System God Book

System God Book
Chapter. 30 - Wanita adalah Aktris Terbaik.


__ADS_3

Setelah Yun Xiao memperkenalkan dirinya kepada Hong Yue, dia dapat merasakan ada beberapa tatapan yang menatapnya dan melirik kalau ada beberapa orang di belakang Hong Yue sedang melihat kearahnya, sebelumnya Yun Xiao tidak memperhatikan kehadiran mereka karena fokusnya terhadap Hong Yue, dia melihat kearah mereka dan berkata sambil menunjuk. "Itu... Mereka?"


Hong Yue yang mendengar pertanyaan Yun Xiao dan langsung melihat kearah ke belakang tepat dimana Yun Xiao menunjuk, ketika Hong Yue melihat arah yang di tunjuk, dia berkata. "Mereka semua adalah anggota tim dan teman-temanku."


"Pria besar dan gagah itu adalah Shu Liang, dia adalah Putra dari Keluarga Pedagang Shu."


"Halo!" Shu Liang berkata dengan nada datar dan tidak tertarik, tetapi terdapat kesan baik pada dirinya. Shu Liang memiliki wajah sangar dan berbadan besar nan gagah yang berbalut pakaian sederhana hijau muda-kuning.


Shu Liang merupakan Putra dari Keluarga Shu yang merupakan seorang Pedagang besar di kota Jia dan beberapa kota lainnya.


Ketika melihat Shu Liang yang tidak terlalu banyak berubah dalam ekspresinya, Yun Xiao hanya menatap sebentar dan memberikan anggukan kecil sebagai tanggapannya.


"Lalu Wanita Muda yang berpenampilan heroik dan dingin itu adalah Chen Yinping, Putri dari Jenderal Besar, Chen Yu"


"Hmph!" Chen Yinping hanya mendengus dan menatap dingin kepada Yun Xiao dari sudut matanya. Chen Yinping memiliki wajah cantik kelas atas dan dingin, memiliki sosok yang montok yang terbalut oleh gaun merah dan zirah perak, yang menutupi beberapa anggota tubuh vital, dan membawa sebuah tombak dengan ukiran naga di punggungnya.


Chen Yinping merupakan Putri Pertama dan Anak Ketiga dari Chen Yu, yang merupakan seorang Jenderal Besar yang bertugas untuk menjaga Kaisar Kerajaan Dong, dia tinggal di kota Jia bersama dengan Ibunya daripada tinggal di Ibu kota bersama Ayah dan Kakak-kakaknya.


Yun Xiao tidak terlalu peduli ketika dia melihat Chen Yinping yang dingin kepadanya, hanya saja dia sedikit heran melihat Chen Yinping yang tidak menyimpan tombaknya ke dalam cincin penyimpanan daripada harus membawa seperti itu, tapi dia tidak terlalu banyak pikiran. Dan juga dia tetap memberikan anggukan kecil yang sama seperti Shu Liang, karena dia tidak terlalu tertarik sama Shu Liang, Chen Yinping, Hong Yue dan orang lain, dari pandangan Yun Xiao, keberadaan fana tidak terlalu banyak memberikan dia kesan, kecuali mereka adalah orang yang dia akui, seperti Yun Lan yang dia akui sebagai Kakaknya dan Diao Chan yang dia akui sebagai Pelayan.


Lalu setelah memberikan tanggapan kecil kepada Chen Yinping, dia melirik dan melihat Hong Yue mulai memperkenalkan orang lain kepadanya.


"Dan yang terakhir, Wanita Dewasa yang menggoda itu adalah Guo Mei, dan dia juga adalah Putri Keluarga Guo."

__ADS_1


"Halo, Adik Xiao!" Guo Mei berkata dengan nada menggoda kepada Yun Xiao sambil Guo Mei memberikan sebuah lambaian kecil kepadanya. Guo Mei memiliki wajah cantik kelas atas dan memiliki kesan yang sangat menggoda, tubuh montok dan dadanya yang besar terbalut gaun mewah merah muda-putih sambil membawa sebuah kipas besi di tangannya.


Guo Mei merupakan Putri dari Keluarga Guo yang memiliki Kekuasaan dan Kekuatan yang sama seperti Keluarga Yun, Keluarga Ouyang, dan Keluarga Hong.


Yun Xiao memberikan tanggapan yang sama seperti Chen Yinping dan Shu Liang, namun sayangnya tindakan Yun Xiao ini membuat Guo Mei menjadi tertarik, sebab bagi Guo Mei keberadaan Yun Xiao sangatlah sulit untuk ditaklukkan baik saat Yun Xiao menjadi Jenius Utama kota Jia atau Sampah yang kembali Jenius, Guo Mei juga tahu kenapa Yun Xiao sangat sulit untuk ditaklukkan, karena ada keberadaan Yun Lan, di lingkaran kehidupan Yun Xiao.


