
Assalamu'alaikum kakak
Aku mau mempromosikan novel baru ku yang berjudul " Pilih Aku atau Dia"
ceritanya seru mengandung bawang, monggo mampir ya kak...
Prolog
Nagita mayeswari seorang ibu dari tiga orang anak, satu laki-laki dan dua perempuan, anak pertamanya adalah diandra magentara yang kini berusia empat belas tahun yang sedang menduduki bangku sakolah menengah pertama, dan anak yang kedua dinda ayunda magentara yang berusia enam tahun rencananya bulan depan ingin memasukinya ke sekolah dasar, sedangkan yang ketiga yaitu mikayla priana megentara dua bulan lagi ia akan memasuki usia empat tahun, tidak terasa ya anak -anaknya sudah besar.
kita lanjut lagi ya...
Suaminya bernama araav magentara ia seorang pengusaha sukses yang memiliki perusahaan pertambangan dan perhotelan yang cukup besar di kota jakarta.
Usia pernikahan nagita dan araav sudah cukup lama, selama pernikahan mereka tidak ada masalah baik ekonomi maupun masalah yang lainnya. namun, lima bulan belakangan ini araav terlihat begitu berbeda dari sebelumnya, biasanya ia pulang dengan tepat waktu dan membawakan hadiah baik untuk anak - anak maupun untuk nagita. Namun, lima bulan belakangan ini, kebiasaan araav yang dulu sudah mulai terkikis dengan sendirinya, dengan besar hati nagita tidak pernah memintanya.
__ADS_1
Seperti malam ini, jam sudah menunjukkan pukul 22.00 wib, namun tidak ada tanda -tanda araav pulang, di telepon tapi tidak di angkat membuat nagita semakin khawatir.
" Mas... kamu di mana" ujarnya sembari bejalan dengan mundar mandir dengan hati yang tidak tenang ia mencoba menelepon sang suami, namun masih sama tidak di angkat.
"Ya Allah, lindungilah suamiku" doanya
" Bunda... " suara rengekan dari mikayla membuat nagita menoleh dan menghampiri sang buah hati
" Kok sudah bangun nak? hmm" tanya nagita sembari mensejajarkan tubuhnya dengan si gadis kecil
" Yasudah, bunda temani bobo ya nak" di angkatnya tubuh anaknya yang lumayan berisi itu, lalu di tidurinya di samping anak nya nomor dua yaitu dinda. Sambil menyanyikan lagu nina bobok, di elus-elusi punggung putih sang buah hati terlihat si anak sudah lelap tidur, ia pun beranjak dengan pelan menurunkan kakinya dari ranjang anak-anaknya.
Di saat ia keluar kamar anak-anaknya, bertepatan pula bunyi suara deruman mobil di luar, ia pun bergegas turun ke bawah dan menyambut kepulangan sang suami yang terlihat begitu lelah.
" Kamu belum tidur?" tanya nya dengan nada tidak suka
__ADS_1
" Belum mas, hati ku tidak tenang, jika suami ku belum pulang" ucapnya sembari menyalami tangan sang suami dan mengambil tas yang di bawa oleh sang suami.
" Akhir-akhir ini kamu sering pulang larut malam mas, ada masalah ya di kantor? tadi aku hubungi kenapa tidak diangkat mas? kamu sibuk ya? ucapnya dengan berbagai banyak pertanyaan sembari mengikuti araav dari belakang
" Kamu bisa diam gak, aku capek " bentak araav
deggg
Ini baru pertama kali ia mendapat bentakan dari suaminya, selama ini jika ia banyak pertanyaan bahkan mengomel jika araav melakukan kesalahan, araav tidak pernah membentaknya. nyeri, sakit itulah yang nagita rasakan.
" Kamu membentakku mas?" tanyanya lirih
Biasanya jika araav melakukan kesalahan sehingga membuat nagita menangis, araav langsung bersimpuh di kaki sang istri lalu meminta maaf, namun kali ini tidak, sangat berbeda dengan araav magentara yang ia kenal.
" Kenapa? kamu tidak suka? aku lelah jadi tolong jangan banyak pertanyaan, aku pusing git" ucapnya langsung berlalu ke kamar mandi.
__ADS_1
" Git ?"