
Yun Xiao terbangun dari kondisi tidak sadarnya, yang dilakukan oleh Roh Orang Tua itu, setelah dia mendapatkan dan melihat sebuah ingatan tertentu yang didapatkan dari Roh Orang Tua tersebut.
Yun Xiao belum bisa merespon atau mencerna ingatan tersebut, karena dia sempat bingung dengan ingatan ini, sebab kenyataannya adalah Yun Xiao berpikir bahwa apakah ada hubungan ingatan ini dengan Ujian Percobaan Kedua, lalu dia menatap Roh Orang Tua itu dan berkata. "Hey, Pak Tua! Untuk apa kau berikan aku ilusi tadi?!"
"Apakah ilusi dari ingatan ini ada hubungannya dengan Ujian Percobaan Kedua?" Kata Yun Xiao.
"Iya, ilusi ingatan yang aku berikan itu ada hubungannya dengan Ujian Percobaan Kedua." Lalu Roh Orang Tua itu tiba-tiba di selimuti oleh cahaya merah tua untuk sesaat, sebelum Roh Orang Tua itu berubah menjadi seseorang Iblis yang sangat mirip dengan Yun Xiao lihat di dalam ilusi ingatan tadi, lalu dia bergumam. "Yang Mulia Iblis."
Dan Yang Mulia Iblis melanjutkan. "Untuk Ujian Percobaan Kedua adalah aku ingin kau mencari Anak berserta Istriku, sekaligus kau bantulah Anakku untuk mendapatkan kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya."
Yun Xiao sedikit terkejut dan tidak tahu harus merespon seperti apa dengan kejutan masalah yang di berikan oleh Yang Mulia Iblis, namun pada akhirnya dia tetap kembali tenang dan berkata. "Sepertinya aku telah terlibat dengan hal yang merepotkan! Mungkin saja ini akan menambah beban masalah hidupku!"
"Oh Surga! Kesalahan apa yang sudah aku lakukan di masa lalu hingga dapat terlibat dengan masalah orang ini!" Lalu Yun Xiao menghela nafas lelah.
Yang Mulia Iblis menatap Yun Xiao dengan tatapan kaget dan tidak percaya dengan apa yang semua dia dengar barusan tadi, lalu dia berkata. "Tidakkah pemilihan kata-kata seperti itu, tidak harus kau ucapkan langsung di depan orang yang bersangkutan! Dasar Bocah Nakal!"
Yun Xiao yang mendengar perkataan Yang Mulia Iblis hanya bisa memiringkan kepalanya dan lalu dia terlihat seperti orang kebingungan, dia berkata. "Bukankah pemilihan dari kata-kata yang aku ucapkan itu sudah benar, Pak Tua?"
Yang Mulia Iblis menahan banyak kedutan di setiap sudut pelipisnya, bahkan dia juga dapat kapan saja lepas kendali setelah mendengar kata-kata Yun Xiao barusan, namun dia harus tetap sabar dan tabah menghadapi Yun Xiao, karena Yang Mulia Iblis merasa bahwa harga diri dan martabatnya akan hancur jika terbawa emosional lebih jauh oleh perkataan Yun Xiao.
'Kau harus sabar dalam menghadapi Bocah Kurang Ajar ini, wahai diriku... Semua ini hanya demi Anak berserta Istrimu!' Pikir Yang Mulia Iblis.
Lalu ada juga harga dirinya sebagai seorang Ayah, untuk mengharuskan dia menahan semua ini, sebab tujuan utama yang sangat ingin dia capai sebelum menghilang dari dunia ini adalah untuk mencari seseorang yang dapat melindungi dan membantu Anaknya, untuk bisa mendapatkan apa yang seharusnya di miliki oleh Anaknya.
"....." Yang Mulia Iblis dan Yun Xiao saling tatap menatap satu sama lain, Yun Xiao hanya bisa menatap Yang Mulia Iblis secara tenang dan biasa saja, sedangkan Yang Mulia Iblis terlihat seperti sangat putus asa di dalam tatapan serius dan bangganya.
