Takdir Hidup

Takdir Hidup
Karma


__ADS_3

×TAKDIR HIDUP×


PART 15


Laksh melajukan mobilnya dengan sangat kencang. Dia merasakan seluruh tubuhnya sakit akibat mendapat banyak pukulan hari ini. Dia memutuskan untuk tidak pulang ke rumah, dia ingin menenangkan pikirannya. Tapi kemana? Laksh melajukan mobilnya tanpa arah tujuan. Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal, pikirannya sangat kalut dan hatinya sangat kacau. Laksh kehilangan kendali dia tak dapat berpikir dengan jernih saat melihat ada trus yg melintas di depannya dengan sangat cepat dan akan menabraknya. Dia membanting stir nya menghindari tabrakan itu namun mobil Laksh oleng menabrak pembatas jalan. Kepala Laksh terbentur keras menghantam stir mobil, darah segar mengalir dari kepalanya.


****


"APAAAHHHHH????" Anna menjatuhkan gelas yg dia pegang saat mendapat kabar jika Laksh mengalami kecelakaan, tubuhnya ambruk jatuh ke bawah. Dia menangis histeris mendengar kabar menyedihkan mengenai putra bungsu nya.


Parineeta yg melihat ibu nya sedang menangis histeris menghampirinya dan memeluk tubuhnya.


"Ibu, kenapa ibu? Apa yg terjadi ibu? Siapa yg menelpon?" tanya Pari khawatir karena melihat ibu nya terus menangis.

__ADS_1


"Laksh, Pari, Laksh putra ku" ucap Anna terisak.


"Ada apa dengan Laksh ibu? Apa yg terjadi kepadanya?" tanya Pari cemas.


"Laksh putra ku dia kecelakaan, keadaannya sangat kritis, antar aku menemui Laksh, Pari. Antar aku" ucap Anna sambil terisak.


Parineeta kaget mendengar kabar tentang Laksh, ia memeluk ibu mertuanya dan memanggil supir untuk mempersiapkan mobil dan mengantar mereka ke rumah sakit.


Setiba di rumah sakit Anna berlari untuk mencari Laksh. Pari hanya membuntuti ibu nya dan mengikuti kemana ibu nya pergi.


Lalu mata Anna tertuju kepada ruangan IGD, Anna langsung menghampiri ruangan itu, membuka nya dengan paksa. Lalu dia melihat tubuh Laksh yg berlumuran banyak darah. Dokter dan suster sedang berusaha untuk menangani Laksh. Seorang suster membawa Anna untuk keluar. Karena dokter yg akan menangani Laksh dengan intensif.


Anna lalu keluar ruangan Laksh, hati nya sakit melihat keadaan putra nya, Pari memeluk Anna.

__ADS_1


Adars dan Durga sudah sampai di rumah sakit, Pari tadi menghubungi mereka untuk memberitahu keadaan Laksh.


Adars dan Durga berlari menghampiri Anna dan Pari. Adars memeluk Anna untuk menenangkannya. Anna sedari tadi hanya menangis meratapi nasib Laksh.


"Adars, adik mu, dia sangat terluka Adars, lihat Laksh, seluruh tubuhnya di lumuri oleh darah, Adars, Laksh tak juga membuka matanya. Dia seperti sangat kesakitan. Adars tokong Laksh bangunkan Laksh, ibu mohon Nak" lirih Anna sambil menangis histeris.


Adars memeluk Anna erat, tanpa sengaja airmatanya menetes, ia mengingat kenangan tentang dirinya dan Laksh saat bersama.


'Bangun Laksh, kau itu kuat' batin Adars lirih.


Sementara Durga menyembunyikan tangisnya dan Pari menangis histeris.


jangan lupa like dan komen..

__ADS_1


__ADS_2