TANGIS PILU SANG GADIS DESA

TANGIS PILU SANG GADIS DESA
hari pernikahan


__ADS_3

tiga hari sudah della di kurung dalam kamar sempit itu dan hari ini adalah hari yang sudah di tunggu oleh baron dan juga keluarga della akan tetapi hari yang sangat menyakitkan untuk della pasalanya dia harus merelakan masa mudanya dengan orang yang lebih pantas menjadi ayahnya atau bahkan lebih pantas sebagai kakeknya bukan dengan seorang pria muda atau pria yang di cintainya,della tak habis pikir kenapa mereka tega menukarnya dengan uang.


pagi ini della tengah dirias oleh MUA terbaik yang berada di kampung itu dan della terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya putih akan tetapi kecantikan della tak bisa menutupi kesedihan yang tergambar di wajahnya.


ingin rasanya dia melarikan diri tapi tidak bisa karena anak buah baron berjejer di mana mana,air mata della tak pernah berhenti mengalir sampai perias itu haru bolak balik memberi bedak.


"aduh,jangan nangis dong bedaknya jadi luntur ini" ujar sang perias


akan tetapi kata kata dari perias itu tak di respon oleh della.


"neng kamu itu cantik kenapa mau nikah sama yang udah tua,apa karena dia kaya" ucap perias


della hanya diam saja tidak menjawab perkataan si perias karena percuma mereka tidak akan tau perasaan della yang sebenarnya.


della berfikir keras dia memutar otaknya bagai mana cara dia bisa kabur dari pernikahan ini.


saat sedang berfikir tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya

__ADS_1


tok


tok


tok


sang perias membukakan pintu tampak disa paman dan bibi della tengah sumringah dengan kecantikan della mereka bahagia bukan karena hari pernikahan della melainkan dia bahagia selain mereka tidak harus melunasi hutangnya mereka juga mendapat sejumlah uang yang cukup banyak dari mempelai pria.


"aduh della kamu terlihat cantik sekali dengan baju pengantin ini" ucap bibi memuji kecantikan della dan della hanya diam tanpa berkata.


tiba tiba ada panggilan dari istri kedua baron dia berkata bahwa pengantin harus keluar karena acara akan segera di mulai.


"ah baik bu juragan,kami akan segera keluar,ayo della" sang bibi langsung menuntun della menuju tempat akad


dan della terus berfikir untuk kabur dari pernikahan ini.


"aduh bi tunggu dulu" ucap della tiba tiba

__ADS_1


"ada dell" tanya sang bibi


"della pengen buang air ini bi" ucap della bohong


"jangan macam macam kamu della" ucap sang bibi


"tidak bi,della beneran ya kali nanti pas acara ijab kabul della ngompol" ucap della meyakinkan


"ok bibi anterin" ucap sang bibi


"awas kalau kamu berani kabur makan habis kamu" kali ini sang paman yang mengancam


"della gak bohong kok paman" ucap della dengan keyakinan


"ya sudah bu kamu antar itu si della jangan sampai dia ngompol di sini bikin malu" ucap sang paman


dan akhirnya della beserta bibinya pergi ke kamar mandi untuk buang air di dalam kamar mandi della hanya mondar mandir berfikir untuk segera kabur dan dia melihat ada jendela kecil di dalam kamar mandi.

__ADS_1


della tak menyianyiakan kesempatan itu della langsung kabur lewat jendela kecil itu.


di luar bibinya terus saja berteriak memanggil della akan tetapi yang di panggil sudah kabur melarikan diri.


__ADS_2