System God Book

System God Book
Chapter. 06 - Menyelamatkan Kecantikan dan Menggunakan Qi Bintang.


__ADS_3

Pertempuran antara kelompok Kultivator yang mencoba untuk membunuh Ular Yin Mata Tiga hanya omong kosong belaka yang terjadi, sebab seperti yang diprediksi oleh Yun Xiao bahwa semua para Kultivator yang melawan Ular Yin Mata Tiga akan kalah.


...------...


Disisi lain, seorang Laki-laki Tua yang memiliki basis kultivasi tingkat Tahap Koneksi Mendalam Lapisan Awal terus-menerus mengeluarkan teknik pertempurannya untuk melukai Ular Yin Mata Tiga.


{ Teknik Pertempuran: Tebasan Satu Bilah }


Namun sayangnya serangan pedang dari Laki-laki Tua itu tidak memiliki sedikit efek untuk membuat Ular Yin Mata Tiga terluka atau bertahan.


Bahkan sekelompok orang yang berasal satu kelompok dengan Laki-laki Tua itu juga tidak dapat membuat luka pada tubuh bersisik Ular Yin Mata Tiga yang sangat keras itu.


{ Teknik Pertempuran: Angin Bersiul Bergemuruh }


{ Teknik Pertempuran: Tiga Cakar Harimau }


{ Teknik Pertempuran: Pukulan Gunung Terakhir }


{ Teknik Pertempuran: Serangan Api Penghujatan }


Setiap teknik pertempuran yang diluncurkan oleh para Kultivator itu hanya memicu akhir yang tidak ada gunanya, bahkan tubuh dari Ular Yin Mata Tiga tersebut baik-baik saja meski telah banyak di serangan dengan teknik pertempuran milik para Kultivator itu.


Ketika Ular Yin Mata Tiga selesai menahan serangan milik para Kultivator, Ular Yin Mata Tiga mulai mencoba menyerang balik menggunakan racunnya yang mematikan dari mulutnya, lalu ekornya juga ikut menyerang dengan cara mengibas ekornya yang sangat berat dan kuat untuk menyerang para Kultivator hingga membuat beberapa para Kultivator terlempar dan menyebabkan beberapa tulang para Kultivator menjadi patah, tidak hanya itu saja racun dari mulut Ular Yin Mata Tiga menyebabkan korosif bagi para Kultivator yang terkena racun pada tubuhnya.


Pertempuran antara kelompok Kultivator melawan Ular Yin Mata Tiga berakhir dengan terpojoknya para Kultivator, namun ketika harapan hampir sirna muncullah sebuah harapan lain yang menjadi simbol cahaya bagi para Kultivator yang hampir putus asa.


Dengan munculnya seorang gadis muda cantik dengan kecantikan giok, memakai pakaian jubah Hanfu berwarna merah muda-putih, muncul dan berkata dengan nada keras kepada para Kultivator lainnya. "Kalian semua tahan beberapa detik lagi untuk bisa membuat Nona Muda ini menggunakan harta perlindung milik Nona Muda ini!!!"


Ketika mendengarkan suara teriakan dari Nona Muda itu membuat semua para Kultivator tersebut memiliki harapan lagi, mereka semua mulai mengikuti perintah dari Nona Muda itu untuk menahan Ular Yin Mata Tiga sampai Nona Muda itu meluncurkan harta perlindung miliknya.

__ADS_1


Nona Muda itu mulai mengalirkan Qi Langit dan Bumi dari tubuhnya ke dalam harta perlindung yang di pegangnya, harta perlindung yang di pegangnya berbentuk seperti kalung dengan mainan bola kristal kecil berwarna putih, seketika saja kalung tersebut memancarkan Aura yang sangat besar lalu muncul juga sebuah jari telunjuk yang tercipta dari Qi Langit dan Bumi. Butuh beberapa saat kemudian, akhirnya jari telunjuk itu tercipta seutuhnya dan bergerak cepat menuju kearah ular yin bermata tiga yang berada tidak jauh dari Nona Muda itu.


