Tabu

Tabu
Episode 38


__ADS_3

"Brian! cuek banget sih sama aku!"


"Cuek gimana Sin?? kamu mau aku suapin???"


"Nggak gitu! dari tadi bawaan nya males gitu! emang kamu nggak suka apa?? ketemu sama aku.."


"Nggak usah ngelantur deh!emang aku kayak gini kan??"


"Kamu nyebelin ih!!" Sinta mencebikan bibir nya terlihat sangat kesal.


"Kamu minta aku dateng, buat jemput kamu..aku udah dateng! minta ditemenin makan..sekarang juga aku temenenin?? terus gimana lagi???" Brian mulai menyulut rokok nya dengan korek api.


"Dua hari lagi kita bakal tunangan ya Bri! Kamu jangan macem macem!!"


"Kamu sendiri gimana??!" Brian sengaja berkata seperti itu untuk menyindir nya, karena ia tahu sampai saat ini Sinta masih berhubungan dengan Nugi.


"Kamu kan tahu..aku cinta nya cuma kamu, apa pun aku lakuin demi bisa hidup bareng sama kamu!" jawab Sinta dengan ekspresi berbeda.


"Kak Sinta!!" panggil Krisna dari ujung pintu, sambil mengangkat tangan nya kebetulan saat itu tepat Sinta menghadap ke Arah nya.


"Sini!" Sinta melambaikan tangan nya.


"Kakak makan disini???" Tanya Krisna "Apa kabar kak Brian!" imbuh nya


"Baik..Ayo gabung!" ajak Brian.


Kemudian Krisna menggeser kursi duduk di sebelah Sinta.


"Ngapain kamu disini?? abis nongkrong???" tanya Sinta pada adik nya. Krisna adalah adik kandung Sinta.


"Enak aja!! cari buku nih? persiapan buat bikin Skripsi.."


"Mau makan apa Kris?? sekalian aja..kita juga baru dateng kok!" sapa Brian.


"Bentar Kak! nunggu temen!" Krisna mulai membuka buku menu.

__ADS_1


"Kesini sama teman kamu???" tanya Sinta


"Iya! tuh dia!!" Krisna Menunjuk Ruby yang baru saja datang dari arah toilet.


Sinta mulai tersenyum semrik.Krisna melambaikan tangan nya Agar Ruby datang ke meja nya.


Mata Ruby seperti ingin lepas dari tempat nya, Ia tidak menyangka akan bertwmu bahkan duduk bersama Sinta disibu.


Jantung nya berdegub dengan kencang, wajah nya terlihat sangat canggung.


"Ayo duduk By!" sapa Sinta, sontak membuat Brian menoleh ke arah samping nya.


Ruby dan Brian saling menatap, seolah tak percaya akan bertemu di sini. Ruby menelan saliva nya dengan kasar.


Sedang kan Brian, dengan sekuat tenaga menahan diri nya untuk bersikap biasa biasa saja.


"Eh..kok berdiri aja! ayo duduk!" titah Sinta lagi.


Dengan ragu ragu dan segala perasaan nya yang bercampur , dengan terpaksa Ruby menggeser kursi duduk disamping Brian dengan jarak yang sangat dekat.


"Jelas kenal dong?? Ruby kan magang di perusahaan Brian Kris? oh iya! kalian kok bisa bareng makan disini?"


"Iya kak! kita satu kampus! satu dosen bimbingan juga! maka nya nyari buku bareng?" jawab KRisna


Brian hanya diam mendengarkan sambil menghisap rokok nya tanpa berkomentar.


"Cieeeee..awal nya temenan?? terus deket..lama lama pacaran! iya kan????" ejek Sinta membuat Telinga Brian memerah.


"Apaan sih Kakak!" jawab Krisna Malu malu. Sedangkan Rubi hanya diam ,terpaksa tersenyum.


"Gimana By! kalian ini cocok Lho??? sama sama Muda! Krisna ini anak laki laki satu satu nya di keluarga kita Lho By?? udah ganteng, pinter Tajir lagi! pokok nya banyak yang ngejar ngejar diai!" Sinta menajam kan kata kata nya untuk menyindir Ruby.., Brian semakin muak dengan ocehan Sinta


"Kakak! apaan sih!!"


"Iya kan bukti nya Gitu Kris! Ruby pinter banget nya memilih temen cowok??" imbuh nya lagi, membuat Ruby semakin terpojok sehingga suasana hening seketika.

__ADS_1


"Maksud Ku, kalian cocok!! pasangan yang serasi!! Kakak tunggu kabar pacaran kalian ya??" Sinta mengalih kan pembicaraan, membuat cair seketika.


Mereka makan sambil ngobrol, hanya Ruby dan Brian yang tidak banyak omong, ada kecanggungan di antara mereka.


"By! itu mulut kamu masih ada sambel nya! kata Krisna , belum juga Krisna berhasil membersih kan mulut Ruby. Tangan Krisna lebih dulu berhasil meremat paha Gadis itu.


Lagi lagi membuat Rubi gelagapan.


"Uhuk!! uhuk!! Uhuk!!" sampai membuat Ruby


tersedak. Spontan membuat Brian dan Krisna sama sama memberikan Gelas nya yang berisi air putih kepada Rubi


Sekilas Ruby melirik Pria yang ada disebelah nya, Hanya ia lah yang tahu maksud dari tatapn Pria ini.


Ruby memilih untuk tidak mengambil kedua gelas pemberian Brian dan Krisna.


Memilih meminum minuman nya sendiri.


"Sayang??? boleh nggak aku nyicipin Iga bakar kamu??" Sinta mengalih kan pembicaraan.


Brian dengan sengaja menyuapi sambil mengusap pipi Sinta dengan lembut Membuat Ruby menunduk dan semakin tidak nyaman.


Kebetulan Sinta dan Krisna sama sama berpamitan untuk ke Toilet, kini tinggal mereka lah yang berada disana.


Brian menatap Ruby dengan tajam, seolah ingin memakan nya. Sadar diperhatikan, Ruby memilih untuk diam memainkan hape nya.


"Sini hape ku!!" pinta Ruby,tiba tiba hape nya di sambar oleh Brian.


"Nggak!! Gue nggak suka Lo deket sama Krisna!"


"Apa urusan nya! hubungan kita udah selesai!!"


"Gue nggak perduli! sekarang Lo pulang! atau Hape Lo nggak Gue balikin!" ancam nya dengan serius!!"


"Egois!!" Dengan terpaksa Ruby menuruti kata kata Brian dari pada Hape nya beneran nggak dibalikin.

__ADS_1


Ruby menghentak hentak kan kaki nya di sepanjang jalan.Mengumpat Brian habis habisan.


__ADS_2