System God Book

System God Book
Chapter. 25 - Hutang dan Kondisi menyedihkan Yun Lan.


__ADS_3

Dihutan Pegunungan Guan.


Sosok remaja laki-laki tampan yang sedang tertidur (pingsan) di tanah dengan tertutupi oleh dedaunan, lalu dedaunan yang menutupi sosok remaja laki-laki itu mendapatkan sebuah respon gerakan kecil di daunnya yang menyebabkan dedaunan itu berjatuhan.


Yun Xiao yang tersadar pingsan lantas melihat ke langit-langit, yang mana itu terdapat sebuah pemandangan langit biru yang cerah dan indah, sebuah pohon yang cukup besar juga berada diatas kepalanya.


Yun Xiao mengambil posisi duduk dengan memegangi bagian kepalanya yang terasa sakit, dia menahan rasa sakit pada kepalanya sebentar sebelum rasa sakit pada kepalanya mulai mereda dan hilang.


Setelah Yun Xiao yang merasakan bahwa rasa sakit pada kepalanya telah menghilang, dia melihat sekitar dan berkata. "Ini dimana? Apa yang terjadi padaku?"


Lalu Yun Xiao mencoba untuk kembali mengingat-ingat apa yang sebenarnya terjadi, namun ketika saat ingin mencoba mengingat sesuatu, kepalanya kembali lagi merasakan rasa sakit yang sedikit lebih sakit dari sebelumnya, tetapi rasa sakit itu hanya sebentar sebelum dia mendapatkan kembali semua ingatannya terakhirnya. "Sial! Seharusnya aku mengetahui ini lebih cepat! Kejadian itu bukanlah kelahiran Harta Langit dan Bumi melainkan mirip seperti sebuah teknik pertempuran!"


Sayangnya Yun Xiao mendapatkan sebuah kesalahpahaman mengenai kejadian yang terjadi hari ini, karena ingatannya yang tersisa tentang kejadian ini telah tersegel oleh sosok yang dipanggil sebagai "Kaisar", akibat dari kesalahpahaman ini juga Yun Xiao dapat selalu melindungi hidupnya sampai pada saat hari yang ditentukan tiba.


Yun Xiao yang kesal akibat sifatnya yang selalu melupakan sesuatu yang tidak penting baginya hanya bisa menghelakan nafas ringan sebagai tanggapan akibat kecerobohan tingkat tinggi.


"Lupakan saja! Lebih baik aku melihat kondisi fisikku apakah ada yang salah." Meninggalkan kata-kata tersebut, Yun Xiao telah masuk kedalam meditasi setelah dia mengambil posisi duduk lotus.


Yun Xiao meriksa setiap detail keadaan fisiknya, namun dia tidak mendapatkan kesalahan mengenai tubuh fisiknya, lalu sesaat kemudian dia mendapatkan bahwa basis pada kultivasi telah meningkat 2x kenaikan pada tahap kultivasinya, yang sebelumnya dia memiliki tahap Pendirian Yayasan Lapisan Puncak menjadi Laut Roh Lapisan Pertengahan, Yun Xiao yang mendapatkan peningkatan pada basis kultivasi menjadi sangat senang.


"Hahahah! Surga benar-benar membantuku kali ini!" Yun Xiao berteriak sambil melihat ke langit biru dengan wajah bahagia dan senang, lalu suara dingin milik sistem membangunkannya.


[ Master, apa kepala anda baik-baik saja? ]


"Tenang saja! Kepalaku baik-baik saja! Apa kau tidak tahu bahwa Mastermu ini sedang sangat bahagia." Kata Yun Xiao.


[ Begitu, maka saya sangat senang jika melihat anda senang, Tapi... ]


[ ...Karena peningkatan tersebut sangat membantu Master sebagai balasannya anda memiliki sebuah hutang kepada saya dalam jumlah sebanding. ]

__ADS_1


Yun Xiao yang mendengarkan perkataan sistem menjadi terkejut dan gerakan Yun Xiao tiba-tiba menjadi kaku dan berhenti ketika mendengar sebuah kata "Hutang".


"H-hutang!?" Yun Xiao bergerak seperti sebuah robot dengan wajah terkejut, lalu dia bertanya dengan sistem mengenai "Hutang" yang sistem maksud. "Hutang apa yang kau maksudkan?"


[ Begitu, anda tidak tahu. Kalau begitu saya akan jelaskan secara detail dan rinci. ]


[ Pada dasarnya tubuh anda telah mengalami kondisi yang sangat rusak akibat dari ledakan energi Qi Langit dan Bumi yang ingin masuk kedalam tubuh Master, Master juga seharusnya telah mengalami kematian akibat banyaknya Qi Langit dan Bumi pada tubuhnya Master yang tidak dikelola, namun karena keikutsertaan saya, saya memberikan sebuah penolong kecil kepada anda dengan mencoba menyembuhkan setiap anggota tubuh Master yang rusak dan mengelola semua energi Qi Langit dan Bumi tersebut. ]


[ Lalu pada saat proses penyembuhan dan mengelola energi Qi Langit dan Bumi akan dilakukan, saya juga melakukan tindakan otomatis untuk menggantikan Master dalam persetujuan mengenai proses penyembuhan dan pengelolaan energi Qi tersebut, karena itulah mengapa Master sekarang memiliki hutang kepada saya, sebab semua tindakan yang dilakukan oleh saya terdapat harga yang sebanding. ]


[ Jadi jangan lupa untuk membayarnya, Oke? ]


Yun Xiao yang mendengarkan penjelasan sistem menjadi sedikit berkedut dan hampir mencoba untuk marah, namun dia tahu bahwa sistem melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan hidupnya, yang mana hal itu memaksa Yun Xiao untuk memiliki sebuah hutang untuk dibayar lunas.


