System God Book

System God Book
Chapter. 15 - Air Mata Jiwa dan Perjudian Batu Part. 01


__ADS_3

Yun Xiao terus berjalan menuju ke Desa Nan menggunakan Teknik Pertempuran: Tujuh Langkah Astral, setiap dia berlari menggunakan teknik ini selalu saja after imagenya muncul beberapa ratusan meter sebelum menghilang lagi, terus-menerus seperti itu sampai dia berhenti disuatu tempat.


Yun Xiao yang berhenti melihat-lihat sekitar seperti sedang mencari sesuatu, dia melompat ke salah satu pohon yang ada, disana dia melihat-lihat dari atas pohon, tidak butuh waktu lama dia akhirnya menemukan apa yang sedang dia cari, dia turun lalu berlari langsung menuju kearah suatu tempat.


Yun Xiao berhenti disuatu tempat yang tidak diketahui, didepan sebuah danau ukuran kecil, Yun Xiao berjalan mendekati danau itu dan menyentuh air itu menghasilkan salah satu jarinya.


"En! Sudah aku duga ternyata ini adalah Air Mata Jiwa, ternyata didunia ini memiliki harta yang sama seperti di Domain Dewa, walaupun Air Mata Jiwa bukan hal langka di Domain Dewa." Yun Xiao berkata kepada dirinya sendiri sambil memikirkan beberapa hal didalam kepalanya.


"Berarti perasaan aneh yang aku rasakan ketika pergi ke Desa Nan sebelum dari Air Mata Jiwa ini" Pada hari Yun Xiao pergi ke pegunungan Guan pertama kali, dia pernah merasakan perasaan aneh tapi hal itu hanya samar-samar, lalu tiba-tiba saja menghilang, karena pada waktu itu Yun Xiao tidak memiliki basis kultivasi, dia berpikir bahwa perasaan aneh itu berasal dari Monster Ajaib atau Kultivator lainnya, karena itulah dia pergi tanpa melihat sebab dia hanya akan terbunuh dalam satu tekanan saja ketika dia masih manusia biasa.


Air Mata Jiwa adalah air khusus yang dapat meningkatkan jiwa seseorang, semakin tinggi jiwa seseorang semakin besar juga pertahanan jiwa yang dimiliki. Air Mata Jiwa pada dasarnya memiliki kemiripan yang sama dengan air biasa pada umumnya, karena kemiripan tersebut banyak orang-orang yang akan salah menilai Air Mata Jiwa dengan Air biasa, kecuali mereka yang memiliki banyak pengetahuan mengenai Air Mata Jiwa.


'Apakah Air Mata Jiwa ini ada seseorang yang membawanya kesini dari Domain Dewa atau memang didunia ini sudah bisa menciptakan harta seperti ini.' Yun Xiao berpikir banyak hal sampai akhirnya dia menyerah dan membiarkan aliran waktu yang menjawabnya.


"Hah..." Yun Xiao menghelakan nafas ringan dan melihat sekali lagi kearah Air Mata Jiwa yang berada didepannya. "Sungguh sayang, jika aku meninggalkan harta seperti ini! Tapi aku tidak dapat menyimpan... Tunggu!? Bukannya memiliki Inventory!"


[ Master, apakah anda ingin menyimpan semua Air Mata Jiwa ini? ]


Suara dingin sistem membuat Yun Xiao menjadi sangat senang dan bahagia, dia mengangguk dengan semangat dan berkata. "Simpan! Simpan! Ayo, simpan semua Air Mata Jiwa ini!"


Tiba-tiba riak berwarna biru keemasan muncul disekitar danau itu hingga dapat menyelimuti semua Air Mata Jiwa pada danau tersebut, beberapa saat kemudian semua Air Mata Jiwa telah lenyap tanpa ada satu sisa didalam danau yang awal terisi sekarang sudah kosong tanpa Air Mata Jiwa, Yun Xiao yang melihat semua itu menjadi tersenyum senang dan bahagia ketika mendapatkan harta yang sangat membantu kultivasinya.

__ADS_1


Dia melihat Inventory dan disana sudah ada gambar lambang Air bersama dengan beberapa lambang lainnya, Yun Xiao mengklik lambang Air dan melihat bahwa itu adalah Air Mata Jiwa, bahwasannya Air Mata Jiwa benar-benar tersimpan didalam Inventory-nya!


Ketika Yun Xiao merasa bahwa sudah saatnya pergi, dia secara tidak sengaja melirik sebuah batu kristal yang cukup besar berwarna biru langit dengan bentuk dan pola aneh terletak ditengah-tengah danau bekas Air Mata Jiwa.


Yun Xiao yang melihat itu menjadi sangat penasaran dengan kristal aneh tersebut, dia melompat dari tempatnya berdiri ke tempat kristal aneh itu, ketika didepan kristal aneh itu Yun Xiao berjongkok dan melihat lebih dekat dengan kristal aneh itu beberapa saat sebelum dia akhirnya menyentuh kristal aneh itu menggunakan salah satu tangannya.


Ketika saat Yun Xiao menyentuh kristal aneh itu tiba-tiba memancarkan cahaya biru langit yang sangat terang lalu cahaya itu mulai mengecil hingga terbentuk sebuah bola cahaya biru langit setelah itu bola cahaya biru langit itu langsung melesat sangat cepat menuju ke perut Yun Xiao atau lebih tepatnya kearah Dantiannya.


