Takdir Cinta Sya

Takdir Cinta Sya
Aku lapar


__ADS_3

" Ushhhh" terdengar suara syazani seperti kesakitan


" Kamu sudah bangun yang... " langsung menghampiri istrinya


" Sakit ya, sini biar mas bantu ya!" ajak Reagan khawatir


" Aku masih bisa sendiri kok mas!" ujar syazani lembut


Ketika syazani hendak menurunkan kakinya ke lantai, ia merasakan perih yang sangat di area bawah perutnya sehingga ia meringis kedua kalinya, melihat itu Reagan tidak sampai hati, ia langsung menggendong syazani dan membawanya masuk ke kamar mandi.


" Kamu yakin, mas tinggalin? " tanya Reagan masih mode khawatir


" Iya mas, aku tak apa-apa kok, terima kasih ya mas!!!"ujar syazani untuk meyakinkan suaminya


Dengan berat hati Reagan pun keluar dari kamar mandi, karena hari mulai agak siangan ia pun segera memesan banyak makanan, karena ia tahu kini waktunya untuk mengisi energi untuk siang nanti.


Tidak lama pesanannya datang, namun belum ada tanda-tanda istrinya keluar, hatinya mulai khawatir hingga ia menghampiri kamar mandi untuk yang kedua kali.

__ADS_1


" Sayang sudah siap belum mandinya?" ujar Reagan khawatir


" Iya mas, sebentar lagi" jawab syazani dari dalam


Tidak lama keluarlah istrinya dengan mengenakan baju dress rumahan berwarna hitam sampai kelutut, sehingga menampilkan kulit putih dan bersihnya, rambut yang basah ia gulung dengan handuk, melihat hal itu reagan seperti mati kutu melihat istrinya dengan penampilan begitu sexsi di matanya.


" mas, kamu kenapa?" heran melihat tingkah suaminya, ia pun berjalan ke meja rias dan duduk membelakangi sang suami seraya mengeringkan rambutnya yang basah.


Bengong, sedikit salah tingkah melihat istrinya pagi ini terlihat seksi, ditambah lagi ketika istrinya melepaskan handuk dari rambutnya sehingga terlihatlah rambutnya yang panjang, hitam dan sedikit acak-acakan, ia langsung mendekati meja rias syazani dan memeluknya dari belakang, sedangkan kepalanya ia masukkan ke ceruk Leher istrinya, syazani yang di perlakukan seperti itu, ia langsung terdiam seperti patung, sungguh suaminya begitu mesum menurutnya.


" Kamu wangi sekali yang" ujar Reagan serasa enggan untuk melepas


Mendengar ucapan suaminya barusan syazani langsung ngambek, gimana tidak ngambek, kini ia bangun kesiangan akibat ulah sang suami yang mengajak sampai tiga ronde, lelahnya belum lagi hilang sudah di ajak lagi, bahkan mereka sama sekali belum ada mengisi perut, lapar itulah yang ia rasakan.


" Huwaaaaaaa " tangis sya secara tiba -tiba


" Kamu kenapa yang? mas ada salah bicara ya? " ujarnya kebingungan

__ADS_1


" A aku (sroooot) lapar"


" Astagfirullah, mas lupa ya sudah ayo kita ke sofa, tadi mas sudah mesenin makanan untuk kita" ujar Reagan sambil merangkul pundak syazani dan menuntunnya ke sofa.


"Mas ini banyak sekali!!! " ujar syazani heran


" Iya, biar kamu kenyang, kita makan yuk, di habisin ya !!! " ucapnya sambil tersenyum


Tepat pukul 10.00 wib mereka menyantap sarapan dengan khidmat, syazani terlihat begitu lahap memakan makanannya, sehingga tidak ada satu pun yang tersisa sama sekali.


" Kamu lapar sekali ya yang??? tanya reagan


" Iya mas, setelah kamu hajar, jadi aku butuh energi" jawab syazani blak - blakan sambil mengambil gelas yang kian terisi air putih.


" Maafin mas ya, gara-gara mas kamu kelelahan, ya sudah hari ini, kita di kamar aja ya, tidak usah keluar " ucap reagan


Syazani paham arah pembicaraan suaminya, ia tidak begitu yakin kepada suaminya, setelah apa yang di lakukan sang suami barusan.

__ADS_1


" Kok aku mencium bau-bau modus gitu ya..." ujar syazani sambil memandang suaminya


" Sayaaaang janji sekali aja ya" rengek Reagan


__ADS_2