
Della merasa senang karena akhirnya sang ibu sudah mendapatkan pekerjaan dan sang ibu juga sudah mengirim uang meskipun hanya bisa untuk makan sehari hari,tapi Della sangat senang karena sang ibu tidak melupakannya.
sedangkan sang bibi dia sudah membeli kalung baru dia membeli kalung itu menggunakan uang kiriman Miranti yang di tunjukkan untuk Della
saat lebaran Della hanya di belikan dua setel baju itupun dengan ukuran yang besar karena bibinya bilang agar Della tidak perlu membeli baju lebaran lagi untuk beberapa tahun ke depan dan agar sang bibi bisa menikmati uang yang di kirim oleh sang sepupu.
"hmmmm dengan aku membelikan baju Della dengan ukuran yang terlalu besar makan Della tidak perlu membeli Baju untuk beberapa tahun kedepan dan uangnya bisa aku buat beli gelang dan cincin untuk ku sendiri hihihihi" ucap bibi di dalam kamarnya.
tak cuma sang bibi pamannya pun juga ikut andil dia juga ikut meniati uang kiriman dari Miranti.
" adik sepupu kamu itu punya uang banyak juga dia selalu mengirim uang dengan jumlah banyak" ucap sang paman
" iya,dan jika dia kirim uang lagi cukup beri makan enak saja itu si anak bodoh dan sisa unganya buat kita sendiri" ucap sang bibi
kini usia Della sudah mamsuki usia sekolah SD dan sang bibi mendaftarkan Della ke sekolah SD.
"dell kamu sudah bibi daftarkan jadi kamu harus jadi anak yang piter ya,belajar yang rajin" ucap sang bibi pada Della
" nih bibi, Della akan mencoba belajar dengan baik" ucapa Della
"jangan mencoba tapi kamu harus Piter, sangan sampai membuat malu bibirmu ini" tegas sang bibi
"iya Bu" ucap Della
dan kini waktu telah berlalu saatnya Della masuk ke sekolah,Della masuk menggunakan seragam sekolah yang cukup besar dan juga sepatu yang besar pula karena sang bibi pikir agar tak selalu memboros uang untuk beli sepatu dan seragam.
pagi itu Della sarapan di meja makan dia mengingat saat pagi biasanya sang ibu memasakan makanan kesukaan Della akan tetapi sejak Della tinggal bersama paman dan bibinya Della tak pernah memakan masakan itu lagi meskipun masakan itu sederhana akan tetapi sang bibi tidak pernah memasak itu.
"kangen masakan ibu" gumam Della lirih
pagi berangsur menjadi siang kini Della sudah berada di dalam kelas dan pelajaran pun di mulai guru memulai memperkenalkan huruf dan angka pada muridnya pertama menulis Della merasa kesulitan karena tidak pernah memegang pensil sebelum sekolah tetapi lama kelamaan Della mulai bisa menguasai dan mulai bisa menulis dengan baik.
__ADS_1
waktu jam istirahat telah tiba Della keluar dari dalam kelas saat tuannya membeli makanan Della hanya bisa menahan keinginannya untuk membeli karena sang bibi tidak memberi uang jajan pada Della.
Della sempat berfikir apakah ibunya disana belum berhasil kenapa ibunya hanya mengirim uang hanya untuk makan saja Bahakan saat Della menginginkan sesuatu pun tak pernah terpenuhi
dia hanya bisa berdo'a saja semoga ibunya selalu sehat dan di berikan Rizky yang berlimpah agar sang ibu bisa cepat pulang dan cepat berkumpul dengan Della kembali
jam sekolah telah usai Della pulang kerumah dengan berjalan kaki karena tidak ada yang menjemputnya dan teman Della yang lain sudah membawa sepeda sendiri hanya Della yang tidak punya sepeda.
di ingin bilang ke ibunya bahwa Della sudah sekolah dan ingin sekali meminta belikan sepeda agar dia tak lagi berjalan kaki.
tapi apa boleh buat sang ibu tak pernah menghubungi Della sampai Della merindukan suara ibunya.
sedangkan Bagas dia pergi entah kemana setelah dia menikah lagi.
sungguh kasian kamu Della ayahmu pergi dengan istri barunya dan tak pernah lagi peduli padamu sedangkan ibumu dia pergi kenegri orang demi masa depanmu.
Della telah sampai di rumah dia langsung mengganti baju seragamnya dan menggantungnya agar tak berjamur, setelah itu Della langsung ke dapur untuk makan siang,di rumah itu sangat sepi karena paman dan bibinya masih berada di sawah, Della mencari makanan setelah ketemu dia langsung memakannya selesai makan Della pergi ke sawah untuk menyusul paman dan bibinya
"dell kamu sudah pulang sekolah?" tanya sang paman
"sampun paman" jawab Della
"ya wes, cepet ini bantu paman dan bibi nanam jagung" ucapa sang paman
"nih paman" ucapa Della
Della langsung mengambil benih jagung dan juga kayu yang sudah potong meruncing untuk memudahkan proses menanam jagung.
saat ini matahari sudah menyingsing sang bibi menyuruh Della segera pulang untuk membersihkan rumah
"dell,kamu pulang dulu dan bersihkan rumah" ucap sang bibi
__ADS_1
"dan harus bersih saat kami pulang" imbuh sang bibi
"iya Bi"
Della berjalan pulang sebenarnya dia merasa lelah pulang sekolah langsung membantu paman dan bibinya dia hanya istirahat saat makan siang saja dan sore ini dia harus cepat sampai rumah untuk membersihkan rumah agar malam nanti dia bisa istirahat dan juga bisa belajar dengan tenang.
"ibu, Della akan jadi anak yang kuat,Della akan berhasil suatu saat nanti Bu"ucap Della dengan linangan air mata
Della buru buru menyelesaikan pekerjaannya setelah itu langsung mencuci pakaian seluruh penghuni rumah.
sore itu sang bibi tengah memasak untuk santapan makan malam.
saat makan malam Della duduk dengan wajah capeknya.
"gimana sekolah kamu dell?" tanya sang bibi
"sekolah Della menyenangkan bi,Della jadi banyak teman di sekolah" jawab Della antusias
"bagus,tapi ingat jangan terlalu Deket berteman takutnya mempengaruhi nilai kamu"
"iya Bi" ucap della
"oh iya Bi besok Della setelah pulang sekolah Della mau belajar bareng dengan teman teman, boleh?" ucap Della
"tidak, kamu belajar di rumah sendiri saja,kalo gak bisa minta ajari paman atau bibi saja" larang sang bibi
padahal itu alasan Della supaya bisa main bersama teman sebayanya yang selama ini dia tidak pernah merasakan bahagianya bermain di waktu kecil dan ternyata keinginan hanyalah keinginan yang tidak pernah di dapat.
kini Della belajar di dalam kamarnya dia sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia pasti bisa. Della selalu berharap sang ibu cepat pulang dan bisa bersama Dengan Della kembali.
Della sangat merindukan ibu dan ayahnya Della sempat berharap apakah Della bisa merasakan keutuhan kasih sayang ayah dan ibunya tapi kenyataannya sang ibu telah pergi meninggalnya Della demi menccari rejeki di negeri orang dan sang ayah pergi entah kemana.
__ADS_1
Della hanya bisa meratapi kesendiriannya dulu sewaktu akan tidur ibunya selalu menyanyikan lagu tidur untuknya tapi sekarang di hanya mendengarkan suara suara serangga malam saja.