Guo Mei berjalan mendekati Yun Xiao tersenyum manis dan menggoda, dia melanjutkan. "Ngomong-Ngomong, dapatkan saya mengajak anda untuk minum teh bersama suatu hari nanti, Adik Xiao?" lalu dia menjilati bibir merahnya yang menggoda.


Yun Xiao hanya melihat sosok penggoda Guo Mei merasakan hawa dingin yang muncul dari punggungnya, dia mencari asal rasa dingin itu dan melirik kearah samping ketempat di mana asal rasa dingin itu berasal dan mendapatkan bahwa di sana sudah ada beberapa Pria yang merupakan penggemar Guo Mei sedang merasa cemburu kepada Yun Xiao!


"Siapa Bajingan yang sangat dekat dengan Guo Mei itu!"


"Rasanya aku ingin membunuh Bajingan itu!"


"Kebetulan juga aku ingin membunuh Bajingan itu!"


"Ehh... Kenapa?" Guo Mei memotong perkataan Yun Xiao dan lebih mendekati Yun Xiao sambil menatapnya dengan pandangan memelas.


"Aku hanya tidak ingin memiliki rumor yang tidak menyenangkan, tentang hubungan kita berdua nantinya, Nona Muda Guo Mei." Yun Xiao tersenyum pahit saat nafsunya sedang di mainkan oleh sosok penggoda iman yang bernama Guo Mei.


"Oh?! Hanya itu?! Aku tidak keber- Aduh!" Pada saat sosok penggoda Guo Mei ingin menggoda Yun Xiao lebih jauh, dia tiba-tiba merasakan rasa sakit pada kepalanya.


Hong Yue yang sangat kesal mendekati Guo Mei dari belakang dan langsung memberikan pukulan memotong kayu kearah kepala Guo Mei hingga membuat Guo Mei meringis karena kesakitan, dia menatap tajam kepada Guo Mei dan berkata. "Kakak Mei Mei! Apa yang kau lakukan itu sudah menyebabkan masalah kepada Yun Xiao!?"

__ADS_1


"Ehh... Itu tidak mungkinkan, Adik Xiao?" Guo Mei berkata dengan nada menggoda dan wajah memelas kepada Yun Xiao.


Yun Xiao yang melihat sosok lemah Guo Mei langsung memerah sebentar sebelum dia memalingkan wajahnya dan berkata. "Aku sedikit mendapatkan masalah dengan itu."


Guo Mei menjadi syok dengan apa yang di katakan oleh Yun Xiao, tubuhnya tiba-tiba gemetar, dia berkata dengan berpura-pura sedih. "Wuuu... Adik Xiao menggertak saya!"


Yun Xiao tiba-tiba merasakan lebih dingin pada punggungnya yang berasal dari barisan para laki-laki yang menatap dengan niat membunuh, Yun Xiao juga dapat melihat kalau sosok Chen Yinping juga menatap merendahkan dan dingin dan niat membunuh berasal dari Shu Liang, Yun Xiao juga dapat mendengarkan semua suara caci maki dari para Pria.


"Bajingan itu! Berani-beraninya dia membuat Guo Mei menangis!"


"Akan aku bunuh Bajingan itu ketika di dalam Makam Peninggalan nanti!"


"Aku juga ikut! Aku ingin sekali menghancurkan wajah putih dan tampannya itu!"


"......"


"Ha ha ha" Yun Xiao tertawa canggung dan menuduh kepala sambil berkata di dalam benaknya. 'Kenapa aku yang terlihat seperti penjahatnya disini!?'


"Sampah!" Chen Yinping berkata dengan nada dingin kepada Yun Xiao, sebelum dia memalingkan wajahnya dan mendengus.


"...." Shu Liang tidak mengatakan apapun, namun tatapan terdapat niat membunuh ketika melihat sosok Guo Mei yang (berpura-pura) menangis.


Walaupun wajah Shu Liang sangar dan seringkali di salah pahami, Shu Liang adalah sosok yang baik hati dan adil, karena itu ketika melihat Yun Xiao yang membuat Guo Mei menangis, Shu Liang ingin menghajar Yun Xiao karena berani membuat seorang Perempuan menangis!

__ADS_1


"...." Hong Yue terdiam ketika melihat sosok Guo Mei yang sangat pandai berakting, bahkan dia juga merasakan perasaan bersalah ketika melihat sosok Yun Xiao yang terlihat seperti seorang penjahat.


Yun Xiao merasakan bahwa Dunia telah meninggalkan dirinya, pada saat seorang Perempuan telah memasuki alur cerita hidupnya, dia juga sempat berpikir bahwa Perempuan itu terlahir untuk menjadi seorang Aktris Terbaik!


__ADS_2