{ Teknik Pertempuran: Lukisan Serangan Jari Bawaan }


Jari Telunjuk itu bertabrakan dengan tubuh bersisik Ular Yin Mata Tiga, hingga menciptakan sebuah ledakan yang sangat kuat sampai diikuti juga hembusan angin yang sangat kencang.


Ledakan!


Hembusan Angin!


Ketika ledakan telah selesai dan debu bertebaran, Nona Muda itu tidak bisa menahan untuk tersenyum bangga dan berkata. "Rasakan serangan harta perlindung milik Nona Muda ini, ular jelek!"


"Jangan macam-macam dengan Nona Muda dari Keluarga Lin ini."


Namun, ketika debu bertebaran telah menghilang secara perlahan, muncul kepala Ular Yin Mata Tiga secara diam-diam mencoba untuk memakan Nona Muda Keluarga Lin secara hidup-hidup. Bahkan, ketika Nona Muda Lin melihat serangan diam-diam ini tidak sempat untuknya menghindari serangan kejutan dari Ular Yin Mata Tiga.


Nona Muda Lin ketika melihat Ular Yin Mata Tiga ingin memakannya secara hidup-hidup membuat dia menjadi ketakutan hingga tubuhnya tidak dapat bergerak, Nona Muda yang melihat mulut besar milik Ular Yin Mata Tiga hanya berkata dalam benaknya. "Ah.... Saya akan mati disini."


 ------


Ketika Yun Xiao menggunakan teknik pertempuran gerakan kaki yang bernama Teknik Pertempuran: Tujuh Langkah Astral, dia langsung muncul di pertempuran antara Gadis Muda itu dengan Ular Yin Mata Tiga, ketika Ular Yin Mata Tiga itu ingin memakan Gadis Muda itu, Yun Xiao langsung membawa Gadis Muda itu dalam pelukan dengan membawa Gadis Muda tersebut dengan cara gendongan tuan putri.


Seketika Ular Yin Mata Tiga merasakan bahwa dia tidak mendapatkan Gadis Muda yang merupakan musuhnya didalam mulutnya membuat Ular Yin Mata Tiga menjadi marah hingga dia berteriak di sekitar hingga menciptakan intimidasi bagi para Kultivator yang lemah.


"Roaaarrrrrr!!!!"


Mendengarkan suara teriakan dari Ular Yin Mata Tiga di belakangnya, membuat Yun Xiao mengernyitkan dahi dalam-dalam sambil menurunkan Gadis Muda itu dan pergi begitu saja tanpa mendengarkan perkataan dari Gadis Muda yang di selamatkan olehnya.


Menggunakan Teknik Pertempuran: Tujuh Langkah Astral, Yun Xiao langsung muncul di atas kepala Ular Yin Mata Tiga, lebih tepatnya didepan Mata Ketiga Ular Yin tersebut, Yun Xiao langsung menggunakan teknik pertempurannya untuk melukai mata ketiga milik Ular Yin tersebut.

__ADS_1


{ Teknik Pertempuran: Pukulan Melukis Pegunungan dan Sungai }


Dengan Qi Langit dan Bumi berkumpul di sekitar pukulan Yun Xiao, dia langsung menyerang menggunakan pukulan tangannya ketika telah mengumpulkan cukup Qi Langit dan Bumi di sekitar hingga menciptakan robekan pada bola mata ketiga Ular Yin dan tercipta juga sebuah ledakan yang cukup besar hingga dapat menarik perhatian semua orang di sini.


Ledakan!


Setelah memberikan serangan kepada mata ketiga milik Ular Yin, Yun Xiao langsung mundur dari atas kepala ular dengan cara melompat mundur sampai terlempar cukup jauh dari Ular Yin Mata Tiga itu, ketika saja Ular Yin Mata Tiga itu menggeliat-liat dengan cara sembrono setelah Ular Yin Mata Tiga itu merasakan rasa sakit dimata ketiganya dan kehilangan mata ketiganya.