__ADS_1
Yang Mulia Iblis baru pertama kalinya diperlakukan seperti ini, sejak dia menjadi Pemimpin Iblis di Benua Iblis, bahkan sejak masa jabatannya tidak ada satupun orang (Iblis dan Manusia) yang berani berbicara kasar tanpa perasaan seperti yang dilakukan oleh Yun Xiao, namun sayangnya semua itu adalah hidup di masa lalu sebelum kematiannya, tetapi sekarang dia telah mati dan menjadi sebuah Roh tanpa bisa dibangkitkan kembali, karena itulah dia akan melakukan apapun untuk bisa mendapatkan bantuan Yun Xiao, walaupun dia harus menjual jiwanya, asal dia dapat bantuan dari Yun Xiao, karena Yang Mulia Iblis sangat yakin dengan institusi dan insting pengalaman semasa hidupnya, mengatakan bahwa Yun Xiao dapat mewujudkan semua yang tidak mungkin menjadi mungkin.
"...." Yun Xiao yang melihat tatapan putus asa didalam tatapan serius dan bangga dari Yang Mulia Iblis, hanya bisa menghela nafas lelah dan berkata. "Baiklah, baiklah! Akan aku lakukan, Pak Tua!"
"Dan aku juga akan mencoba sebisa mungkin untuk mencari dan membantu Anakmu, jika aku bertemu dengannya." Lalu Yun Xiao sekali lagi menghelakan nafasnya.
Ketika pada saat Yang Mulia Iblis mendengar perkataan Yun Xiao, dia pun menjadi sangat senang dan bahagia, lalu dia juga tidak bisa menahan perasaan ingin menangis, namun perasaan itu hanya bisa dapat dia tahankan, sebab waktu yang dia miliki tidak banyak lagi.
Lalu Yang Mulia Iblis juga belum memberikan kompensasi atau pembayaran untuk Yun Xiao, karena telah mau menerima Ujian Percobaan Kedua ini, meskipun Ujian Percobaan Kedua ini dibuat atas keinginan dan keegoisan dia.
Lalu Yang Mulia Iblis berkata dengan sopan santun dan hangat. "Terima kasih sudah mau menerima keinginan egois milikku, Nak Yun Xiao."
Setelah mendengar perkataan Yang Mulia Iblis, sekujur tubuh Yun Xiao tiba-tiba merinding dan dia juga merasa kedinginan di punggungnya, lalu dia mundur beberapa langkah dan berkata. "Pak Tua, jangan mengatakan sesuatu yang sangat menjijikkan seperti itu! Kau benar-benar membuatku sangat takut dengan caramu mengatakan hal itu!"
"....." Yang Mulia Iblis kembali berkedut pada matanya setelah mendengar perkataan Yun Xiao, namun dia tidak mempedulikan hal itu, sebab yang bisa dia lakukan hanya menghela nafas dan berkata. "Ayo ikut aku terlebih dahulu, untuk mengambil sesuatu berserta kompensasimu."
Lalu Yun Xiao memberikan sebuah respon serius atas perkataan bercanda Yang Mulia Iblis, dia berkata. "Tentu saja, aku akan mencari Anakmu dengan menyerahkan semua hal itu kepada takdir, sebab tidak mungkin juga aku akan mencari Anakmu di seluruh Benua Cang Lan."
Yang Mulia Iblis berbalik dan menatap diam kearah Yun Xiao, yang terlihat sedang bingung, lalu Yang Mulia Iblis kembali berjalan sambil berpikir: Apa pilihan yang dia pilih ini akan membawa hasil positif?
Yang Mulia Iblis hanya menggelengkan kepalanya untuk tidak berpikir salah dengan meragukan pilihannya seperti itu, setelah dia membuang pikiran negatifnya, Yang Mulia Iblis mencoba untuk mengubah suasana sunyi ini, dia berkata. "Ngomong-ngomong, apakah kau sudah mengetahui bahwa dunia ini memiliki beberapa Benua?"
"Tentu saja, aku sudah tahu." Kata Yun Xiao dengan menjawab pertanyaan Yang Mulia Iblis dengan tenang, santai dan tidak pedulian, dia melanjutkan. "Benua Cang Lan ini hanya benua kecil dengan daratan kecil saja, dan lalu di luar benua ini masih ada benua lain dan daratan lain yang lebih besar."
