
di sini mereka sekarang di tepi pantai yang indah dan menyuguhkan pemandangan matahari terbenam dengan sangat cantiknya,mereka duduk berdua di Pasir putin yang bersih sambil sesekali mencuri pandang,yang satu merasa ada perasaan aneh yang menjalar salam hatinya dan yang satunya masih merasa malu malu karena ini kali perta dia duduk berdua bersama seorang lelaki dengan begitu dekat.
"perasaan apa ini tuhan,kenapa saat aku memandangnya ada kesejukan dan kenyamanan salam hatiku" ucap rio salam hati
"ya Allah dadaku rasanya deg deg see" gumam della salam hati
"tuan"
"della"
mereka memanggil dengan bersamaan
"tuan duluan saja"
"dell,bisa nggak kamu jangan panggil aku tuan" ucap rio
"terus della harus panggil tuan apa?"
"ya terserah kamu asalkan jangan tuan aku ini bukannya majikanmu" ucap rio lagi
"gi mana kalo aku panggil mas rio aja" ucap della memberi saran
"kedengarannya itu tidak buruk"
setelah berkata seperti itu mereka akhirnya memutuskan untuk diam kembali karena binging harus berkata apa lagi.
dan sekarang hari sudah mulai gelap mereka memutuskan untuk pulang.
__ADS_1
"dell,kita pulang yuk,sudah mau gelap juga" anak rio
"baik mas" jawab della
saat calm perjalanan pulang della merasa lapar dan tak senvaja perut della bunyi dengan sangat keras.
kruuuuuuuuk
"ups" sambil garuk kepala yqngvtak gatal
"kamu lapar dell" tanya rio
"hehe iya mas Maaf ya perut della keceplosan" ucap della
"gapapa dell,aku yangvharusnya minta Maaf karena ngajak jalan tapi salah gak di masih makan,yaudah kita cari makan dulu aja nanti setelah makan baru kita pulang"
"baik mas"
mereka makan dengan sangat tenang dan gak ada suara hanya ada suara dentingan sendok saja.
selesai makan makan mereka memutuskan untuk pulang ke rumah karena sudah sangat gelap,kebetulan juga saat mereka akan memasuki mobil human datang tampa ada yang mengundang.
"hujan mas"
"iya,kayaknya bakal lama ini redanya"
"apa kita akan lanjut pulang mas"
__ADS_1
"kayaknya tidak dell,karena ini bukannya sangat lebat aku takut terjadi apapa nanti saat berkendara karena barak pandangnya yang minim"
"terus gimana,masa kita akan tetap berada disini"
"kita jalan aja dulu sambil cari hotel dekat sini"
"mas yakin"
"iya yakin dell,ya sudah ayo jalan"
"iya mas"
mereka memutuskan untuk mencari penginapan saja karena hujan yang sangat lebat dan tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan karena barak pandang yang minim.
di sianilah mereka di hotel bintang tiga dan mereka terpaksa harus tidur satu kamar karena kebetulan kamar di hotel itu tinggal satu dengan satu tempat tidur
"mas tidur di kasir biar akubtidur di sofa"
"tidak bisa dell,kamu yang seharusnya di kasir biar aku yang di sofa aku kan kali laki"
"mas hakin"
"sangat yakin"
akhirnya rio tidur di sofa dengan gelisah karena tak terbiasa,melihat della tidur dengan nyaman diam diam rio menghampiri della dan tidur di setelah della.
rio merasa sangat nyaman saat berdekatan dengan della,dan dia juga akan menerima dan mencoba membuka hati untuk della,dan akan meyakinkan della untuk tidak memikirkan perjodohan ini.
__ADS_1
karena rio yakin della masih merasa ragu dengan perjodohan ini.