System God Book

System God Book
Chapter. 46 - Ujian Percobaan Part.07


__ADS_3

"Baiklah, bersiap-siaplah untuk Ujian Percobaan Kedua." Roh Orang Tua itu berkata kepada Yun Xiao.


Sedangkan untuk Yun Xiao sendiri, dia sedang berdiam diri didepan Roh Orang Tua itu dengan santai dan tenang sambil mengangguk kecil dan berkata. "Baik, sejak tadi aku sudah siap!"


Roh Orang Tua itu mulai membentuk kembali segel tangan, namun kali ini segel tangan yang dilakukan oleh Roh Orang Tua itu lebih rumit dari sebelumnya, lalu setelah menyelesaikan segel tangan muncul cahaya ungu dengan aura mistis dan kuno terpancar dari Roh Orang Tua itu, lalu pada akhirnya cahaya ungu dengan aura mistis dan kuno tersebut terbang dengan sangat cepat menuju kearah Yun Xiao.


"...." Yun Xiao yang merasakan sesuatu yang hangat memasuki jembatan alisnya hanya mengerutkan dahinya dalam-dalam, sebab pada saat cahaya ungu tersebut masuki jembatan alisnya, sebuah ingatan tertentu didalam pikiran Yun Xiao tergambar jelas, lalu Yun Xiao juga jatuh kedalam ilusi ingatan tersebut.


Didalam Ilusi, Yun Xiao melihat sebuah Hutan dengan banyaknya pohon disekitar lokasi, lalu ditempat itu juga terdapat dua sosok Iblis dan satu sosok manusia, dua sosok Iblis adalah laki-laki dan satu sosok Manusia adalah perempuan, mereka bertiga sedang dikepung lumayan ketat oleh Semua Kultivator Manusia yang sangat kuat sedang melayang di langit.


Sosok Iblis laki-laki yang pertama, memiliki wajah yang sangat tampan dan dingin untuk bisa sebanding dengan makhluk ilahi, mata berwarna merah tua, kulit putih yang terbalut oleh jubah mewah berwarna merah tua yang sama dengan matanya, dan juga terdapat dua buah tanduk hitam yang berada dikepalanya, menjulang keatas langit, sambil membawa artifak pedang panjang ditangannya.


Sosok Iblis ini memiliki banyak luka ringan di sekujur tubuhnya sambil Iblis ini melindungi seorang Manusia perempuan yang berada dibelakangnya, dia berkata didalam benaknya. 'Sialan! Mereka terlalu banyak!!!'


"Mengapa!? Mengapa kalian ingin menyakiti Anakku yang berada didalam kandungan Istriku!?" Iblis itu berkata dengan wajah kesal, serius, putus asa, dan marah, semua emosi yang dia rasakan bercampur aduk hingga tidak tahu emosi yang mana dia rasakan sekarang.


Lalu seseorang yang merupakan pemimpin dari Kultivator Manusia yang berada tepat di depan Iblis ini mengernyitkan dahi dengan kesal dan berkata. "Mengapa? Itu yang anda katakan, kan!? Apakah anda sungguh ingin bertanya mengenai alasannya, ketika anda sendiri telah mengetahui jawabannya, Yang Mulia Iblis!!!"

__ADS_1


"Meski aku mengetahui alasannya, tetapi mengapa kalian semua ingin membunuh Anakku hanya karena ramalan bodoh itu!!!!" Yang Mulia Iblis berteriak kepada semua orang yang berada didepannya sambil melindungi Istrinya yang sedang hamil dibelakangnya.


Sedangkan Manusia perempuan yang berada dibelakang dan berlindung di Yang Mulia Iblis, dia sedang gemetar akibat ketakutan, lalu dia juga mengelus-elus perutnya yang besar untuk menenangkan bayinya yang berada didalam rahimnya dan menenangkan dirinya juga dan bergumam. "Tenang, Anakku. Ayah dan Ibu pasti akan melindungimu."


Manusia perempuan itu memiliki wajah yang sangat cantik seperti peri bumi, mata berwarna biru langit, memakai jubah mewah berwarna kemerahan dengan sedikit gelap, dia sedang hamil besar sekitar 9 bulan.


"Jangan lupakan aku juga, Nona!" Iblis Kedua berkata kepada Manusia perempuan itu, ketika pada saat Iblis itu sedang berdiri di belakang Manusia perempuan tersebut.