Yun Xiao tidak membiarkan kesempatan emas itu pergi begitu saja, ketika Ular Yin Mata Tiga sedang sangat sibuk dengan rasa sakit di mata ketiganya, Yun Xiao melihat sekitar mencoba untuk mencari sesuatu, beberapa saat setelah mencari, dia akhirnya menemukan apa yang dia inginkan.


Yun Xiao langsung menggunakan teknik pertempuran gerakan kakinya menuju kearah Laki-laki Tua itu dan berkata. "Pak tua, coba pinjamkan aku pedangmu?"


Yun Xiao melihat Laki-laki Tua itu terlalu lama untuk memberikan/meminjamkan pedangnya membuat Yun Xiao memaksa untuk langsung merampas dengan cepat tanpa sempat membuat Laki-laki Tua itu untuk bereaksi karena kecepatan mencuri milik Yun Xiao.


Yun Xiao langsung pergi meninggalkan Laki-laki Tua itu tanpa mendengarkan keluhan Laki-laki Tua itu dengan menggunakan teknik pertempuran gerakan kakinya.


Ketika Yun Xiao muncul dari di depan Ular Yin Mata Tiga sambil memegang pedang besi dengan sangat erat, memutuskan Yun Xiao untuk menggunakan teknik pertempuran yang lainnya di masa lalu, yaitu sebuah teknik pertempuran Tingkat Langit, yang bernama Teknik Pertempuran: Garis Tebasan Bulan Sabit.


Namun, ketika Yun Xiao ingin menggunakan teknik pertempurannya, Ular Yin Mata Tiga itu telah perlahan mencoba untuk pulih lalu mencoba untuk mencari keberadaan orang yang menyerang mata ketiganya.


Tetapi sayangnya, hal itu sudah terlambat sebab Yun Xiao telah selesai dan ingin menggunakan teknik pertempurannya yang baru, dan juga karena Qi Langit dan Bumi di sekitar tidak dapat di gunakan dalam teknik pertempuran yang baru ini.


Yun Xiao memaksa tubuhnya untuk menggunakan Qi Bintang di dalam tubuhnya, Yun Xiao tidak peduli dengan efek sampingnya.


Walaupun Yun Xiao mengetahui kalau akan ada efek sampingnya karena memaksa menggunakan Qi Bintang ketika basis yang di milikinya masih di Tahap Pendirian Yayasan, belum bisa menggunakan Qi Bintang di dalam tubuhnya, lalu untuk bisa menggunakan Qi Bintang di dalam tubuhnya, Yun Xiao harus memiliki basis kultivasi tahap selanjutnya yaitu Tahap Koneksi Mendalam.


Ketika teknik pertempuran barunya telah disiapkan oleh Yun Xiao, dia langsung meluncurkan serangan pedang yang dipegangnya menggunakan teknik pertempuran baru miliknya hingga dapat menciptakan sebuah padatan Aura serangan pada pedang tersebut, lalu membuat sebuah pancaran Aura Qi Bintang yang panjang di sekitar pedang.


Yun Xiao langsung meneriakkan nama teknik pertempurannya sambil menghempaskan pedang yang di pegangnya ke bawah hingga dapat menebas Ular Yin Mata Tiga di depannya menjadi dua bagian ketika terkena Aura serangan pedang yang telah dipadatkan oleh Qi Bintang hingga menciptakan robekan di tanah sampai beberapa puluhan meter dalamnya.

__ADS_1


{ Teknik Pertempuran: Garis Tebasan Bulan Sabit }


Ketika melihat Ular Yin Mata Tiga terbelah menjadi dua bagian, Yun Xiao harus secara sukarela untuk membuat tubuhnya mendapatkan efek sampingnya hingga membuat tubuhnya menjadi penuh luka didalam, walaupun luka dalamnya tidak membahayakan tubuhnya, Yun Xiao tetap merasa rasa sakit meski itu hanya sementara sebelum dia jatuh pingsan.


__ADS_2