Takdir Cinta Sya

Takdir Cinta Sya
Ibadah bareng


__ADS_3

Sambil menunggu istrinya keluar dari kamar mandi ia pun duduk di sofa sambil membuka pesan-pesan yang ternyata dari teman-teman mereka di semasa putih abu -abu ada yang histeris sampai menelpon lima kali tidak terjawab dan itu adalah perilaku doni teman sebangkunya yang dari dulu tukang kepo, sampe sekarang pun masih tukang kepo, ia pun tersenyum membaca masing-masing pesan dari teman-temannya dan itu tidak lepas dari pandangan syazani yang sejak lima menit tadi sudah keluar dari kamar mandi dengan wajah berseri.


Sangkin penasarannya ia datang menghampiri suaminya untuk memastikan agar tidak ada yang tertutup artinya ia ingin dalam berumah tangga saling terbuka, karena hubungan kian lama dan saling ldr-an, ketika sudah berumah tangga suami pegang Hand phone sambil tersenyum-senyum sendiri membuatnya sedikit curiga.


" Mas, kamu melihat apaan sih, kok dari tadi senyum-senyum gitu?" ujar syazani menyelidiki suaminya


Terdengar suara kekehan dari sang suami melihat istrinya seperti mencurigainya.


" Kamu masih ingat doni, teman sebungku mas? " jawab Reagan santai


" Iya masih, kenapa emangnya dia mas?" tanya syazani penasaran

__ADS_1


" Dia semalam tidak bisa datang karena masih di luar negeri, jadi tadi mas lihat ada beberapa pesan darinya serta ada lima panggilan tidak terjawab darinya juga, ia masih sama seperti dulu yang, kepo" gelak - gelak kecil keluar dari mulut reagan


" Maafin aku ya mas, aku tadi sedikit mencurigai mas" ujar syazani dengan menundukkan kepalanya


" Maa saya Allah istriku, tidak apa -apa sayang mas gak marah, ya sudah mas masuk kamar mandi dulu ya biar kita salat berjamaah" ujar Reagan gemas melihat tingkah sang istri


Sambil menunggu sang suami, syazani langsung membentang sajadah untuknya dan untuk suaminya, dan ia duduk diatas sajadah sambil melantunkan ayat-ayat Allah.


Usai melaksanakan salat mereka berzikir bersama-sama dan berdoa juga bersama-sama, ketika Reagan menjulurkan tangan kanannya, syazani langsung menyalaminya dengan takzim, ada kehangatan menjalar di hatinya.


" Sayang kita ibadah bareng yuk" ajak Reagan lembut

__ADS_1


" Ibadah bareng" beonya


" Iya, kamu sudah siapkan? tanya reagan


Syazani, bukannya ia tidak tahu tentang hak dan kewajiban seorang istri, ia paham betul tentang itu, tapi ada rasa takut, ngilu menjalar di tubuhnya, namun tidak mungkin ia menolak permintaan suaminya,ia tidak ingin berdosa, untuk mencari pahala dan keridhaan suaminya ia pun menerima ajakan suaminya.


Sebelum melakukan hubungan suami istri, mereka melaksanakan salat sunah dua rakaat terlebih dahulu, selesai melaksanakan salat Reagan membuka mukenah syazani dengan lembut, lalu ia membawa syazani ke atas ranjang, gugup itulah yang dirasakan syazani, namun kini ia telah menjadi seorang istri ia harus siap melayani suaminya dengan baik.


Dan akhirnya pagi itu terjadilah pergulatan panas antara sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta, dan kini syazani sudah sepenuhnya milik reagan.


Setelah melakukan pergulatan panas, kini keduanya tertidur sambil berpelukan karena kelelahan, hingga sinar matahari masuk menyinari horden-horden yang masih tertutup, namun kedua sepasang kekasih masih enak di alam mimpinya, hingga pukul 09.00 wib, Reagan terbangun dengan menampilkan wajah yang berseri apalagi melihat sang istri masih nyaman dengan dunianya, ia pun mengecup kening istrinya, lalu masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2