
Setelah meninggalkan Hong Yue dan Guo Mei di belakang, Yun Xiao langsung mendekati Shang Liang yang berdiri didepannya dan memanggil namanya. "Shang Liang!"
Shang Liang yang namanya dipanggil oleh seseorang berbalik dan melihat keasal suara, dia berkata. "Ada apa, Tuan Muda Yun Xiao?"
Yun Xiao yang melihat Shang Liang yang terlalu kaku dan sopan kepada dia, membuat kerutan pada dahinya untuk beberapa saat, sebelum wajahnya kembali tenang dan berkata. "Sebenarnya tidak ada apa-apa, hanya saja aku ingin berbicara dengan seseorang Laki-laki, kau tahukan di kelompok kita terlalu banyak Perempuan, jadi-"
"Maaf saja, jika didalam kelompok ini terlalu banyak Perempuan!" Chen Yinping berkata dengan nada mencibir, disaat dia memotong perkataan Yun Xiao, dia melanjutkan. "Lagian juga kami para Perempuan, selalu di pandang rendah oleh kalian para Laki-laki, hanya karena kami memiliki fisik yang lebih lemah dari kalian para Laki-laki dan menjadi beba-"
"Baiklah! Baiklah! Berhenti! Aku mengerti! Aku yang salah disini! Jadi, maafkan aku, karena aku salah berbicara!" Yun Xiao berkata dengan nada mengalah sambil tersenyum pahit, disaat Yun Xiao mendengar cibiran tidak masuk akal dari Chen Yinping, dia merasa sangat tidak berdaya ketika menghadapi Chen Yinping, lalu dia juga menghela nafas lelah dan berpikir. 'Ya Surga! Oh, teman baikku! Bisakah kau berikan aku cara termudah untuk mengerti persoalan tentang makhluk yang bernama Perempuan? Aku yang merupakan teman baikmu ini, sampai sekarang tidak mengerti satupun masalah tentang persoalan Perempuan!'
"...." Yun Xiao melirik sebentar kearah Chen Yinping berada, namun Chen Yinping hanya mendengus dingin dan lalu dia juga memalingkan wajahnya. "Hmph!"
"...." Yun Xiao tidak bisa berkata apa-apa dengan melihat sosok tidak masuk Chen Yinping, lalu dia melirik kearah Shang Liang untuk meminta bantuannya, karena dia adalah satu-satunya Laki-laki disini, selain Yun Xiao.
"???" Namun sayangnya Shang Liang terlihat kebingungan dengan apa yang terjadi.
Ketika pada saat melihat sosok Shang Liang yang kebingungan, Yun Xiao mendapatkan sebuah tamparan yang keras, karena Shang Liang juga tidak memahami tentang persoalan masalah Perempuan, dia berpikir lagi. 'Ya Surga! Teman baikku, katakan kepadaku... Siapa lagi yang bisa aku minta bantuannya?!'
Sepanjang kehidupan abadinya di masa lalu, Yun Xiao selalu bertemu dengan Perempuan tidak masuk akal, namun semakin banyak Perempuan yang tidak masuk akal ketika dia temui, semuanya tidak ada satupun yang dapat Yun Xiao pahami, bahkan mantan kekasihnya juga salah satu dari Perempuan yang tidak masuk akal tersebut.
Pada saat dia yang mengeluarkan keluhan kepada Surga, suara dingin sistem kembali terdengar seperti biasanya, sebagai sosok penyelamat Yun Xiao.
[ Master, apakah anda membutuhkan buku manual untuk memahami banyak tentang Perempuan? ]
'Eh? Memangnya manual tentang Perempuan ada didalam shop, sistem?" Yun Xiao terkejut, ketika saat dia mengetahui bahwa pemecah masalahnya tentang Perempuan, ternyata ada didalam shop sistem!
[ Tentu saja ada, namun saya sangat tidak merekomendasikannya, karena jika anda membeli dan memahami maknanya, anda akan merasa perasaan bersalah yang sangat besar terhadap semua Perempuan yang sangat dekat dengan Master di masa lalu. ]
__ADS_1
[ Jadi, apakah anda masih tetap ingin membeli buku manual itu untuk memahami Perempuan? Ah! Tenang saja untuk harganya, karena buku manual ini sangat murah, hanya 100 poin. ]
Yun Xiao berpikir dengan sangat keras, untuk masalah ini, namun ketika dia mendapatkan solusi, dia langsung menjawab. 'Tidak usah, aku tidak ingin memahami makhluk yang bernama Perempuan.'
