
Pada saat dimana ketika Para Peserta telah meninggalkan Aula Keluarga Yun, dan hanya menyisakan Para Tertua dan juga Patriark Yun didalam Aula Keluarga Yun.
Yun Tian menatap langsung dengan tajam kearah Tertua Kedua yang sedang berdiri dibawahnya sambil dia menundukkan kepalanya kebawah dan berkata.
"Apakah kamu sudah mengetahui kesalahanmu, Yun Bo!?"
Yun Tian yang bertanya langsung kepada Yun Bo, karena dia sangat berani untuk mencoba membunuh Generasi Muda Keluarga Yun.
Bahkan Yun Bo juga tidak tanggung-tanggung untuk mencoba membunuh salah satu dari mereka didepan dirinya, yang mana dirinya sekarang merupakan seorang Patriark.
Yun Tian adalah seorang Patriark dari Keluarga Yun, dan juga sudah menjadi tugasnya untuk melindungi semua Anggota Keluarga Yun.
Yun Tian tidak akan keberatan, jika cucunya akan diberikan sebuah hukuman atas dosanya dan kesalahannya, baik itu disengaja ataupun tidak sengaja.
Namun bukan berarti bahwa Yun Tian tidak akan keberatan juga, jika mengetahui bahwa cucunya akan dibunuh oleh seseorang.
Hanya karena sebuah kesalahan kecil yang dilakukan oleh cucunya, dan juga kesalahan cucunya tersebut digunakan oleh orang lain untuk menutupi keinginan hatinya, yang mana sangat ingin balas dendam.
Bahkan seorang singa sekali pun akan marah ketika melihat anaknya dibunuh oleh hewan lain.
Karena itulah untuk sekarang Yun Tian sangat marah terhadap Yun Bo, dia bahkan sekarang tidak akan segan-segan untuk membunuh Yun Bo, ketika dia mengetahui bahwa Yun Bo akan membunuh cucu kesayangannya.
Yun Tian mungkin sangat ketat, dingin, dan tidak pedulian terhadap cucunya dan dia juga tidak seperti seorang Kakek pada umumnya atau Tertua Pertama yang diam-diam memberi bantuan dan melindunginya.
Yang mana jika itu orang lain, mereka akan sangat mencintai dan memanjakan cucu kesayangannya.
Tetapi tidak untuk Yun Tian, sebab dia adalah sosok yang sangat kaku dan keras.
Lalu pada saat Yun Xiao datang menemuinya untuk meminta bahan herbal saja, Yun Tian menolak permintaan tersebut.
Sebab pada saat itu Yun Tian masih berpikir bahwa Yun Xiao masih menjadi seorang pemborosan, karena itulah dia tidak ingin mengeluarkan sedikit bantuan untuk seorang pemborosan seperti Yun Xiao.
Bahkan Patriark sebelumnya memilih Yun Tian sebagai seorang Patriark, karena sifat yang dia miliki ini.
Sebab Patriark sebelumnya telah memikirkan hal ini dengan sangat baik dan mendalam, untuk membuat dia memilih Yun Tian.
Yun Bo yang mendengar pertanyaan Yun Tian hanya menggertakkan giginya dan menahan perasaan kesalnya dalam-dalam, lalu berkata.
"Iya, Patriark! Saya menyadari kesalahan yang saya lakukan, dan saya juga siap menerima hukuman untuk itu."
"Tetapi anda juga harus menegakkan keadilan untuk cucuku yang telah di hajar langsung oleh Tuan Muda Yun Xiao!"
__ADS_1
Tertua Pertama yang berada di sisi samping bersama dengan Tertua lainnya, hanya melihat semua itu dalam diam sambil menatap Yun Bo dengan tatapan tajamnya dan lalu mendengus dingin kepada Yun Bo, karena orang ini sangat tidak tahu malu.
Yun Tian yang melihat sosok Yun Bo sedang menatapnya dan dia juga dapat melihat bahwa Yun Bo sedang memainkan peran sebagai seorang korban.
Dengan hal ini juga membuat Yun Tian tidak bisa mengatakan apapun, dan yang bisa dia lakukan sekarang adalah menatap Yun Bo dalam-dalam untuk sesaat sebelum dia menghela nafas dan berkata.
"Baiklah, saya paham maksud anda."
Yun Tian mengambil sesuatu yang berbentuk bulat sempurna terlihat seperti sebuah pil dari balik lengan jubahnya, dan lalu dia juga segera melemparkan pil tersebut kepada Yun Bo dan berkata.
"Itu adalah sebuah Pil Pemulihan Tingkat Luar Biasa, dan lalu gunakan pil itu kepada Tuan Muda Yun Xun."
"Tuan Muda Yun Xun merupakan salah satu peserta turnamen tahun ini, karena itulah pasti dia segera sembuh dan saya juga tidak akan memberikan dia hukuman atas kesalahannya yang sangat berani mencoba bertarung pada saat pertemuan keluarga."
