Takdir Hidup

Takdir Hidup
Keluarga Impian


__ADS_3

Efek ga bisa tidur nihh 😅😅


Happy reading guys 😄😄


×TAKDIR HIDUP×


PART 8


Ragini masih menatap tajam ke arah Laksh yg membuat Laksh menjadi salah tingkah dan gugup. Laksh menelan ludahnya wajahnya kini tampak pucat pasi. Ia tak pandai mengelak, semua tergambar jelas di wajahnya. Ragini menoleh saat tangan mungil Meera menyentuhnya.


"Ibu, kenapa ibu melihat ayah seperti itu? Ayah Laksh orang yg baik ibu, dia tadi membuat pesta kejutan untuk ku di rumahnya, dan dia membela aku di teman temanku agar mereka tak lagi menghina ku dengan sebutan 'anak haram', aku berteman baik dengan keponakannya ayah Laksh yg bernama Sonna, ayah Laksh tadi memberiku kado yg sangat aku inginkan ibu, yaitu seorang ayah, ayah Laksh mau menjadi ayahku" jelas Meera .


Ragini hanya menatap tajam Meera. Lalu menoleh Laksh dan tersenyum. Laksh mengelus tengkuknya dan tersenyum.


"Terimakasih Tuan Laksh" ucap Ragini sambil melirik dan tersenyum.


Laksh hanya mengedipkan matanya.


"Ragini, aku harus pulang, aku pamit dulu" ucap Laksh


"Ayah mau kemana? Ayah tidur disini aja di samping Meera, ini sudah malam ayah nanti ayah kenapa napa lagi, udah ayah sini aja bobo temani Meera" ucap Meera dengan nada polosnya.


Laksh menoleh ke arah Ragini, namun Ragini hanya menganggukkan kepalanya.


"Yeeyyy akhirnya Meera sekarang memiliki ayah dan ibu, Meera memiliki orang tua yg lengkap" teriak Meera kegirangan.


Laksh hanya tersenyum melihat tingkah Meera. Andai semua itu nyata!


Laksh pun perlahan menuju ke ranjang dan tertidur di samping Meera, Meera pun memeluk erat Laksh, Ragini hanya tersenyum melihat tingkah anaknya yg manja.


"Ayah" panggil Meera


"Hmmm" jawab Laksh


"Meera sayang banget ma ayah, andai ayah bisa terus temani Meera tidur seperti ini, pasti Meera akan senang banget" ucap Meera dengan nada menggemaskan.


Laksh mencubit pipi Meera gemas. Meera pun tertawa geli. Ragini yg sedari tadi memperhatikan mereka hanya tersenyum. Belum pernah Ragini melihat Meera cepat akrab dengan seseorang seperti saat ini. Meera lalu menoleh ke arah ibunya.


"Ibu kenapa masih berdiri disana? Ayo ibu tidurlah di sini" ajak Meera

__ADS_1


Ragini lalu menghampiri Meera dan tertidur di samping Meera. Meera menggengam tangan Ragini dan Laksh bersebelahan. Mereka nampak seperti keluarga kecil yg bahagia.


"Meera senang sekali hari ini Meera tidur dengan ayah dan ibu, ini kado ulang tahun terindah yg Dewa kasih untuk Meera" ucap Meera girang.


Ragini dan Laksh pun sama sama menoleh dan saling menatap Meera, namun pandangan mereka bertemu dan mereka saling menatap satu sama lain.


"Ayah, ibu cium Meera dongs" ucap Meera manja.


Membuat Ragini dan Laksh pun hanya tersenyum geli.


Lalu Ragini dan Laksh mencium gemas pipi Meera. Dan mata mereka pun saling bertemu kembali.


"Meera sayang, kamu bobo yah ini sudah malam" ucap Ragini lembut.


Meera hanya menganggukkan kepalanya. Setelah Meera benar benar terlelap mata Ragini tertuju pada Laksh. Laksh masih sibuk mengotak atik ponselnya.