"Ngomong-ngomong, berapa hutang yang aku miliki?" Yun Xiao berkata kepada sistem dengan perasaan gugup, karena dia sangat penasaran dengan nilai hutangnya, lalu ada juga perasaan sedikit takut didalam hatinya.


"6 digit? Katakan saja yang sebenarnya, jangan terlalu banyak bermain kata, jadi berapa nilai dari hutangku!?" Kata Yun Xiao, yang terlihat bingung dan sedikit marah karena sistem terlalu banyak bermain kata.


[ Iya. Iya. Nilai sebenarnya dari hutang anda adalah 780.000 poin. ]


"780.000!?" Yun Xiao yang mengetahui nilai hutangnya menjadi sangat kaget dan sesaat kemudian dia tiba-tiba batuk berdarah hingga akhirnya dia kehilangan kesadarannya.


[ Hah... ] sistem menghelakan nafas lelah ketika melihat Yun Xiao yang tiba-tiba batuk berdarah dan akhirnya hilang kesadaran.


ーーーー


Dikota Jia.


Banyak berita yang beredar mengenai kejadian yang terjadi di Pegunungan Guan, beberapa minggu yang lalu, sampai sekarang juga berita tentang kejadian di Pegunungan Guan masih menjadi topik utama, penyebab mengapa kejadian Pegunungan Guan masih menjadi topik utama adalah banyaknya orang-orang biasa dan kultivator-kultivator lemah yang terbunuh akibat kejadian yang terjadi di Pegunungan Guan.

__ADS_1


Pada saat kejadian itu terjadi juga sudah banyak orang yang mencoba untuk mencari kerabat mereka masing-masing, mulai dari keluarga kecil sampai keluarga besar, termasuk Keluarga Yun yang mencoba untuk mencari Yun Xiao, tapi sayangnya Yun Xiao tidak ditemukan.


Di Mansion Keluarga Yun, Kediaman milik Yun Lan.


Dibawah atap paviliun, sosok Yun Lan yang sangat cantik dengan balutan gaun merah muda-putih sedang duduk dan melamun dengan wajah kosongnya seperti sebuah boneka tanpa melakukan sedikitpun gerakan.


Lalu tidak jauh dari tempat Yun Lan berada, sosok Diao Chan berjalan menuju kearah Yun Lan sambil membawa sebuah makanan di tangannya, lalu duduk disamping Yun Lan.


"Saudari Lan! Lihat apa yang aku bawakan ini, ayo makan bersam-" Kata Diao Chan dengan wajah yang berpura-pura ceria tapi sebenarnya dia sangat khawatir dengan sosok Yun Lan, hal ini dapat diketahui langsung dari nada suaranya terdapat kekhawatiran.


"Aku tidak butuh makan, tolong tinggalkan saya sendirian..." Yun Lan mengatakan kata-kata itu kepada Diao Chan dengan wajah dan nada kosong, memotong perkataan dari Diao Chan.


Sejak Yun Lan mendengar kejadian yang terjadi di Pegunungan Guan, dia sudah tidak pernah lagi tersenyum seperti dulu, bahkan kondisi fisiknya juga sudah tidak dia pedulikan lagi, jika bukan karena Diao Chan yang merawat Yun Lan sejak hari itu, mungkin Yun Lan sudah mati akibat kelaparan, walaupun dia sudah tidak butuh lagi makan karena basis kultivasinya, tapi tetap saja tubuh Yun Lan butuh asupan untuk membuat dia kembali fit, jika dia tidak menyerap energi Qi Langit dan Bumi untuk tubuhnya maka satu-satu cara untuk menjaga kondisi fisiknya adalah dengan makanan.


"Tapikan Saudari Lan, jika kamu tidak makan nanti kamu akan sakit, ini sudah 5 hari sejak makanan terakhir yang kamu makan." Kata Diao Chan dengan sangat khawatir.


Yun Lan melirik dan melihat sebentar kearah Diao Chan dengan tetap mempertahankan wajah kosongnya dan kembali mengalihkan pandangannya lagi kearah lurus.


Diao Chan yang mendapatkan tatapan kosong dari Yun Lan hanya bisa menghelakan nafas berat dan dia mencoba untuk memberikan dukungan kembali kepada Yun Lan seperti biasanya, dia berkata. "Saudari Lan, kamu seharusnya yakin bahwa Tuan Muda akan kembali lagi dan berkumpul bersama kita-"


"Tinggalkan saya sendirian!" Kata Yun Lan.


"Tapikan-"


"Tinggalkan saya sendirian!!!" Teriak Yun Lan.


Diao Chan yang di bentak oleh Yun Lan hanya bisa diam dan pergi meninggalkan Yun Lan sendirian sambil membawa makanan yang dibawa, namun sebelum Diao Chan pergi dia sempat berbalik dan melihat kearah Yun Lan sebentar sebelum akhirnya dia memutuskan untuk pergi dari sana, karena Diao Chan melihat Yun Lan sedang menangis.


Pada saat Yun Lan telah ditinggalkan sendirian oleh Diao Chan, dia tiba-tiba saja menangis dan berkata. "Adik Xiao... Bukankah kamu sudah... berjanji bahwa kita akan selalu bersama..."

__ADS_1


__ADS_2