
selamat membaca para rider semoga senang dan menghibur ya Jangan lupa untuk memberikan like comment dan tombol favorit agar penulis semangat๐๐๐
"Ruby!!!" Panggil nya saat Rubi keluar dari Ruang dosen.Sehingga membuat Langkah nya terhenti
"Hai Apa kabar?? masih ingak ka?? Aku Krisna!!"
"Baik.." jawab Rubi, mengangguk kan kepala nya
"Ada Perlu ya sama Dosen.." Krisna berbasa basi
"Iya..tapi udah selesai kok.."Rubi melanjut kan langkah nya.
"Rubi tunggu!!" Pria itu mengejar Rubi,Namun tak di hirau kan oleh nya.
"Gimana kalau kita ngobrol dulu..."
"Maaf Kris, aku nggak bisa.."
"Ya udah, Bagi nomer Whatsaap nya boleh Dong??"
"Hape ku ketinggalan, lagian aku lupa sama nomer hape ku sendiri??"
"Oke! kalau gitu-" belum saja Krisna selesai meneruskan kalimatnya, ruby lebih dulu berhasil memotong pembicaraan.
"Krisna! Aku masih ada kerjaan lain.. Aku permisi dulu ya!!" Rubi meninggal kan krisna dan semakin mempercepat Langkah nya.
ternyata dari kejauhan ada mata yang memandang dan mengawasi Ruby.
"Lama nunggu ya Kak!!" kata Rubi, masuk ke dalam lalu menutup pintu mobil.
"Baru aja sampai!!"
dari kampus Brian mengajak Rubi untuk pergi, membeli perlengkapan Furniture
"Selamat Siang Pak..." Sapa salah seorang Marketing
Brian memberi senyum terbaik nya.
"Loh istri nya kok nggak di gandeng sih Pak???" Membuat Brian dan Rubi saling menatap.
"Istri?????""
"Iya! Pasti Bapak dan Ibu, pasangan suami Istri yang baru menikah kan???"
Rubi menelan saliva nya dengan kasar.
"Bapak dan ibu sangat serasi, Yang satu Ganteng. yang satu Cantik nya alami dan masih muda lagi.. Ayo silah kan di pilih.."
__ADS_1
Brian menatap aneh, mereka berdua sama sama bingung.
Brian Tertawa ngakak setelah kepergian marketing tersebut. "Sial baru kali ini ada orang yang nganggep Gue bapak bapak.."
"Kak Aku mau sofa yang ini! sama kasur yang ini!" Rubi menunjukan pilihan nya.
"Nggak! itu jelek! nggak ada seni seni nya!"
"Tapi aku suka yang ini!!"
"Tapi aku nggak suka!! Cari yang berseni tapu tampilan nya modern dan elegan!"
"Kak Brian! Terserah aku dong mau nya yang mana! ini kan buat aku!" Rubi mulai Protes.
"Tapi yang bayar siapa?? Pakai Duit siapaa???"
"Egois! mau mennag sendiri!!"
"Gue nggak perduli!! Beli itu aja! sama yang itu!" Bryan langsung memilih dan membayar apa yang menjadi pilihannya tanpa meminta persetujuan dari Ruby.
mau gimana lagi ruby nggak bisa melawan apa yang menjadi keingin Brian..Setelah puas berbelanja Furniture, Brian mengajak Ruby
makan di Mekdi.
Rubi memilih menu Hot Wings, sedangkan Bryan memilih Triple chesee Burger.
"Makan nya pelan pelang..."
"Lo itu kecil, tapi makan Lo banyak!" Brian menggeleng melihat Rubi yang Lahap makan.
"Hati hati ntar Lo tersedak. "
"Nggak tenang aja!!"
Rubi berhenti mengunyah, saat tangan lembut Brian mengusap pipi nya, Lagi lagi jantung nya di buat berdebar.
"Nggak usah melotot! mulut lo belepotan! Nih ada saos nempel di pipi sama mulut Lo!!!"
"Sayang!!!" suara itu tak asing di telinga Brian.,
"Kamu makan disini juga??? kok nggak ngabari aku sih???" Tanpa sengaja Sinta melihat Brian disini
"Sinta???" Brian tidak menyangka jika akan bertemu dengan Sinta disini, sedangkan Rubi pura pura tidak melihat dan menerus kan makan nya.
"Tadi habis pemotretan... siapa Dia???" Menggelendoti lengan Brian, menanyakan Gadis kecil yang makan satu meja dengan nya
Brian mengelus rambut Model cantik itu, "Mahasiswi yang Magang di kantor... Kamu Sendirian???"
__ADS_1
"Oh.. Nggak sayang! pasti nya sama Yola lah! tuh masih dibelakang! oh iya.. Nanti aku pulang ke Appartemen kamu ya?? Aku kangen sama kamu.. "
Brian melirik ke arah Rubi
" Aku ke Toilet Bentar.." pamit Brian lalu beranjak.
"Hai anak manis..." sapa Sinta Ramah.
"Hai Kak..." jawab Rubi sedikit canggung, mencoba menutupi kegelisan nya,
"Gimana magang di perusahaan Brian??!"
"Ya Gitu deh Kak.. Baik, Kak Jeha sangat membantu tugas akhir dari Kampus.."
"Oh ya..Seperti nya kalian sangat dekat Ya???"
Membuat Rubi kelabakan mencari alasan dan berpura pura tenang agar tidak ketahua
"Kita belum kenalan, Aku Yasinta tahu kan sipaa aku???? Aku juga calon istri Brian.."
"Rubi kak. "
tiba-tiba ponsel milik Rubi bergetar, ternyata Brian mengirim pesan Chat untuk Diri nya.
"Keluar sekarang..tunggu Gue di mobil! Gue di Parkiran!"
"Kak Sinta...Aku pamit ya???"
"Nggak nunggu Brian????"
Rubi menggeleng ,lalu pergi setelah berpamitan.
"Ada apa Kak??" Ternyata Brian Sudah menunggu nya
"Tunggu bentar! Lo masuk aja ke dalam mobil..Ntar Gue susul.."
"Baik Kak!".
"Sorry Lama!Sakit perut.." kata Brian pada Sinta.
"Sin..Aku pulang dulu ya.."
"Kok pulang sih???? Ya udah aku ikut pulang ya..."
"Next time, aku masih ada kerjaan.." sambil mengelus pipi cantik nya.
"ya Udah.. hati hati!"
__ADS_1
"Habis makan..terus pulang, jangan lupa ngabarin aku..." pesan Brian
"Iya sayang!!"