**VIA CHAT**


Laksh :"Aku tak bisa pulang kak, aku hari ini menginap"


Adars : "Menginap dimana?"


Laksh : "Kau ini selalu kepo, aku menginap di rumah Ragini"


Laksh : "Sudahlah kak besok saja aku menjelaskan kepada mu, aku mengantuk"


Laksh lalu menutup matanya dan tidur memeluk Meera, dia benar benar beruntung karena Meera dia dan Ragini bisa satu ranjang. Laksh menatap lekukan tubuh Ragini dan dekat, dan bibir mungilnya yg menggodanya.


Astaga Laksh!


Laksh pun menepis pikiran negatifnya itu. Laksh memandangi wajah Ragini yg terlelap. Wajah polos Ragini saat tertidur menentramkan hati nya.


'Dia masih cantik, masih sama seperti dulu' gumam Laksh sambil terus menatap lekat Ragini.


***


Ragini terlebih dahulu bangun dan membuka matanya, ia tersenyum geli saat melihat Meera dan Laksh sangat erat berpelukan. Ragini gemas melihat tingkah mereka. Lalu Ragini pun menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Perlahan mata Laksh terbuka saat dia mendengar suara gemercik air di dalam kamar mandi. Dia menoleh ke arah Meera yg masih tertidur di sampingnya, Laksh mengecup puncak kepala Meera penuh dengan kasih sayang.

__ADS_1


***


"Ibu, hari ini ibu masak apa?" tanya Meera sambil berjalan menuju meja makannya.


"Ibu tak masak Nak, ibu hanya membuatkan sandwich untuk mu, ini kau makanlah" jawab Ragini sambil menaruh sandwich ke dalam piring Meera.


Tiba tiba Laksh keluar kamar setelah membersihkan dirinya.


"Buat ayah mana bu?" tanya Meera.


Ragini baru menyadari jika semalam boss nya itu menginap. Ragini pun membuatkan lagi sandwich untuk Laksh. Ragini pun menaruh sandwich itu ke piring Laksh. Laksh hanya tersenyum melihatnya.


"Ayah, Meera ingin jalan jalan ayah" ajak Meera penuh harap.


Laksh lalu menganggukkan kepalanya.


"Asyikkk" Meera bersorak senang.


Ragini hanya menggelengkan kepalanya melihat anaknya yg terus manja kepada Laksh.


"Ibu, ayo ikut bersama aku dan ayah" pinta Meera


"Ibu banyak perkerjaan sayang" tolak Ragini halus


"Ibuuuu" lirih Meera


"Memangnya hari ini kau bekerja Ragini? Hari ini kan libur, jadi ayo kau ikutlah bersama kami" ajak Laksh


Ragini hanya tersenyum dan mengangguk. Meera benar benar senang kini ia memiliki ayah dan ibu. Kebahagiaan Meera serasa sangat lengkap.


***


"Ayah aku mau kesana" ajak Meera


Ragini hanya tersenyum geli melihat keduanya. Mata Ragini tertuju pada sosok yg kini ada di hadapannya. Sosok seseorang yg tak asing di matanya.


'Hmmm akhirnya aku bertemu dengan diri mu lagi, setelah sekian lama, akan ku hajar kau' batin Ragini sambi mengepalkan salah satu tanganya.


Laksh hanya bingung melihat ekspresi Ragini yg berubah, dan menoleh melihat ke arah pria yg sedari tadi Ragini perhatikan. Laksh geram di buatnya saat melihat Ragini memperhatikan pria itu.

__ADS_1


'Siapa dia? Ada hubungan apa dia dengan Ragini? Ya Dewa kenapa hati ku sesak saat melihat Ragini memperhatikan pria lain, atau jangan jangan aku sudah jatuh Cinta kepadanya' batin Laksh.


jangan lupa tinggalkan like dan komen..


__ADS_2