"Eh!? Kenapa kristal aneh itu masuk kedalam Dantian ku!?" Yun Xiao yang merasakan kaget menjadi sedikit tidak nyaman dengan kejadian yang barusan terjadi, dia merasa bahwa sepertinya dia telah terlibat akan sesuatu yang sangat merepotkan hingga akan membuat menjadi sakit kepala.


Beberapa saat kemudian, Yun Xiao tidak merasakan apapun bahkan kelainan tidak terjadi terhadap tubuhnya ketika kristal aneh itu masuk kedalam tubuhnya, bahkan sistem juga telah mencoba untuk memeriksa tubuh Yun Xiao tapi sistem mengatakan bahwa Yun Xiao baik-baik saja.


Yun Xiao menjadi sedikit bertanya-tanya mengenai kristal aneh itu, namun dia tidak mendapatkan apapun didalam ingatan dimasa lalu, bahkan ketika dia bertanya kepada sistem, sistem juga tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaannya karena sistem juga tidak mengetahui kristal aneh apa itu.


[ Saya tidak tahu kristal apa itu, tapi karena kristal itu tidak membuat sesuatu yang aneh pada tubuh Master maka keberadaan kristal itu bukanlah sebuah musuh. ]


Karena Yun Xiao tidak mendapatkan sesuatu mengenai kristal aneh itu, dia hanya bisa meninggalkan masalah ini untuk sekarang dan terus melanjutkan perjalanan menuju Desa Nan lalu ke pegunungan Guan.


Yun Xiao selalu menggunakan teknik kakinya berulangkali hingga beberapa puluhan menit kemudian Yun Xiao sampai didepan gerbang depan Desa Nan, disana tidak terlihat orang yang berjaga seperti di Kota Jia, disana hanya terdapat gerbang kayu dengan banyak anak-anak kecil yang sedang main.


Yun Xiao berjalan menuju kedalam Desa Nan sambil mengabaikan setiap orang yang berada disini, bahkan dia juga mengabaikan tatapan orang-orang yang penasaran dengannya.

__ADS_1


Pada saat disebuah bangunan kecil dengan satu lantai, disana bisa terlihat bahwa pintu pada bangunan itu terbuka, Yun Xiao berjalan masuk dan melihat bahwa didalamnya sedikit ramai dengan orang-orang yang sedang makan lalu tidak jauh dari tempatnya juga terlihat orang sedang mengamati batu atau beberapa ada orang sedang memotong batu, dia berdiri sebentar disana sampai ada seorang pria paruh baya datang menghampiri tempat dia berdiri.


"Selamat Datang, Tuan Muda!" Yun Xiao melihat keasal suara dan terlihat kalau pria paruh baya itu tersenyum profesional, Yun Xiao melihat sebentar sebelum dia berkata. "Tempat apa ini?"


"Ini adalah tempat perjudian batu dan disini juga terbuka kedai untuk makan. Apa ini adalah pertama kalinya Tuan Muda datang ketempat perjudian batu?"


Yun Xiao hanya mendengar perkataan pria paruh baya itu lalu memberikan gelengan kepala. "Tidak, ini bukan pertama kalinya. Jadi tempat ini perjudian batu, ya." Senyuman misterius Yun Xiao terbentuk pada mulutnya sebentar sebelum ekspresi tenangnya kembali lagi.


"Oh! Ternyata Tuan Muda sudah pernah datang ketempat perjudian batu! Baiklah kalau begitu saya akan membimbing anda untuk ketempat perjudian batu dan jika Tuan Muda ingin makan Tuan Muda hanya perlu duduk di meja makan yang kosong dan memanggil pelayan!" pria paruh baya itu tersenyum profesional kepada jawaban Yun Xiao lalu dia juga menuntut jalan Yun Xiao ketempat batu-batu yang telah tersusun rapi secara horizontal diatas meja panjang.


"Baiklah Tuan Muda, silahkan anda lihat-lihat terlebih dahulu batu yang mana akan dipilih oleh Tuan Muda!" Ketika mendengar perkataan pria paruh baya itu Yun Xiao langsung berjalan menuju kearah batu-batu itu lalu berhenti didepan batu itu, ketika Yun Xiao yang berhenti didepan batu itu tiba-tiba menutupkan mata dan masuk kedalam lautan pengetahuannya untuk mencari teknik mata khusus.


Selagi Yun Xiao mencari teknik mata didalam lautan pengetahuannya, suara-suara berisik dari orang-orang yang berasal dari belakang Yun Xiao, hanya mengejek Yun Xiao saja.


"Lihat-lihat itu, satu orang bodoh lagi yang akan kehilangan banyak uang!"


"Aiya... Tuan Muda asal mana ini? Dia sangat tampan, tapi sayangnya dia seorang yang bodoh!"


"Diam saja pelacur! Biarkan orang bodoh itu mengalami kekalahan seperti orang-orang disini!"


Beberapa saat kemudian mata Yun Xiao terbuka, karena dia sudah keluar dari lautan pengetahuannya, ketika dia sudah membuka matanya terlihat sebuah kilat energi berwarna merah keemasan, dia tersenyum misterius lalu melihat kearah batu-batu didepannya, isi pada batu-batu itu dapat terlihat oleh Yun Xiao dengan sangat jelas, dia berkata kecil. "Aku akan perlihatkan kepada kalian siapa orang bodoh disini! Sungguh keberanian yang sangat besar untuk menghina seorang Dewa!"

__ADS_1


__ADS_2