TANGIS PILU SANG GADIS DESA

TANGIS PILU SANG GADIS DESA
terus merayu


__ADS_3

Sisilia selalu mencari cara dan akan menghalalkan segala cara untuk dapat memiliki satrio seutuhnya.


bahkan dia rela menjual dirinya untuk bisa mendapatkan apa yang dia mau, Sisilia yang terlihat anggun dan baik di mata orang tak ubahnya seekor rubah yang pandai mengelabui.


ibarat kata bagai serigala berbulu domba pandai menyembunyikan sesuatu hal yang sangat besar.


Sisilia tidak menyadari bahasa gerak geriknya sudah di awasi bahkan tanpa sepengetahuannya satrio sudah menyadap handphone milik Sisilia.


dengan begitu semua rencananya akan terbaca oleh satrio.


"sisil kau tidak akan lepas dari genggamanku, akan aku ikuti semua rencana busukmu" ucap satrio saat dia mengetahui rencana sisil untuk menjebaknya menggunakan obat.


#######


di halaman rumah sederhana Della bersama mbok sarti tengah asik memanen hasil tanamannya di belakang rumah.


di halaman depan dan belakang penuh dengan tanaman bunga dan sayuran.


mereka menanam berbagai macam sayur.


dan hari ini mereka sedang memanen sayur kangkung, tomat dan juga terong.

__ADS_1


mereka akan memasak semua sayur itu untuk makan malam, oh jangan lupakan buah buahan yang juga di tanam oleh mereka juga sudah mulai berbuah.


"bu, Della seneng sekali bisa kenal ibu dan juga bapak, Della ngerasa memiliki orang tua lagi, Della bahagia"


"alhamdulillah jika memang nak Della bahagia hidup dengan si mbok ini, jujur kami juga bahagia hidup dengan nak Della karena kami merasa memiliki anak sendiri"


"yasudah, angkat aja Della jadi anak bapak dan ibu dengan begitu kita tidak akan terpisah lagi karena kita sudah jadi keluarga"


"iya nduk, kamu itu sudah mbok angkat jadi anak mbok sejak kami menemukanmu di pinggir hutan waktu itu"


setelah perbincangan itu mereka lantas masuk kedalam rumah untuk membersihkan diri, setelahnya mereka memasak untuk santapan makan malam.


melihat itu Della jadi merindukan suaminya, dia rindu dengan semua kegiatan saat melayani sang suami.


Della melamun di dapur dengan segala pemikirannya.


"hayooo ngapain ngelamun di dapur"


"eh ibu, hehe Della hanya rindu sama mas satrio bu"


"sudah, do'ain saja suamimu, semoga segala urusannya selesai dan keadilan dapat di tegakkan"

__ADS_1


"iya bu, Della tak habis pikir kok ada ya manusia macam itu, Hiih lebih serem dari ibl*s"


tak terasa mereka sudah satu jam di dapur dan semua olahan sudah matang siap untuk di hidangkan. bu sarti langsung memanggil suaminya untuk segera makan malam bersama.


🌹🌹🌹🌹🌹


jika Della tengah asik menyantap makan malam bersama keluarga barunya, maka berbeda dengan satrio yang kini tengaherasa jengkel karena di rumah itu ada Sisilia yang sedang bermanja ria.


"rio kita pergi shoping yuk, atau kita nonton"


"maaf sil aku capek"


"ah ayolah Rio"


"sisil aku tu beneran capek seharian kerja"


"kamu pikir hanya kamu yang kerja aq juga rio, kamu tahu sendiri kan kalau aku kerja di tpat kamu, jadi ayolah temenin aku shoping"


mendengar ada keributan eyang Ratih lantas melihat Siapakah yang sedang ada di rumahnya.


melihat ternyata Sisilia yang ada di rumahnya eyang Ratih merasa geram bahkan dia ingin sekali menampar wajah perempuan itu, akan tetapi dia harus sabar menahannya sampai satrio punya banyak bukti untuk menyeret wanita itu ke jalur hukum.

__ADS_1


__ADS_2