Pada saat Yun Xiao memikirkan solusi tentang masalah ini, Yun Xiao merasa bahwa dia harus menolaknya, karena entah bagaimana perasaan dia mengatakan bahwa dia seharusnya tidak memahami banyak persoalan tentang masalah Perempuan.
Sejak Yun Xiao memahami seni kultivasi yang diberikan oleh Gurunya, dia tidak memiliki sedikit waktu luang untuk mendekati dan menggoda Perempuan, tidak seperti para kultivator lainnya, yang selalu menghabiskan waktu luang mereka dengan mendekati dan menggoda Perempuan, Yun Xiao selalu menghabiskan waktunya untuk berkultivasi, karena dia tidak memiliki bakat yang layak untuk berkultivasi, karena itulah dia terlalu fokus dengan latihannya, sampai melupakan waktu untuk memahami lebih banyak tentang masa Perempuan.
Walaupun kehidupannya begitu, Yun Xiao tanpa melakukan usaha apapun, seperti orang lain, dia selalu mendapat pendekatan dari setiap Perempuan, secara tidak sengaja, dan semua hal itu di sebabkan oleh teknik kultivasinya, yaitu Teknik Kultivasi: 9 Roda Kehidupan dalam Keberuntungan, yang mana teknik tersebut mengandalkan keberuntungan sebagai senjata utama dalam kehidupan.
[ Tsk! Begitu, sangat di sayangkan sekali, jika Master menolaknya. Walaupun sebenarnya hati saya sedikit kecewa, saya akan tetap menerima perkataan Master, karena itu adalah keinginan hati kecil milik Master. ]
'Eh?' Yun Xiao kaget ketika mendengar suara tiruan kecil decakan lidah dari sistem, namun walau dia sedang kaget, Yun Xiao tetap harus tenang, dia berkata dalam benak. 'Sistem, boleh aku bertanya?"
[ Tentu saja, Master! Anda boleh bertanya apapun kepada saya, karena saya adalah sistem bantuan anda. ]
[ Eeeee... Memangnya saya melakukan tindakan kasar dan kurang ajar itu kepada Master, ya? Padahal saya sebenarnya adalah sistem yang baik hati dan tidak sombong, jadi, bisa di katakan, tidak mungkin untuk saya bisa melakukan tindakan tersebut. ]
'Begitukah?' Yun Xiao berpikir dan mencoba untuk mengingat kembali, namun tiba-tiba saja dia memutuskan untuk melupakannya, karena dia berpikir bahwa itu hanya kesalahan kecil, dia berkata. 'Apakah aku salah mendengar tadi?'
[ Berhenti banyak berpikir tentang hal-hal kecil yang tidak penting, Master, karena sekarang lebih baik anda pikirkan dan fokus dengan masalah Makam Peninggalan didepan anda. ]
'Baiklah, apa yang kau katakan semua itu benar, Sistem. Akan lebih baik sekarang, aku berfokus dengan masalah yang ada di depanku yaitu, Makam Peninggalan.'
Yun Xiao yang telah meninggalkan kata-kata itu untuk sistem, langsung melihat ke depan dia, yang sekarang terdapat sebuah gerbang batu dengan susunan formasi lagi, Yun Xiao berbalik dan melihat kalau di belakangnya hanya ada Shang Liang dan Chen Yinping, namun dia tidak melihat Hong Yue dan Guo Mei. "Shang Liang, Chen Yinping, apakah kalian berdua melihat Hong Yue dan Kakak Mei?"
"Hmm!? Bukankah mereka berdua bersama denganmu tadi?" Shang Liang berkata dengan tenang, namun sekali lagi Yun Xiao kaget, pada saat dia melihat lagi Shang Liang yang banyak bicara, tetapi sayangnya hal itu hanya bisa berlangsung sebentar, karena sekarang kerah pada bajunya sedang di tarik keatas oleh Chen Yinping dan dia juga berkata. "Apa yang sudah kau lakukan kepada Yue'er dan Kakak Mei!?"
__ADS_1
"Meski kau bertanya kepadaku, aku sendiri saja tidak mengetahuinya, karena aku berjalan duluan dan meninggalkan mereka berdua sedang mengobrol." Yun Xiao berkata dengan tenang dan tidak marah dengan tindakan kasar yang dilakukan oleh Chen Yinping, karena dia memahami alasan di balik tindakannya, sebab pada saat ini dia sangat mengkhawatirkan Hong Yue dan Guo Mei.
