
di tempat pernikahan rio dan sang eyang langsung melunasi semua hutang dari bibinya della dengan begitu della tak perlu lagi menikah dengan baron yang sudah beristri tiga itu.
melihat itu semua istri baron merasa senang karena sebenarnya mereka merasa miris melihat della di jual oleh keluarganya demi membayar hutang.
"jujur ya mbak aku tu sebenarnya kasian sama bocah itu" ucap istri ketiga baron
"sama aku juga kasian,masih muda harus menanggung beban dari paman dan bibinya" ucap istri pertama
"iya mbk,ibunya sudah meninggal dan bapaknya gak tau kemana,dia itu anaknya baik tau berbakti sayang dia bukan anakku pasti aku bakal bahagia punya anak baik kayak dia" ucap istri kedua
"iya,pasti senang sekali punya anak seperti dia,bodohnya danang sama rini malah menyianyiakan dia" ucap istri pertama
dan masih banyak lagi omongan yang mereka lontarkan.
di tempat della,dia merasa bahagia karena terbebas dari pernikahan itu akan tetapi sang bibi merasa tak terima karena jika yang melunasi hutang orang kota itu maka della akan ikut dengan mereka dan bibinya tak bisa moroti uang della lagi karena sudah terhalang oleh mereka.
"hey pak tua" panggil rio pada baron
"berapa hutang mereka biar aku yang melunasi dan kau lepaskan gadis itu" ucap rio geram
__ADS_1
"tidak,tidak bisa karena pernikahan ini sudah terlanjur maka harus di lanjutkan" ucap bibi della
baron tak mendengar perkataan dari bibinya della karena dia merasa orang kota itu sangat kaya jadi dia mencoba memanfaatkannya dengan menaikkan jumlah hutang keluarga della
"hutang mereka sangat banyak yakni 100 juta itu sudah beserta bunganya" ucap baron
"baik," rio pergi ke arah mobilnya untuk mengambil uangnya karena rio selalu menyediakan uang di dalam mobilnya.
setelah mengambil uangnya rio langsung memberikan uang itu oada baron.
"ini uangnya di dalam amplom itu ada 150 juta anggap saja yang 50 juta untuk biaya kerugianmu karena gagal menikah."ucap rio oada baron.
" dan untuk kalian keluarga dari della saya mohon untuk tidak lagi mengganggu della karena mulai sekarang della akan menjadi bagian dari keluarga saya"kali ini sang eyang yang berbicara
"tidak bisa begitu dong nyonya atas dasar apa anda melarang saya dan suami saya untuk bertemu dengan della" ucap sang bibi tidak terima
"atas dasar apa kalian bilang,coba kalian pikir dengan menjual della apakah kalian pantas di sebut keluarga" ucap eyang lagi
"kami tidak menjual della" kilahnya
__ADS_1
"apa kamu bilang? tidak menjual della,dengan kamu membuat della sebagai jaminan hutang kalian itu bukan menjual namanya" ucap eyang lagi
"sudah aku putuskan,hutang sudah aku lunasi maka kalian harus merelakan della bersamaku" ucap eyang lagi
"tapi.." belum sempat menjawab tangan sang bibi di cekal oleh suaminya dan suaminya berkata sambil berbisik
"apa kamu bodoh,jika della bersama mereka maka kita bisa meminta uang pada della lebih banyak lagi" ucap sang suami
"tapi gi mana caranya" ucap istrinya
"kamu gak dengar tadi kalo della mau di nikahkan dengan cucu dari wanita itu"ucapnya
" benar juga dengan begitu kita akan lebih mudah dapat uangnya"
seakan tahu maksud dari pikiran dua orang tak tahu diri itu rio memberi peringatan pada mereka
"oh ya satu hal,aku harap kalian mencari pekerjaan lain karena della tak akan aku biarkan memberikan uang sepeserpun pada kalian" ucap rio
mendengar perkataan rio mereka merasa geram,mereka merasa percuma membesarkan della jika tidak untuk di manfaatkan.
__ADS_1