TANGIS PILU SANG GADIS DESA

TANGIS PILU SANG GADIS DESA
#kerja di kota


__ADS_3

waktu telah berlalu della memutuskan untuk pergi kerja ke kota dia bekerja di sebuah cafe besar di kota dia mencoba mengikhlaskan sang ibu dan memulai hidup baru.


della bekerja sangat rajin dan dia tak hanya bekerja di satu tempat saja, della kerja di cafe saat malam hari siangnya della kerja di sebuah toko swalayan di kota itu.


"ya Allah semoga aq bisa kuat demi masa depan nanti,semangat della" della memotivasi dirinya sendiri


della tinggal di sebuah kamar kos yang cukup bagus dia tak hanya sendiri di dalam kamar ada dua teman yang lain bernama lia dan mela mereka berteman sangat baik.


"dell kamu hari ini gak kerja" tanya mela


"kerja kok ni lagi mau mandi" jawab della


beberapa saat setelahnya della telah siap untuk berangkat ke cafe


"aku berangkat kerja dulu ya"


"iya, hati hati di jalan dell" ucap lia


"iya,assalamualaikum" della berlalu pergi ke tempat kerja.


della bekerja seperti biasanya akan tetapi di tempat dia bekerja masih ada orang yang tak menyukai della karena dia merasa della selalu cari muka agar mendapat perhatian si bos padahal della memang rajin dalam mengerjakan sesuatu pekerjaan.


waktu bekerja telah usah della pulang ke kos selalu jalan biasanya saat di tengah jalan della melihat sekarang wanita paruh baya duduk di atau trotoar sambil memang setelah dadanya yang terasa sakit merasa kalian della menghampiri wanita tersebut.


"ya Allah nyonya,nyonya kenapa" tanya della kawatir


"to..long sa.. ya da..da ssa..ya ssa..kit" ucap wanita itu menahan rasa sakitnya


melihat ada tak si yang melintas della langsung memanggil tanksi itu.


"taksi stop" teriak della pada supir taksi


setelah taksi berhenti della membawa wanita itu ke rumah sakit terdekat.


sampainya di rumah sakit della langsung membawanya ke orang ugd agar cepat mendapat pertolongan.


della terus menunggu di liat orang pemeriksaan karena della juga tidakntau bagus memberi kamar siapa.


tak lama dokter datang


"keluarga pasien"


"iya dok"


"apakah anda keluarga dari padien"


"maaf dok saya bukannya keluarganya, saya tadi ketemu ibu itu di pinggir jalan dok"


"apakah anda tidak mengetahui keluarga pasien"


"tidak dok baru tadi saya ketemu dok"


"memang apa ada hal yang serius dok pada beliau"


"pasien saat ini masih menjalani pemeriksaan karena pasien memiliki riwayat sakit jantung"


"baik dok nanti saya coba tanyakan pada beliau mungkin ada keluarga yang harus di hubungi"

__ADS_1


"untuk saat ini pasien masih belum sadarkan diri "


iya dok terimakasih"


dokyterpun masuk kembali untuk melanjutkan pemeriksaan tak lama dokter itu keluar dan langsung pergi.


della yang merasa khawatir masuk ke ruangan tersebut untuk melihat kondisi dari wanita tersebut.


della terus menunggu hingga wanita itu sadar.


"eeeeeeehm kamu gadis yang menolong saya tadi?" tanya wanita itu


"iya nyonya, nyonya istirahat dulu saja jangan banyak gerak biar saya temenin nyonya" ujar della


"baiklah, hmmmm nama kamu siapa?"


"saya della nyonya" jawab della


"jangan pangil saya nyonya,panggil aja eyang ratih ya" ucap wanita itu


"baik nyo...eh e eyang" jawab della gugup


"kamu nemenin eyang disini apa gak di cari sama keluarga kamu" tanya eyang ratih


"tidak eyang,soalnya saya disini sendiri,keluarga saya semuanya di kampung" ucap della


" kamu disini kerja atau sekolah"


"saya disini kerja eyang, kalau sekolah alhamdulillah saya sudah lulus makanya cari kerja di kota" ucap della


"gak kuliah" tanya eyang lagi


"oh iya eyang, apakah ada keluarga eyang yang bisa di hubungi soalnya mohon maaf eyang pagi pagi sekali saya harus pulang harus kerja" ucap della


"biar eyang hubungi sendiri nanti"


"kamu kerja di mana del"


"saya kalo pagi kerja di swalayan deket kos,kalo malam saya kerja di cafe pelangi eyang" jawab della.


mereka menyudahi ngobrolnya karena sudah larut malam.


pagi pagi sekali della sudah pulang ke kosannya tak lupa dia juga titip pesan pada suster penjaga jika dia pulang.


sampai di tempat kos della langsung di interogasi sama dua temannya karena semalam tidak pulang.


mau tidak mau akhirnya della menceritakan semuanya tanpa terlewat.