Namun berbeda halnya, jika Chen Yinping melakukan tindakan kasar seperti ini tanpa alasan yang mendukung, karena jika dia melakukan tindakan kasar ini tanpa adanya alasan yang mendukung, Yun Xiao akan memberikan hukuman kepadanya!
Chen Yinping yang sedang marah, hanya bisa melihat langsung ke dua mata Yun Xiao yang tenang dan serius, sebelum dia melepaskan cengkramannya di kerah baju Yun Xiao, lalu Chen Yinping berbalik untuk pergi mencari kedua temannya, namun sayangnya dia dihentikan oleh Yun Xiao, dengan cara memegangi pergelangan tangannya, Chen Yinping berkata. "Apa yang kau lakukan!? Lepaskan tanganku!"
Yun Xiao yang melihat wajah kesal dari Chen Yinping hanya menggelengkan kepalanya, lalu dia memberikan serangan kecil di dahi Chen Yinping dengan sebuah sentilan, dia berkata. "Jangan melakukan tindakan bodoh seperti, mencari sesuatu secara sendirian, lihat disini, kau tidaklah sendirian sekarang, masih ada aku dan Shang Liang disini, jadi jangan mencoba untuk mencari sesuatu secara sendirian lagi, oke?" lalu Yun Xiao memberikan lagi sentilan kedua di dahi Chen Yinping.
"...." Shang Liang hanya mengangguk paham, namun dia tidak peduli dengan Chen Yinping yang ditegur oleh Yun Xiao, karena Shang Liang sebagai orang yang adil, tahu bahwa sekarang Chen Yinping melakukan kesalahan, dengan mencoba untuk mencari sesuatu secara sendirian.
"...." Chen Yinping yang mendapat sebuah teguran kecil dari Yun Xiao hanya merasakan perasaan sedikit kesal didalam hatinya, karena dia di perlakukan seperti seorang Anak Kecil yang mendapat teguran dari Orang Tua mereka, namun di lain sisi hatinya, dia merasakan suatu perasaan aneh yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya, dia bergumam. "perasaan apa ini?"
Chen Yinping tidak pernah mendapat perhatian dari siapa selain Ibunya, bahkan dia sebagai Perempuan juga tidak pernah mendapat perhatian dari Laki-laki, karena sosoknya yang tidak mirip seperti Perempuan pada umumnya, jika bisa dikatakan bahwa Chen Yinping ini mirip seperti Hong Yue, yang sama-sama tomboy dan kejam kepada Laki-laki.
Namun sayangnya perasaan aneh yang dirasakan oleh Chen Yinping hanya bisa bertahan sebentar, ketika pada saat dia mendengar kata-kata Yun Xiao.
"Iya... Untung saja seseorang tidak menambah pekerjaan tambahan yang merepotkan lagi." Yun Xiao berkata tenang dan santai seperti itu sambil dia melirik Chen Yinping dari sudut matanya.
"Y-Yu-Yun Xiao! Aku memang membenci orang sepertimu!!!!" Chen Yinping berteriak kepada Yun Xiao sambil menyerangnya menggunakan senjata tombaknya.
ーーーー
Didalam Makam Peninggalan, suatu tempat yang tidak diketahui.
"Kakak Mei Mei... Ini sebenarnya kita ada dimana?" Hong Yue berkata dengan nada ketakutan sambil memeluk erat lengan Guo Mei.
Lalu disisi lain, Guo Mei yang melihat sekitar, menjadi bingung karena dia tidak mengetahui tempatnya sekarang, karena disini tempatnya terlalu gelap, dan Guo Mei melirik sosok Hong Yue yang ketakutan, dia berkata. "Yue'er, bisakah kamu menggunakan teknik pertempuran api milikmu-"
__ADS_1
"Tidak! Tidak! Itu tidak mungkin! disini sangat menakutkan!" Hong Yue berkata dengan sangat ketakutan, ketika Guo Mei meminta dia untuk menggunakan teknik pertempuran apinya, karena dia berpikir jika dia kehabisan energi murni dan tiba-tiba bertemu dengan hantu, maka berakhir sudah hidupnya, itulah yang sekarang dia pikirkan!