
sampainya di kantor della langsung masuk dan berjalan menuju meja resepsionis
"maaf mbk apa pak satrio ada"
"maaf apakah anda sudah membuat janji dengan pak satrio"jawab resepsionis dengan sedikit merendahkan
" apakah harus membuat janji dulu"
"iyalah karena pak satrio itu bukan orang sembarangan,lebih baik anda pulang dan bikin janji dulu"
"tapi saya istrinya dan kesini mau mengantar makan siang"
"hellow,jangan ngaku ngaku ya,pak satrio memang sudah menikah ya kali menikah sama gadis udik kaya kamu" ucap resepsionis merendahkan
della ke kantor mengenakan dres selutut dengan polesan bedak karena della masih belum pandai mak up jadi della memakai bedak ala kadarnya.
"kalau mau ngerayu bos itu dandan yang cantik ini dandan kayak pembamtu" ucap resepsionis
dari arah pintu masuk satrio baru tiba dari meeting dia di kejutan dengan perkataan resepsionis yang menghina seorang tamu,satrio masih belum tau jika tamu itu adalah istrinya.
"ada apa ini"
"ini pak,ada gadis kampung yang ngaku ngaku sebagai istri bapak"
della langsung menoleh pada pria tersebut.
"mas"
__ADS_1
"ih dasar tidak tau malu" ucap resepsionis
"cukup,mulai harini kamu di pecat"
"lho lho pak kok saya di pecat si pak,salah say apa pak"
"salah kamu,kamu sudah menghina tamu,kamu memandang tamu itu dengan penampilan"
"dan satu hal lagi gadis yang kau hina ini adalah istriku"
"a apa"
resepsionis itu merasa menyesal karena telah menghina istri sang bos lebih tepatnya dia menyesal karena telah melihat orang dari penampilannya dan dampak dari semua itu dia harus kehilangan pekerjaannya.dia berjanji pada dirinya sendiri kelak tidak akan melakukan kesalahan yang sama.
di ruangan sekertaris sesilia mendengar bahwa istri satrio datang ke kantor dengan penampilan sederhana.
"cih akhirnya gadis kampung itu tiba juga,lihat saja satrio pasti akan meninggalkannya suatu hari nanti dan akan memilihku karena memang aku yang pantas menjadi nyonya satrio bukan gadis kampung itu"
"satrio kamu pasti belum makan kan ini aku pesankan makanan kesukaan kamu" tiba tiba sesilia masuk tanpa mengetuk pintu
"maaf sesilia saya sudah makan bersama istri saya"
melihat menu makanan yang di bawa della sesilia berkesempatan untuk menyudutkan della
"ya ampun masa istri bos bawa makanan seperti itu"
"maaf memang makanannya kenapa ya mbk" ucap della
__ADS_1
mendengar ucapan della sesilia menjadi jengkal
"ya gapapa si cuman masak istri bos bawa tempe goreng gak berkelas banget,oh iya kamu kan dari kampung ya" ucap sesilia
"memangnya kalau makan tempe goreng bisa buat bangkrut ya" ucap della
mendengar itu rio langsung menghentikan perdebatan antara dua wanita itu.
"sesilia,lebih baik kamu pergi dari ruangan saya karena saya mau makan dengan istri saya"
"ya sudah, ini makanan yang aku belikan di makan ya jangan makan sembarangan"
"lebih baik kamu bawa pergi saja,karena saya lebih suka dengan masakan istri saya"
"ta tapi satrio apa kamu mau makan tempe goreng itu"
"tidak masalah selagi itu bisa di makan dan tidak mengandung racun"
tanpa pikir panjang sesilia langsung pergi meninggalkan ruangan satrio dengan perasaan kesal karena dia tidak berhasil mempermalukan della.
"awas saja gadis kampung aku akan membuat perhitungan dengan mu"
dan benar saja sesilia menyebarkan fitnah pada seluruh karyawan kantor jika dirinya dan satrio adalah sepasang kekasih yang harus kadas akibat datangnya della, bahkan sesilia menyebarkan jika della menikah dengan satrio semata karena satrio adalah orang kaya.
"sesilia,tapi kenapa satrio mau menikah dengan gadis kampung itu jika kalian adalah sepasang kekasih dan kenapa bukan menikah dengan kamu" ucap si a
"della mencoba mendekati eyang ratih dia menggunakan kepolosan wajahnya untuk merayu eyang bahkan dia berbohong pada eyang jika dia adalah anak yatim"
__ADS_1
"dia selalu membuat sandiwara agar hati eyang ratih luluh dan buktinya sekarang berhasilkan" ucap sesilia
sesilia berhasil membuat rumor jika della bukanlah gadis baik dan mencoba membuat citra della buruk di depan semua staf satrio bahkan sesilia akan memyebar luaskan agar della dan satrio berpisah dan dia bisa masuk menjadi nyonya satrio menggantikan della.