Takdir Yang Merubah Si Gadis Culun

Takdir Yang Merubah Si Gadis Culun
Bab 15


__ADS_3

"Huhhh...Angel..Maafkan kami kalau kami sudah membohongi mu selama ini..Sebenarnya MD GROUP itu adalah perusahan milik papa dan juga mama mu..M adalah Mayang dan D adalah Dery ,papa sendiri..Kami sengaja menyembunyikannya dari kamu agar kamu menjadi pribadi yang sederhana dan tidak sombong nak.." Jelas papa Angel yang berhasil membuat anak nya itu tercengang...


"Pa..Papa serius..??" Tanya Angel melihat ke arah papa nya...


***


"Iya papa serius nak..Kamu gak marah kan sayang..." Tanya papa takut kalau putri nya itu akan kecewa dan marah kepada nya..


"Terus .Apa kakak mengetahui nya..?" Tanya Angel masih penasaran..


"Kakak mu sudah lama tau nak..Kami tidak pernah menutupi semua dari diri nya..Kakak mu di luar negeri bukan menjadi TKI,melainkan mengurus perusahaan kita yang ada di sana.." Jelas sang mama...


Angel tampak diam sejenak..Baginya tidak ada guna nya kalau ia harus marah kepada kedua orang tua dan kakak nya..


Angel yakin mereka melakukan ini semua demi kebaikan nya juga..


Yang terpenting saat ini adalah,ia bisa pergi dan menjauh dari Xavier yang memaksa menggugurkan kandungannya...


"Angel gak marah kok pa..Ma..Angel tau mama sama papa pasti ingin yang terbaik untuk Angel.." Jawab Angel menatap kedua orang tua nya secara bergantian..


"Makasih sayang.." Jawab papa dan mama nya bersamaan..


"Tapi Angel jadi kan pa,lanjutin kuliah nya di luar negri.." Tanya Angel lagi..


"Iya sayang..Kamu mau masuk di mana saja terserah mu,asalkan kamu nyaman sama kuliah baru mu.." Jawab sang papa...


"Jadi kapan kamu akan berangkat nak..?" Tanya mama Mayang menatap putri nya..


"Hmmm..Secepat nya ma..Besok Angel akan urus semua dokumennya.." Jawab Angel yakin..


"Ya sudah ,kalau begitu kamu istirahat lagi ya sayang.." Titah sang papa...


"Baik pa..Ma..Makasih ya..Angel mau ke kamar dulu.." Pamit Angel kepada papa dan mama nya..


Keesokan hari nya,di kampus,Angel sibuk menyiapkan dokumen pindah nya..Vani yang melihat sahabat nya bolak balik ruang dosen itu jadi penasaran dengan apa yang di lakukan oleh sahabat nya..


" Njell,lo ngapain sih bolak balik terus ke ruang dosen..? Tanya Vani penasaran..


"Ini..Gue mau pindah Van.." Jawab Angel yang masih sibuk dengan dokumennya..


"Lo mau pindah..?" Tanya Vani kaget mendengar ucapan sahabat nya itu..


"Pindah kemana..?Kok dadakan sih..?" Tanya Vani penasaran..


*Iya..Soal nya orang tua gue yang nyuruh.." Jawab Angel berbohong..

__ADS_1


"Lo mau pindah kemana Njell..?" Tanya sahabat nya kembali..


"Ke Amerika Van..Tapi gue mohon sama lo,lo jangan kasih tau siapa pun ya..Gue mohon.." Pinta Angel menatap dalam sahabat nya itu..


"Jauh banget Njell..Iya gue janji gak bakalan kasih tau siapa pun kok.." Jawab Vani lesu..Ia sedih jika Angel harus pergi meninggalkannya...


"Ya sudah..Kalau gitu gue mau pulang dulu ya Van..Dokumen gue udah selesai semua soal nya.." Pamit Nadine kepada sahabat nya itu..


"Pulang...Lo kapan berangkat nya Njell..??" Tanya Vani sedih..


"Besok Van..Gue pamit ya..Makasih lo udah mau jadi sahabat gue di saat semua orang jauhi gue..Makasih untuk semua nya ya Vani..Gue pasti kangen banget sama lo.." Ucap Angel sedih lalu memeluk erat sahabat nya untuk terakhir kali nya..


"Angell...Gue sedih tau...Lo hati hati di sana ya..Jaga diri lo baik..baik..Jangan lupa kabarin gue ya. " Ucap Vani dalam pelukan Angel..Ia sangat sedih dan kehilangan sahabat terbaik nya..


"Iya..Lo tenang aja..Kalau gitu gue pergi ya..Ingat pesan gue..Jangan kasih tau siapa pun ya Van.." Ucap Angel kembali mengingatkan sahabat nya itu..


