
hari ini Della dan juga bu sarti berasal di pasar untuk membeli bahan makanan dan juga bahan untuk membuat kue, karena rencana hari ini mereka akan membuat kue untuk berjualan.
hampir dua jam mereka belanja kini mereka memutuskan untuk pulang sebelum itu mereka mampir ke sebuah warung makan untuk membeli sarapan, selesai membeli sarapan mereka melanjutkan perjalanan untuk pulang., saat akan menyebrang jalan Della di kagetkan dengan sebuah suara.
"Della"
Della yang merasa di panggil berhenti akan tetapi dia ingat dengan pesan sangat suami bahwa dian harus pura pura hilang ingatan.
karena tidak mendapat jawaban orang itu langsung menghampiri Della untuk memastikan.
"kamu Della kan? "
"maaf mbk salah orang, saya bukan Della mbk saya pita anaknya ibu sarti"
"alah gak usah sok deh, gue tahu lo pasti della kan"
"maaf kak, saya gak ngerti sama maksud kakak, nama saya pita bukan Della, mungkin kakak salah orang"
Della langsung pergi meninggalkan sisil, dia takut akan semakin banyak pertanyaan yang akan sisil tanyakan nantinya.
"gak, gue sangat yakin kalo dia itu Della, gue harus cari tau itu, sudah susah payah aku mendekati satrio jangan sampai wanita kampung itu kembali sama satrio, apapun yang terjadi gue harus segera dapetin satrio"
sisil langsung memutuskan untuk pergi dari tempat itu niatnya ingin membeli makanan ia urungkan.
sampai rumah Della langsung bergegas membersihkan diri setahun itu dia langsung pergi kedapur untuk memasak sarapannya.
__ADS_1
Della memasak menu sederhana berasama dengan bu sarti.mereka hanya memasak untuk berdua saja karena pak munip sudah berangkat bekerja sejak tadi dan dia memutuskan untuk membeli sarapan di tempat kerja.
selesai masak mereka makan bersama.
"kamu kenapa nduk kok kayak melamun gitu"
"gpp bu, Della gak mikir apa apa"
"ya sudah, kalau ada apa apa cerita sama ibu"
"iya bu"
selesai makan mereka membersihkan alat makan setelah itu mereka memutuskan untuk berkebun di belakang rumah.
di sisi lain sisil sudah berada di rumah eyang fatih dan ada satrio tentunya.
"aku baik kok"
"oh ya Rio dia hari lagi ulang tahunku kamu dateng ya"
"akan aku usahakan"
"iiih Rio pokoknya kamu harus dateng karena di malam itu aku akan mengenalkan kamu sebagai calon suamiku"
"apa kamu gila"
__ADS_1
"Rio aq sudah lama suka sama kamu Rio dan ijinkan aku untuk menggantikan mendiang istri kamu, aq tidak menyuruhmu untuk melupakannya"
"terserah"
satrio memutuskan untuk pergi meninggalkan ruang tamu dia akan menyusun rencana untuk memberi pelajaran pada wanita gila itu.
"eyang, apa aku berkata salah"
"sisil seharusnya kamu tahu jika satrio masih merasa kehilangan akan istrinya dan kamu jangan terburu buru untuk mengklaim bahwa satrio calon suamimu"
"tapi eyang sisil sudah lama menyukai satrio sisil tidak mau lagi jika satrio harus jatuh ke tangan orang lain lagi"
"terserah kamu sisil, jika ada apa apa jangan salahkan eyang jika eyang tidak memeperingatkanmu"
eyang langsung pergi masuk dalam kamarnya sementara sisil dia geram dengan perkataan sangat eyang.
"lihat saja jika aq sudah menjadi istri dari cucumu maka tunggu saja aj*lmu wanita tua"
setelah mengucapkan itu sisil memutuskan
untuk pulang kerumah dia akan memeper siapkan pesta ulang tahunnya sekaligus perta pertunangannya itu dengan sangat mewah.
ah dia tidak tau jika perta mewah itu akan menjadi petaka untuk dirinya dan juga untuk orang yang sudah ada di belakangnya.
Hai dukungbemak terus ya supaya tambah semangat upnya...
__ADS_1
jangan lupa like dan komennya...