Takdir Cinta Sya

Takdir Cinta Sya
Masak bareng bibi


__ADS_3

Seperginya fikry, mama virni mendekati syazani yang masih merasa bersalah, di genggamnya tangan menantunya dengan perasaan sayang.


" Jangan kamu fikirkan masalah tadi ya, kamu tidak salah kok sayang"


" Iya ma, terima kasih ya ma, sudah mempercayai sya"


Mama virni mengangguk seraya mengelus pundak syazani dengan lembut serta bangkit mengajak anaknya untuk istirahat kembali.


"Gan, ajak syazani masuk kamar, istirahatlah nak" ujar mama virni


" Iya ma, kalau begitu kami duluan ya ma pa" ucap reagan


Kedua pasangan yang usianya jauh berbeda itu saling menggandeng tangan pasangannya masing-masing berjalan menuju kamar mereka masing-masing, sesampai di kamar, syazani melihat jam ternyata masih jam 04.00 wib, ia mengajak suaminya shalat tahajud bareng, namun sebelum itu mereka mandi besar terlebih dahulu.


Alunan suara ayat demi ayat menggema di ruangan mereka, dan siapa saja yang melihat pemandangan ini, pasti merasa iri melihat sepasang kekasih mengaji bersama, dan saling memperbaiki bacaan, tibalah masuk waktu subuh reagan mengimami syazani untuk salat bersama.


Usai melaksanakan kewajiban reagan ia memilih untuk tidur kembali, sedangkan syazani ia memilih pergi ke dapur untuk membantu bi inem.


" Assalamualaikum bi... " sapa syazani lembut


" Wa'alaikumussalam nyonya" jawab bi inem tak kalah lembut

__ADS_1


" Apa yang bisa sya bantu bi? " tanya syazani


" Nya, mohon maaf ni, ini biar bibi saja yang mengerjainnya ya, bibi bukan apa, bibi takut nanti nyonya besar marah melihat nyonya turun dapur" jawab bi inem khawatir.


Dengan tersenyum syazani langsung mengambil pisau dan mengupas beberapa wortel


" Bi, percayalah dengan sya, mama nggak akan marah kok, bibi. tenang saja ya" ucap sya menenangkan


" Iya nya.... " imbuh bi inem pasrah


" Bi nasi gorengnya biar sya yang masak ya, bi inem masak yang lain saja"


"Baik nya"


" Sayang... apa yang kamu lakukan? " ujar mama virni, terkejut melihat menantunya turun dapur


" Assalamualaikum mama" sapa sya dengan santai tersenyum menghampiri mama virni lalu menggandeng tangan sang mama ke meja makan


"Wa'alaikumussalam sayang, nak kamu tidak perlu repot-repot turun ke dapur kan sudah ada bi inem" jelas mama


" Iya ma, tapi tadi sya ingin mencari kegiatan saja, boleh ya ma"

__ADS_1


" ya sudah, terserah kamu deh" pasrah mama virni


" Ma!! sya ke kamar dulu ya, bangunin mas reagan" pamit sya sopan


" Iya sayang, lekas bangunin suamimu biar kita sarapan bersama, mama juga mau membangunin lajang lapuk mama"


Sesampai di kamar syazani tidak melihat suaminya, namun terdengar suara keran hidup di kamar mandi, ternyata suaminya sudah bangun, ia pun menyiapkan pakaian santai suaminya.


" Sayang... kamu dari mana, hmmm" tanya reagan


"Aku bantuan bi inem masak mas" jawab sya spontan


" Wah, istriku... ternyata mas gak salah pilih istri" Ujar reagan sembari memeluk istrinya dari belakang


" Iiih mas pagi-pagi udah mesum" ketus syazani


"Biarin,asal bersama kamu" jawab Reagan asal


" Yasudah mas mau siap-siapan dulu, kita keluarnya barengan ya!!! "


Dengan patuh sya duduk di sofa menunggu sang suami besiap, sambil tangannya berselancar di benda pipih yang sejak semalaman tidak ia sentuh. Ia melihat ada pesan masuk dari bundanya ia pun segera membukanya.

__ADS_1


Deg


__ADS_2