"Iya..Gue janji.." Balas Vani..


Angel akhirnya pergi meninggalkan kampus itu..


Saat di depan gerbang ia bertemu dengan Xavier yang sedang mengendarai mobil nya..


Xavier berhenti dan turun menghampiri Angel yang hendak keluar pagar itu..


"Tenang Njell..Semua pasti akan baik baik saja.." Gumam Angel mengelus dada nya..


"Aku mau ke depan sebentar nganterin dokumen papa ku yang gak sengaja aku bawa tadi,mama ku udah nungguin di halte depan,aku..aku permisi dulu.." Ucap Angel berbohong..


"Angel jadi gimana..Lo mau kan gugurin itu anak..Kita akan pergi nanti pulang kampus.." Ucap Xavier tanpa perasaan..


"Hari ini aku gak bisa..Lusa aja ya Xavier.." Alasan Angel berbohong..


"Ok..Awas lo bohong.." Balas Xavier lalu kembali ke mobil nya..


Angel menarik kasar nafasnya,lalu bergegas pergi meninggalkan kampus nya..


Angel akan berangkat besok pagi pagi sekali..


Gadis itu harus mengambil langkah cepat agar Xavier tidak bisa menggugurkan kandungannya ini..


Saat sedang di atas taksi,tiba tiba ponsel Angel berdering..


Di sana tertulis Kak Heru ,


[Halo kak..] Jawab Angel..

__ADS_1


[Angel kamu di mana..?Ngampus gak..?] Tanya Heru lembut..


[Ini aku lagi di taksi mau pulang dari kampus kak..] Balas Angel jujur..


[Kok cepat..Kamu gak masuk lagi..?Kita ketemuan di cafe Oseania yuk..] Ajak Heru..


[Boleh..Kebetulan ada yang mau aku sampaikan sama kak Heru..Aku langsung ke sana ya..] Balas Angel menyetujui permintaan Heru..


[Baik..Aku meluncur sekarang.] Balas Heru lalu mematikan panggilannya..


Lima belas menit kemudian akhirnya Angel sampai di Cafe Oseania,.Heru segera memanggil nya kala melihat gadis culun itu tengah mencari keberadaannya..


Angel pun mendekat ke meja di mana Heru sudah menunggu nya..


"Maaf kak aku telat.." Ucap Angel lalu langsung duduk..


"Gak kok..Aku juga baru nyampe..Kamu mau makan apa..?" Tanya Heru memberikan buku menu kepada Angel..


"Hmmm..Samain aja kak.." Jawab Angel singkat..


"Baik.." Balas Heru lalu memanggil pelayan dan memesan makanan dan minuman yang sama..


"Angel kamu gak ngampus..?" Tanya Heru penasaran..


"Gak kak..Tadi aku ke kampus cuma ngurus dokumen pindah.." Jawab Angel santai..


"Pindah..?Kamu mau pindah kemana..?" Tanya Heru penasaran..


"Ke Amerika kak..Tapi aku mohon kakak jangan kasih tau Xavier ya.." Angel memohon..


"Kapan..?Kenapa kamu harus pindah Njell..?" Tanya Heru kecewa..Itu arti nya ia tak akan bisa lagi bertemu dengan Angel..


"Besok kak..Aku gak mau Xavier mengugurkan kandungan ini.." Jawab Angel sedih..


"Tapi Njell,aku kan sudah janji akan melindungi kamu..Aku juga bersedia bertanggung jawab.." Ucap Heru mencoba mencegah kepergian Angel...


"Maaf kak..Ini sudah keputusan ku.." Jawab Angel menunduk..


"Terus bagaimana dengan kehamilan kamu..Apa orang tua mu sudah tau??" Tanya Heru penasaran..


"Belum kak..Maka nya aku pindah ke luar negri..Meskipun suatu saat nanti mereka pasti akan mengetahui nya..Tapi setidak nya tidak untuk saat ini.." Jelas Angel...


Heru menarik nafas kasar..Ia tak menyangka Angel akan pergi secepat ini..


"Angel..Kalau itu memang sudah keputusan mu..Aku gak akan melarang mu..Tapi kamu janji ya sama aku kalau kamu akan terus beri tau tentang keadaan kamu di sana..Nanti kalau aku ada waktu senggang,aku pasti akan mengunjungi mu di sana,dan saat akan lahiran nanti aku pasti akan menemani mu..Aku tau ini pasti berat untuk mu..Kamu jaga diri baik baik ya..Aku janji gak bakalan kasih tau Xavier keberadaan mu.." Ucap Heru yang akhirnya merelakan pujaan hati nya pergi jauh..

__ADS_1


Ia menggenggam erat tangan gadis culun itu..Berat rasanya jika harus berpisah dengan Angel..Namun ia harus rela..


__ADS_2