Setelah mendapatkan Pil Pemulihan Tingkat Luar Biasa, dan juga dia mengetahui bahwa cucunya lepas dari hukuman, Yun Bo masih tetap tidak puas.
'Sial! Cucuku menderita karena serangan anak nakal itu, sedangkan anak nakal itu hanya dia berikan hukuman kurungan satu hari didalam Aula Leluhur!'
Namun meski begitu Yun Bo tidak akan membiarkan perasaan tersebut keluar dan terlihat oleh orang lain, karena untuk saat ini Yun Bo dapat melihat bahwa Yun Tian benar-benar akan membunuhnya.
"Terima kasih atas kemurahan hati anda, Patriark!"
Yun Bo tidaklah takut terhadap Yun Tian, karena basis kultivasi mereka tidak berbeda jauh satu sama lain.
Penyebab Tertua Pertama melakukan tindakan tersebut murni karena dia ingin melindungi Yun Xiao. Bahkan semenjak Yun Xiao kehilangan bakatnya, Tertua Pertama sudah melindungi Yun Xiao.
"Untuk Para Peserta Turnamen kali ini pastikan mereka beristirahat dengan baik malam ini dan lalu pastikan juga keamanan mereka, karena saya tidak ingin kejadian seperti tiga tahun yang lalu terjadi lagi, kalian paham?"
Setelah mendengar perkataan Yun Tian, semua langsung memberikan hormat mereka kepada Yun Tian dan berteriak.
"Kami mengerti, Patriark!"
Lalu setelah Yun Tian mendengar jawaban dari semua Tertua, dia hanya mengangguk puas dan berkata.
"Dengan ini Pertemuan Keluarga Yun telah berakhir dan kalian semua boleh bubar!"
ーーーーー
Di sisi lain, pada waktu yang sama.
Setelah Yun Xiao bersama dengan Para Peserta turnamen di minta keluar dari Aula Keluarga Yun oleh Patriark.
__ADS_1
Mereka semua lantas pergi ketempat tujuan mereka masing-masing dan ada juga yang kembali ke kamar mereka, namun mereka juga tidak melupakan untuk berpamitan dengan Yun Lan dan Yun Xiao.
"Sampai jumpa lagi, Nona Muda Yun Lan, Tuan Muda Yun Xiao!"
"Iya, sampai jumpa lagi, kalian semua!"
"Sampai jumpa!"
Ditempat itu hanya menyisakan Yun Xiao dan Yun Lan yang masih berdiri diam disana dalam keadaan suasana canggung.
Yun Xiao yang melihat sosok cantik Yun Lan yang berada didepannya hanya menggaruk pipinya dengan canggungnya.
Bahkan dia juga tidak dapat melihat langsung kearah Yun Lan, karena Yun Xiao mengetahui semua kesalahan yang selama satu bulan ini dia perbuat.
Yun Xiao yang sedang menatap kearah sisi lain dan tidak berani untuk melihat lurus kearah Yun Lan, bahkan dengan desakan langsung dari sistem membuat Yun Xiao menjadi tambah gugup.
'Diamlah, kau sialan!'
'Baik, baik. Aku mengerti!'
Semakin dia didesak oleh sistem dengan suara dinginnya, Yun Xiao semakin bertambah gugup setiap detiknya untuk mengatakan kata-kata itu kepada Yun Lan.
Namun tiba-tiba saja Yun Xiao menjadi sangat terkejut dengan apa yang dia rasakan sekarang, karena sekarang dia sedang dipeluk oleh Yun Lan.
Pada saat Yun Xiao sedang di peluk oleh Yun Lan, dia ingin menghentikan tindakan tersebut, karena tidak pantas bagi pria dan wanita untuk berpelukan satu sama lain ditempat terbuka seperti ini.
Namun Yun Xiao segera cepat menghentikan tindakannya, yang mana dia ingin mencoba melepaskan pelukan Yun Lan.
Karena sekarang dia dapat merasakan bahwa tubuh hangat milik Yun Lan sedang gemetaran, dan juga Yun Xiao dapat merasakan bahwa jubahnya sekarang telah basah oleh Yun Lan yang sedang menangis di dadanya.
Yun Xiao yang mengetahui semua itu langsung membalas pelukan Yun Lan secara erat, yang terlihat memberitahu bahwa dia tidak akan pergi lagi.
Yun Xiao juga tidak lupa untuk mengatakan dua kata yang sangat ingin dia ucapkan kepada Yun Lan, yaitu:
"Aku kembali, Kak Lan!"
__ADS_1
Pada saat Yun Lan mendengar kata-kata itu, dia langsung mengeratkan pelukannya, dan juga air matanya terus-menerus mengalir dari kedua sudut matanya dan berkata.
"En! Selamat datang, Adik Xiao!"