Sosok Iblis laki-laki yang kedua memiliki wajah tampan biasa, mata berwarna merah darah, dan terdapat dua buah tanduk hitam dikepalanya, lalu dia memakai jubah sederhana berwarna putih-biru gelap, sambil membawa sebuah pedang kembar yang merupakan artifak tingkat tinggi, namun tentu saja pedang kembar ini masih kalah dengan pedang panjang yang dipegang langsung oleh Yang Mulia Iblis.


Mereka bertiga benar-benar terpojok dan juga terkepung oleh semua Kultivator Manusia, tidak ada celah untuk mereka bertiga pergi bersama.


("Chi Muyao! Aku akan membuka jalan untukmu, jadi bawa dan lindungi istriku berserta anakku ketempat yang aman, apakah kau mengerti!?) Yang Mulia Iblis berkata kepada bawahannya yaitu Chi Muyao dengan menggunakan telepati, hingga membuat istrinya tidak mengetahui percakapan ini.


("Tapi, Yang Mulia Iblis, anda-")


("Tidak ada tapi-tapian, ini adalah perintahku yang terakhir untukmu!") Yang Mulia Iblis berkata dengan kepada Chi Muyao dengan wajah serius.

__ADS_1


("Baik, Yang Mulia Iblis. Perintah anda adalah takdir bagi hamba!") Chi Muyao berkata dengan kepada Yang Mulia Iblis dengan wajah serius dan terdapat juga air mata yang akan jatuh di sudut matanya.


Chi Muyao yang mendapatkan perintah terakhir dari Yang Mulia Iblis langsung menjalankan perintah itu dengan membawa Istri Yang Mulia Iblis yang sedang pingsan, setelah Yang Mulia Iblis membuat istrinya sendiri pingsan, sebab jika Istrinya tidak pingsan maka istrinya tidak akan setuju dengan rencana dari Yang Mulia Iblis.


Yang Mulia Iblis yang telah selesai memberikan perintah terakhirnya kepada Chi Muyao dan juga membuat istrinya pingsan, dia langsung berlarian menuju kearah Kultivator Manusia itu, namun sebelum dia menuju kesana Yang Mulia Iblis telah menggunakan teknik andalannya yaitu Perubahan Dewa Iblis.


Yang mana saat dia menggunakan teknik ini, Yang Mulia Iblis akan langsung memasuki mode Iblis yang sebenarnya.


Yang Mulia Iblis langsung menyerang orang yang menjadi incarannya karena orang itu cukup lemah, dan juga pertahanan yang orang itu jaga juga sedikit lebih lemah dari semua pertahanan yang ada.


Yang Mulia Iblis terus-menerus menyerang semua Kultivator Manusia yang berada didekat orang itu, hingga pertahanan ditempat itu lebih lemah dari sebelumnya, namun sayang bagi Yang Mulia Iblis, rencana ini ketahuan oleh Pemimpin Kultivator Manusia, dan dia juga memberikan perintahnya kepada para kultivator yang lainnya untuk segera menyerang dan menutupi pertahanan yang hampir hancur tersebut.


Namun sebelum itu terjadi Yang Mulia Iblis langsung berteriak kepada Chi Muyao, untuk segera membawa istri dan anaknya ketempat yang aman, disaat ada kesempatan. "Chi Muyao, segera bawa Istriku dan Anakku!"


"Baik, Yang Mulia Iblis!" Chi Muyao menjawab kata-kata Yang Mulia Iblis untuk terakhir kali, sambil dia juga membawa Istri dari Yang Mulia Iblis ketempat yang aman.


"Jangan biarkan mereka berdua pergi!" Teriak Pemimpin Kultivator Manusia itu kepada semua orang.

__ADS_1


Yang Mulia Iblis melindungi Chi Muyao yang sedang membawa Istrinya dengan membunuh semua kultivator yang mencoba mengejar istri dan anaknya, namun sayangnya hal ini tidak berhasil untuk para kultivator itu, karena Yang Mulia Iblis sangat kuat ketika didalam wujud Dewa Iblis, meskipun bayaran untuk kekuatan ini adalah dia harus mengalami pengikisan pada energi kehidupannya.


"Tidak akan aku biarkan kalian semua mengejar istri dan anakku!!!" Yang Mulia Iblis berteriak kepada semua orang yang berada didepannya, lalu ketika pada saat dia melirik kearah Chi Muyao yang membawa istri dan anaknya pergi, dia sudah tidak lagi melihat keberadaan Chi Muyao dan Istrinya disana, yang mana hal itu menandakan bahwa dirinya telah berhasil melindungi anak dan istrinya, lalu dia juga mulai membentuk segel tangan yang sangat rumit dan berkata. "Teknik Pertempuran: Dunia Iblis Membawa Akhir Kehidupan!"


__ADS_2