TANGIS PILU SANG GADIS DESA

TANGIS PILU SANG GADIS DESA
canggung


__ADS_3

kini della sudah berada dalam mobil milik rio della duduk di belakang bersama sang eyang della merasa canggung karena merasa baru mengenal mereka dan belum begitu akrab meskipun della pernah menceritakan semua keluh kesahnya itu semua della lakukan karena tak tahu harus berbuat seperti apa karena della bingung harus berbagi pada siapa.


"della,kamu tinggal bareng eyang ya sayang" ucap eyang memecah keheningan


"terimakasih eyang,della akan tinggal di kosan lama della saja" ucap della menolak dengan halus


"tidak della pokoknya kamu harus tinggal dengan eyang"paksa sang eyang


" tap_"


belum selesai della menjawab sudah di potong oleh rio


"lo harus tinggal bareng eyang gue karena gue udah keluar uang banyak buat lo tau gak" ucap rio dingin


"ba baik tuan" ucap della terbata


"huuuuuuft aku harus membalas semua kebaikan keluarga ini dan aku akan bekerja keras untuk mengembalikan semu uang mereka,hmmmm tapi sampai kapan uangnya banyak banget" ucap della dalam hati


seakan tahu isi hati della sang eyang berkata untuk tidak terlalu memikirkan.


"della,jangan terlalu di pikirkan"


"tapi eyang della harus mengembalikan uang yang sudah eyang keluarkan untuk della" ucap della


"kita bicarakan ini nanti di rumah ya sayang,sekarang kamu tidur dulu mumpung perjalananya masih jauh" ucap eyang sambil menyandarkan kepala della di bahunya,saat ini perasaan della terasa aneh dia merasa nyaman saat bersama eyang ratih

__ADS_1


"perasaan apa ini ya Allah,della merasa nyaman saat bersama eyang" ucap della dalam hati


tak berasa dellapun tertidur dengan nyaman dalam pelukan sang eyang.


perjalanan memakan waktu enam jam dan mereka sampai rumah sudah hampir diini hari.


saat ini della masih tengah tertidur sang eyang tak tega untuk membangunkannya alhasil sang cucu di minta untuk menggendong della ke kamar.


"rio, kamu kesini nak" ucap sang eyang


"ada apa eyang" ucap rio sambil menghampiri eyang


"tolong kamu gendong della bawa dia ke kamar tamu" ucap eyang


"eyang gak tega untuk membangunkannya, kamu gedong aja ya" ucap eyang


"tapi eyang"


"tidak ada penolakan" ucap eyang sambil berlalu pergi masuk dalam rumah


"ish,nyusahin amat si ni bocah" omel rio


mau tidak mau rio harus menggendong della karena tidak mungkin dia membiarkan della di dalam mobil bisa bisa nanti rio di ceramahin habis habisan oleh eyangnya.


rio membaringkan della di tempat tidur dan ngsung pergi meninggalkan della.

__ADS_1


pagi hari yang cerah secerah harapan eyang ratih untuk menjodohkan sang cucu dengan gadis pilihannya akhirnya akan terlaksana karena sampai hari ini sang cucu tak kunjung mengenalkan calon istri pada eyangnya ini.


dan ada seorang gadis yang tengah kebingungan karena merasa asing dengan kamar yang dia tempati


"hmmmm kamar siapa ini?,apa ini di kamar kosku? tapi kok luas bagus banget lagi,tapi tunggu semalem kan aku pulang dengan eyang ratih,apa jangan jangan" belum selesai della bergumam ada suara ketukan pintu dari luar.


tok


tok


tok


tak lama pintu sudah di buka oleh della dan yang datang adalah eyang ratih sudah lengkap dengan senampan makanan di tangannya.


"pagi della" sapa eyang


"pagi eyang,aduh maaf ya eyang della bangunnya kesiangan" ucap della merasa tak enak


"tidak apa apa sayang,ini eyang bawakan sarapan buat kamu" ucap eyang


"aduh eyang della jadi gak enak sama eyang,seharusnya biar della aja yang keluar untuk sarapan eyang gak usah repot repot membawa ke kamar" ucap della


"udah gak apa apa,sekarang kamu sarapan dulu nanti selesai sarapan kamu temui eyang di taman belakang ya" ucap eyang


"baik eyang"

__ADS_1


__ADS_2