"terus keadaan si nenek itu gimana dell" tanya mela merasa kepo


"alhamdulillah sudah membaik mel,mungkin sekarang anggota keluarganya sudah kesana" ucap della


"ya udah aq mau mandi dulu ya,lengket dari semalem gak mandi" pamit della


"ya udah kita juga mau berangkat kuliah dulu ya" pamit mela dan lia.


teman sekamar della adalah mahasiswi dari salah satu univ yang cukup bagus mereka masuk melalui jalur beasiswa sepulang sekolah mereka juga kerja paruh waktu di sebuah restoran mewah.

__ADS_1


sementara itu di rumah sakit eyang ratih sudah memberi kabar sang cucu bahwa dia berada di rumah sakit.


" eyang kenapa bisa seperti ini,dan kenapa eyang gak bawa supir" tanya sang cucu


"maafkan eyang nak, eyang hanya ingin jalan jalan sebentar" jelas sang nenek


"ya sudah eyang lain kalian jangan di ulangi lagi ya, aku khawatir sama eyang" ucap sang cucu


"oh ya semalem eyang di tolong sama seorang gadis namanya della,kasian dia harus kerja di dua tempat dalam satu hari" ucap eyang


" iya ,eyang nanti kita cari gadis itu ya, penting sekarang eyang fokus untuk kesembuhan eyang dulu"ucap sang cucu


eyang menjawab dengan anggukan kepala saja


di sisi lain kini della sudah berada di sebuah toko swalayan tempatnya bekerja


"della, tolong nanti kamu cek stok barang di gudang ya" perintah si pemilik toko


"balik tuan"


kini di sebuah desa tepatnya desa tempat kelahiran della paman dan bibi della telilit hutang puluhan juta mereka berhutang hanya demi memenuhi gaya hidup mereka yang seperti orang kota.saat paman dan bibi della tengah asik menikmati waktu santainya tiba tiba ada suara gedoran pintu yang sangat keras


brak


brak


brak


"rini,danang keluar kalian, samapai Japan kalian tidak mau bayar hutang" ucap sang juragan tanah


"cepat bayar hutang kalian, kalau tidak segera membayar maka rumah ini akan aku ambil" ucapnya lagi


mendengar teriakan di liar mereka berdua langsung saja menghampiri sang juragan


"ampun juragan,tolong beri kami waktu lagi kami janji akan segera membayarnya" ucap danang


"janji mulu, haaaach...baik gue kasih kalian waktu satu minggu buat bayar sampe lewat dari waktu itu awas aja kalian rumah ini bakal gue sita" ancam sang juragan


"jangan juragan,kalo rumah ini di sita kita mau tinggal di mana"


"juragan gimana kalau sebagai ganti jaminannya della aja" ucap danang


rini mendengar nama della di sebut awalnya kaget saat di berfikir sejenak akhirnya dia mengiyakan usul sang suami


"benar juragan sebagai ganti jaminan rumah ini si della aja anaknya khan cantik" imbuh sang istri


"della anaknya si mira itu?" tanya sang juragan


mereka berdua mengangguk secara bersamaan


"hmmmmm boleh juga ide kalian baik,gue kasih waktu kalian dua minggu buat bawa si della itu kemari kalau tidak awas aja kalian rumah ini tetep gue sita" ancamnya lagi


selepas kepergian si juragan mereka berdua ngibrol ini tentang gimana caranya membawa si della pulang.


"pak, gimana cara kuta bawa si della pulang?kita kan bak tau alamat della di kota" ucap sang istri


"kamu benar,tapi kita pikirin nanti aja sekarang kita makan dulu bapak sudah lapar ini" ucap sang suami

__ADS_1


"oh iya pak ayo ibu juga laper"


akhirnya mereka sepakat untuk menjadikan della sebagai jaminan hutang pada juragan tanah yang terkenal akan kegilaannya pada gadis muda.


__ADS_2