TANGIS PILU SANG GADIS DESA

TANGIS PILU SANG GADIS DESA
ulat bulu 2


__ADS_3

sampai di mall mereka langsung menyerbu pakaian dan sepatu karena mereka memang sama sama tak begitu suka dengan asesoris della hanya memandang dan mengikuti mereka,saat tengah melewati kios baju pria della berpikir untuk membelikan kemeja,dia masuk tanpa kedua teman temannya.


dia melihat kemeja berwarna biru muda dia berpikir mungkin akan cocok saat di pakai sang suami.


selesai beli kemeja della langsung pergi ke toko sepatu untuk menemui kedua temannya.


"dari mana aja lo dell"tanya indah


" beli kemeja buat mas rio"jawab della


"ciye yang udah nikah" timpal clara


"ya udah yuk kita lanjut cari sepatunya"


mereka melanjutkan mencari sapatu saat bertemu dengan sepatu yang di rasa cocok mereka langsung membayarnya.


"guys kita cari makan yuk maker ni" ucap indah


"ya udah ayo,biar gue aja yang traktir"ucap clara


"ya udah yuk"


mereka menuju lantai tiga yang terdapat sebuah cafe,di perjalanan menuju cafe della di kaget kan dengan seorang wanita yang tiba tiba menghadang jalannya.


"hey gadis kampung,gue peringatan ya sama lo jatuhin pacar gue"

__ADS_1


"haaaaaaa,maksud mbak pacar yang mana ya?"


"ya satrio lah siapa lagi"ucap sesil


"hahahaha ya ampun mbk anda gila ya,ya kali istri sah di suruh menjauhi suaminya sendiri" timpal clara


"berani lo sam gue" ucap sesil


"mbk maaf yang seharusnya menjauh itu mbk bukan saya"


"punya nyali ya lo,gadis kampung kaya lo pasti akan di buang oleh satrio,mungkin lo hanya di anggap sebagai pajangan saja karena selera satrio itu tinggi bukan gadis kampung macam lo gini"


"mungkin mbk salah"


mendengar ocehan tak berdasar itu della memutuskan untuk pergi dari situ.


"hey gadis kampung tunggu gue belum selesai bicara"


della tak menghiraukan teriakan sesil dia hanya berpikir untuk cepat pergi karena perutnya sudah lapar.


merasa tak di hiraukan olek della sesil merasa geram dia mengikuti langkah della menuju cafe sampai di cafe sesil melihat minuman bekas orang dan dia langsung mengambil minuman itu dan langsung mengguyur della menggunakan minuman tersebut.


semua orang melihat kejadian itu banyak yang berbisik jika della adalah seorang pelakor yang tengah di labrak oleh istri sah.


"pasti itu pelakor yang sedang di labrak,memang pantas tu ***** di permalukan" ucap ibu ibu

__ADS_1


mendengar bisik bisik sesil jadi merasa berada di atas angin karena telah berhasil mempermalukan della.


clara yang mendengar bisik bisik para ibu ibu merasa tak terima jika sahabatnya di anggap pelakor.


"eh pelakor denger ya gue minta lo jatuhin satrio kalau gak lo bakal nerima yang lebih dari ini"ancam sesil pada della.


della merasa sesil sudah keterlaluan padanya padahal dia tidak pernah membuat kesalahan apapun pada sesil.


" hello nona,anda tidak salah menyebut sahabat saya ini sebagai pelakor,bukankah yang pelakor itu anda sendiri"ucap clara.


"apa maksud lo"


"nona,anda datang mengikuti sahabat saya hanya untuk mempermalukan diri anda sediri,di sini tau siapa yang istri sah dari satrio"


"awas kamu gak usah ikut campur urusan ku"


"nona,apa perlu saya panggil tuan satrio sekarang juga"ucap clara


" jangan macam macam kamu"


"kenapa apakah anda takut jika yang pelakor itu sebenarnya anda sendiri nona,anda mengancam istri sah sungguh lucu sekali"


mendengar pernyataan yang keluar dari mulut sahabat della para ibu ibu terkejut pasalnya yang tengah di permalukan itu adalah istri sah bukanlah pelakor yang seperti mereka pikir.


tanpa della dan sesil sadari clara sudah merekam perbuatan sesil terhadap della.

__ADS_1


__ADS_2