"Oh!?" Yang Mulia Iblis tersentak kaget dan lalu dia berhenti berjalan untuk sesaat ketika dia mendengar jawaban Yun Xiao, sebelum dia melanjutkan kembali jalannya dan berkata. "Bagus, kalau begitu akan aku beritahu sedikit lebih dalam tentang informasi ini untukmu."
__ADS_1
"Dunia ini di kenal sebagai Dunia Bawaan Mendalam, di Dunia Bawaan Mendalam terdapat 4 Benua yang terdiri dari 3 Benua Utama dan 1 Benua Terbuang."
"Yang disebut sebagai Benua Utama adalah Benua Yaomo, Benua Youren, dan Benua Yaowu."
"Benua Yaomo adalah benua terbesar pertama didunia ini dan benua ini juga di huni langsung oleh para ras Iblis, karena itulah benua ini juga biasanya dikenal sebagai Benua Iblis."
"Lalu untuk Benua Youren adalah benua terbesar kedua didunia dan benua ini juga di huni langsung oleh para ras Manusia, namun kadang kala benua ini menjadi titik pusat bagi semua ras yang ada didunia ini."
"Dan untuk Benua Utama terakhir adalah Benua Yaowu, Benua Yaowu juga dikenal sebagai benua terbesar ketiga didunia ini, dan benua ini juga dikenal sebagai surga bagi semua ras Monster."
Yun Xiao yang mendengarkan penjelasan dari Yang Mulia Iblis mengenai dunia ini, hanya bisa mengangguk paham sebagai tanggapan, seba dia sudah mendapatkan banyak informasi, lalu dia teringat sesuatu dan berkata. "Lalu untuk benua yang disebut sebagai Benua Terbuang itu apa?"
"Benua yang di sebut sebagai Benua Terbuang adalah Benua Cang Lan ini." Yang Mulia Iblis menjawab dengan serius dan terdapat sedikit rasa meremehkan ketika dia menyebutkan Benua Cang Lan ini.
Lalu Yun Xiao tiba-tiba bertanya lagi kepada Yang Mulia Iblis, dia berkata. "Lalu mengapa Benua Cang Lan disebut sebagai Benua Terbuang?"
"Itu dikarenakan benua ini memiliki larangan mutlak bagi seluruh kultivator yaitu seseorang tidak akan dapat melangkah lebih jauh lagi ketingkat diatas Tahap Inti Emas, dan lalu seseorang diatas Tahap Inti Emas juga akan ditekan langsung dengan penekanan basis kultivasinya ketahap maksimal Inti Emas."
"Begitu..." Yun Xiao memahami mengapa Qi Langit dan Bumi di benua ini sangat tipis, lalu dia melanjutkan. "Jadi, jika seseorang ingin meningkatkan basis kultivasi diatas Tahap Inti Emas, mereka harus pergi dari benua ini..."
"Namun apakah kau tahu bagaimana cara pergi dari benua ini?" Yun Xiao bertanya kepada Yang Mulia Iblis.
Lalu Yang Mulia Iblis menjawab. "Tentu saja, aku tahu caranya, namun untuk melakukan hal itu lebih baik kau urungkan saja niatmu itu, sebab kau tidak akan dapat hidup lebih lama ketika pergi dari benua ini, karena diluar benua ini kau akan terbunuh dengan sangat mudah oleh para kultivator kuat yang berada diluar benua ini...."
"Tetapi dengan kompensasi yang aku berikan semua itu akan berubah dratis, sebab apa yang akan aku berikan adalah sesuatu yang dapat membantumu, Bocah." Yang Mulia Iblis berkata dengan bangga dan angkuhnya, mencoba untuk pamer kepada Yun Xiao.
__ADS_1
"...." Namun sayangnya Yun Xiao hanya diam tanpa menanggapi kebodohan dari Yang Mulia Iblis, sebab dia merasa belum tentu sesuatu yang sangat dibanggakan oleh Yang Mulia Iblis dapat masuk kedalam matanya (artinya menarik perhatian).