Tabu

Tabu
Tabu 12


__ADS_3

selamat membaca para riders jangan lupa berikan like comment dan tombol favorit๐Ÿ˜˜๐Ÿ™ˆ๐Ÿ˜


Rubi menoleh dengan tangan nya yang masih memegang sendok dan Garpu, Ya cowok itu sudah datang dan mendekati nya.


"Belanja apa aja Tadi Lo???"sambil mengamati Rubi


"Sayuran, buah ,roti sama cemilan" Ruby memasukan makanan lagi kedalam mulut nya


"Lo masak???"


Ruby mengangguk,


"Cepet habisin makanan Lo?"


"Kenapa Kak???"


"Habis Mandi, ntar pijitin kepala Gue! Pusing banget Rasa nya.." Lalu Brian pergi ke kamar untuk membersih kan Diri.


Ruby juga sudah selesai, dan membersihkan semua nya. Lalu duduk di atas sofa.


datang-datang Bryan langsung menaruh kepalanya di atas paha Rubi


"Apa apa'an ini kak??" membuat ruby tersentak,


" gue kan udah bilang dari tadi!! Pijitin kepala gue..."


ruby terlihat ambigu dan kaku..


" cepetan dipijit!!" perintah Brian,mencari posisi ternyaman. "Pasti gara gara salah makan nih!!" gerutu nya


ruby langsung memijit kepala pria yang sedang tidur di atas pangkuannya itu.


"Agak keras dikit dong Bi!! kayak nggak punya tenaga aja sih Lo!"


"Iya Kak.."Rubi menambah tenaga nya.


ruby terus memijit sambil mengamati wajah Cowok itu. Fix cowok ini Ganteng Maksimal.


siapapun yang melihat pria ini, pasti akan langsung tertarik.


" nggak usah ngelihatin gue mulu!!! entar Lo naksir sama Gue!!" kata Brian padahal mata nya terpejam..


"Naksir????" ruby sedikit salah tingkah

__ADS_1


" iyalah gue kan ganteng!! ingat ya Bi kita nggak boleh bawa perasaan !! ini hanya sekedar hubungan simbiosis mutualisme! lo dapat tempat tinggal Sedangkan gue dapat kenikmatan dan kepuasan!!"


"Iya!! nggak perlu dipertegas!!" ruby mulai Sewot..


Bagaimana gadis ini tidak sewot menghadapi tingkah Brian yang sok banget.


Bryan sengaja duduk di sebelah ruby usai dipijit, membuat gadis berkacamata itu menjadi salah tingkah.


merasa diperhatikan, Gadis itu langsung berpindah tempat mengambil bantal untuk tidur di atas lantai beralaskan karpet bulu yang halus.


senyum licikk dengan segala rencana bulus nya sudah terlukis di wajah Bryan


padahal sebenarnya sebelum ia pulang ke apartemen, Brian sudah bercinta terlebih dahulu dengan salah satu pacarnya. Entah mengapa hasratnya tiba-tiba kembali muncul setelah melihat ruby tiduran di atas Karpet.


"Kak Brian mau ngapain!" Sungguh Gadis ini tak percaya, jika saat ini Brian sudah berada di atas tubuh nya dan mengungkung nya.


"Sudah hampir dua Minggu lebih, aku menampung dan memfasilitasi mu.. jika diuangkan jumlahnya tidak sedikit... Jadi aku minta Hak ku sekarang!!"


"Tapi Kak??"


"Ingat point pertama!!" Brian tersenyum penuh kemenangan tangannya mulai bergerilya membuka kait bra


"Kak Rubi-" BRian langsung melahap dan meluumhat Bibir Rubi


"Kak Rubi-"


ruby ingin sekali menolak tapi tidak dengan tubuhnya, seolah menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh cowok ganteng itu.


wajahnya berubah menjadi merah dan sedikit berkeringat sambil menggigit bibirnya yang bawah


"Jangan Lo tahan! Keluarin aja apa yang Lo rasain.." Kata Brian ,sekarang brian sudah mulai melahap Dadha Ruby, seperti menikmati Eskrim. Hawa panas sudah menguasai tubuh Brian


"Aaaaahhhhhhh" Ruby sudah tidak bisa menahan nya lagi. Membuat Brian semakin bersemangat dan puas.


"Lagi Baby!" Brian mulai melepas kaos nya.


Rubi..sekarang Ya!" tangan Cowok itu mulai melepas baju Rubi.


"Kak Tunggu!" cegah Gadis itu


"Kenapa ??"


"Mana Kon dhom nya??? Rubi takut hamil"

__ADS_1


"Lo kan udah pasang Kontrasepsi! jadi Lo nggak bakalan hamil..." padahal gairah Brian sudah sampai di ubun ubun, tapi bisa bisa nya bocah ini menanya kan Hal yng konyol.


Brian kembali menikmati setiap inci tubuh gadis polos itu, tubuhnya masih alami dan kencang, tanda nya Gadis ini memang benar benar belum pernah di jamah oleh Pria mana pun. Ada Kepuasan dan kebanggan tersendiri bagi Brian.


Brian berhasil menurun kan celana Rubi. Disaat Boy sudah hampir memasuki sarang milik Rubi


Tiba tiba gadis itu mendorong dada Brian


"Rubi!!! ada apa lagi??" Brian terlihat kesal dan tidak sbar, ingin membobol segel keVirginan Rubi.


"Seperti nya aku datang bulan Kak.. coba liat ****** ***** ku.."


"Apa!!!!!" membuat Si Boy patah semangat akhir nya Si Boy lemas dan tertidur lagi. ternyata benar apa katanya, Brian melihat noda coklat tua di celana ruby.


Brian merutuki dirinya sendiri malam ini harus merasakan kegagalan untuk yang ke dua kali nya. Lagi lagi hasratnya tidak terselesaikan


Harus berhenti di tengah jalan Padahal Hasrat nya sedang membuncah.


Cowok itu meraup wajah nya dengan kasar dan kesal.


"Pokok nya Lo harus bertanggung jawab!!" Brian menuntut , setelah Ruby keluar dari kamar mandi


"Tanggung jawab??? maksud nya??"


" Si Boy butuh penuntasan!!"


" Tapi kan aku sedang menstruasi Kak??" jawab Rubi dengan polos nya.


" sini gua bisikin ntar gue ajarin!!" Gadis itu mendekat kan telinga nya.


"Apa!!!!"


"Tenang aja ini aman!! Lo ikutin aja perintah Gue!


"Nggak Mau! Maksud Kakak pake mulut kan??? Rubi nggak Mau!!"


"Bukan pake mulut! tapi pake tangan!!" Brian memperjalas maksud nya


"Tangan????" Rubi hampir takpercaya


"Ayo ikut Guee!" pria hiper dan bebas ini langsung menggelandang tangan ruby dan membawanya masuk ke dalam kamar mandi, untuk menyelesaikaan masalah nya dengan Si Boy.


"Ahhhhhhhh" Deshah Brian

__ADS_1


dengan terpaksa Ruby mengikuti printah Brian, walau tidak berpengalaman. Setidak nya Boy dapat tidur dengan tenang


__ADS_2