Takdir Cinta Sya

Takdir Cinta Sya
Pulang ke rumah utama


__ADS_3

Karena badan syazani hari ini cukup lelah, dan ia juga merasa di bawah sana masih terasa begitu perih,ia pun tidak memenuhi ajakan suaminya, Ia menolak secara halus, agar tidak menyakiti perasaan suaminya, Reagan sadar akan ulahnya habis subuh tadi, akhirnya siang itu mereka habiskan waktu mereka dengan bercerita, mengingat awal pertemuan mereka sampai sekarang ini. Tengah asyik bercerita terdengar suara deringan hand phone milik reagan, ia pun segera mengangkatnya.


selesai menerima panggilan, ia mengusap rambut sang istri, seketika mata mereka bertabrakan.


" Telefon dari mama ya mas?" tanya sya


" Iya sayang, mama tadi bertanya kita kapan pulang, dan mama ingin kita pulang ke rumah nya dulu, gak apa-apa kan?" ujar Reagan lembut


" Iya mas, tidak apa-apa, oiya teringatnya kita kapan chek out dari sini mas? " tanya syazani


" Insya Allah sore ini, tadi mas sudah bilang sama mama sore ini kita pulang"


Syazani mangut-mangut sambil berjalan mengarah koper mereka untuk di bereskan.


****

__ADS_1


Berbeda dengan seorang lelaki yang tengah duduk bersandar di kursi kebesarannya sembari melihat selembar foto yang ada di tangannya.


" Berbahagialah... melihatmu selalu tersenyum itu sudah membuat ku bahagia walau tak bersama mu" Lirihnya sembari menghapus bulir-bulir bening yang tengah terkumpul di pelosok matanya.


***


"Kamu sudah siap yang?" tanya Reagan sembari membetulkan kancing di lengannya


" Sudah mas, ayo kita jalan" ( sembari menggandeng tangan kiri Reagan)


" Yang, kamu kenapa? " tanya Reagan sembari menyetir mobil sementara tangan kirinya menggenggam tangan syazani dengan penuh kehangatan.


" Aku rindu sama bunda dan ayah mas" jawab syazani


" Insyaa Allah, besok kita ke rumah bunda ya" ucap Reagan sembari tersenyum dan tangan kirinya mengelus-elus tangan kanan syazani

__ADS_1


Hati syazani begitu senang, mendengar ucapan suaminya sehingga terlihat binaran di matanya, perjalanan menuju rumah utama tidak lah terlalu jauh hanya memakan waktu kisaran satu jam jika tidak macat.


Kini sepasang pengantin baru itu tengah duduk bersama sepasang kekasih yang berbeda jauh usianya dari mereka, ya dua jam yang lalu Reagan dan syazani telah sampai di rumah utama, kini mereka saling bercengkerama bersama kedua orang tua Reagan, asyik bercerita Reagan teringat dengan kakaknya.


"Ma,,, kakak kemana, kok tidak kelihatan? " tanya Reagan


" Kakakmu lagi di luar kota gan, selesai acara kalian, kakakmu pamit berangkat ke kota s, anak cabang perusahaan kita lagi bermasalah, makanya malam itu juga ia berangkat bersama juna" jawab mama Reagan


"Apa tidak bisa di kendalikan oleh yang lain pa?" tanya Reagan kepada ayahnya


" Tidak bisa gan, karena anak perusahaan kita hampir kolaps makanya kakakmu yang langsung turun tangan" jawab papa al sedikit pusing memikirkan anak perusahaannya di kota s


" Jadi sekarang sudah gimana pa, apa sudah ada kabar dari kakak? " tanya Reagan


" Kata kakakmu, ada yang mencoba bermain di perusahaan, saat ini sedang di selidiki oleh kakakmu gan, doakan semoga masalah ini cepat selesai ya" ujar papa al

__ADS_1


Mendengar jawaban ayahnya, Reagan mangut-mangut seakan paham keadaan, Reagan anak kedua dari mama virni anita dan papa aldamsyah, Reagan sejak dulu memang tidak begitu menyukai dunia bisnis, ia lebih tertarik dengan dunia tentara, berbeda jauh dengan kakaknya sejak kecil kakaknya memang menyukai dunia bisnis sampai sekarang.


__ADS_2