah muncul didepannya.


Tertua Pertama bangkit dan melesat dihadapan Pelayan Yu ketika saat dia mendengar kabar baik yang dibawa oleh Pelayan Yu, pada saat didepan Pelayan Yu, Tertua Pertama langsung memegang kedua bahunya dengan sedikit kekuatan dan berkata. "Apa yang kau katakan itu benar!? Kalau Cucu dari Adik Keenam telah kembali!"


Pelayan Yu hanya memberikan anggukan kecil, walaupun kedua bahunya merasakan sedikit rasa sakit akibat cengkeraman Tertua Pertama, dia tidak peduli karena baginya melihat Tertua Pertama bahagia adalah harga yang murah untuk menahan rasa sakit ini, Pelayan Yu telah melayani Tertua Pertama sejak mereka masih muda, karena itu mereka berdua bisa dikatakan sebagai sahabat kecil, Pelayan Yu melanjutkan lagi. "Iya Tertua Pertama! Saya melihat Tuan Muda Yun Xiao kembali ke kota, namun sekarang sepertinya dia sudah pergi ke sungai didekat kota Jia-"

__ADS_1


Sebelum perkataan Pelayan Yu selesai, Tertua Pertama langsung pergi tanpa mendengarkan kelanjutan dari penjelasan Pelayan Yu.


Pada waktu bersamaan di Kediaman Keluarga Ouyang.


Pria Muda yang tampan bersama dengan Wanita Muda sedang bermesraan didalam kediaman milik Pria Muda tersebut, lalu pada saat Pria Muda dan Wanita Muda itu tengah bermesraan, seseorang Pelayan sedang memukul-mukul pintu sambil berteriak memanggil Pria Muda tersebut.


"Tuan Muda! Tuan Muda! Tuan Muda!"


Pria Muda yang mendengar bahwa dia dipanggil menjadi sangat kesal, sebab pada saat waktu bermainnya seseorang mencoba untuk mengganggu dirinya, dia berjalan dalam keadaan kesal dan membuka pintu, dia berkata. "Katakan alasanmu karena telah mengganggu waktuku, jika tidak aku akan membunuh semua keluarga!"


Seorang Pelayan yang melihat kalau pintu terbuka dan seorang Pria Muda keluar dari sana langsung berlutut dalam keadaan ketakutan karena mendapat sebuah ancaman dari Pria Muda tersebut dan dia langsung berkata. "Maafkan Yang Rendah ini, Tuan Muda, karena Yang Rendah ini mengganggu waktu anda, namun Yang Rendah ini memiliki berita yang sangat buruk!"


"Katakan."


"Baik! Terima kasih banyak Tuan Muda! Tadi barusan saya habis dari pasar, lalu pada saat itu juga saya melihat Sampah Keluarga Yun telah kembali dalam keadaan kondisi baik-baik saja."


Pada saat mendengarkan perkataan Pelayan tersebut, Pria Muda itu langsung menjadi gelap karena marah dan dia langsung memberikan tendangan pada Pelayan tersebut hingga membuat dia terlempar cukup jauh dan Pria Muda itu juga tidak memperdulikan kondisi keadaan Pelayan itu.


Pria Muda yang dalam keadaan marah tersebut, langsung pergi meninggalkan kediamannya dan pergi kesuatu tempat, dengan senyuman kejamnya, dia berkata. "Jika Sampah itu tidak mati di Pegunungan Guan lebih baik aku saja yang membunuhnya!"


ーーーー


Setelah nostalgia dengan kenangan masa lalu bersama Gurunya, Yun Xiao yang sedang melamun sambil melihat ke bayangkan air menjadi sedikit kaget, dengan penampilan dia didalam bayangkan air tersebut.


Setengah pada wajah dan tubuh bagian atas sampai pergelangan tangannya terdapat sebuah pola ukiran yang menyerupai sebuah tato, berwarna hitam dengan tampilan pola ukiran yang saling menyatu satu sama lain, terdapat juga perasaan misterius dan kuno pada tato tersebut, Yun Xiao yang melihat tato pada wajah dan tubuhnya sedikit mengerutkan alisnya, dia tidak pernah melihat tato seperti ini sebelumnya.


"Darimana asal tato pada wajah dan tubuhku?!" Yun Xiao bertanya-tanya mengenai asal usul tentang tato tersebut, dengan memikirkan kenangan masa lalu, namun dia tidak pernah melihat tato dengan pola ukiran seperti ini.

__ADS_1


Selama kehidupan masa lalunya, dia sudah pernah melihat banyak Para Abadi yang mempunyai tato yang pada wajah atau tubuh bagian atasnya dengan banyak ukiran, namun baru pertama kali ini dia melihat tato dengan ukiran yang tidak dia kenal!


Yun Xiao yang melihat-lihat tato pada wajah dan tubuhnya merasakan perasaan nostalgia yang besar, akan tetapi dia tidak pernah melihat tato seperti ini selama masa hidupnya di masa lalu.


Karena Yun Xiao tidak mengetahui asal usul dari tato tersebut, dia mulai memanggil sistem dan bertanya kepadanya. "Sistem, tolong analisis asal usul tentang tato ini."


[ Iya, Master. Namun sebagai gantinya anda akan di kenai pembayaran untuk permintaan ini. ]


Yun Xiao yang mendengarkan perkataan sistem menjadi sedikit kaku dan memasang senyum masam, dia berkata. "Sistem... Baiklah, masukkan saja pembayaran mengenai permintaan ini kedalam hutang saya."


[ Iya, Master. Jumlah hutang anda telah meningkat menjadi 830.000 poin. ]


[ Menganalisis... ]


Yun Xiao yang mengetahui bahwa jumlah hutang telah meningkatkan, menangis didalam penderita tanpa luka di hatinya, dia tidak menyangka bahwa akan ada waktu dimana dia akan memiliki banyak hutang seperti ini, hingga membuat dia pusing!


'Perbuatan buruk apa yang sudah aku lakukan di masa laluku!?' Yun Xiao berkata didalam benaknya dalam keadaan sedikit sedih.


Namun tiba-tiba saja kenangan masa lalunya yang melakukan tindakan buruk kembali terlihat, dari merampok, menipu, dll.


'Apa ini yang dinamakan karma!'


Yun Xiao yang masih mandi di sungai lantas memutuskan untuk selesai, dia segera berjalan menuju ketempat pakaian kotornya berada di darat, karena dia masih berpikir bahwa disini tidak ada orang, Yun Xiao langsung keluar dari sungai dalam keadaan basah dan telanjang setengah tubuh saja.


Pada saat didepan pakaian kotornya, Yun Xiao langsung memasukkan pakaian kotor tersebut kedalam Inventory, setelah memasukkan pakaian kotornya dia mengambil pakaian barunya, sebuah jubah berwarna biru langit-putih, lalu memakai jubah tersebut.


Bersamaan dengan itu, analisis yang dilakukan oleh sistem telah selesai, Yun Xiao yang mengetahui itu langsung mendengar penjelasannya.

__ADS_1


[ Menurut hasil analisis saya, tato pada wajah dan tubuh anda tidak dapat di identifikasikan karena versi yang sekarang tidak memiliki hak untuk mengakses data base tingkat tinggi. ]


Setelah Yun Xiao yang mendengarkan perkataan sistem, dia memiliki kedutan pada matanya dan memasang senyum pahit sebelum dia menghelakan nafas dengan berat, dia berkata. "Hah... Hilang sudah 50.000 poin secara percuma lagi!"


__ADS_2