
"lho pak pak sini pak ada orang ini pak"
seorang wanita paruh baya beteriak memanggil suaminya
"ada apa to bu kok teriak teriak "
dengan berlari menghampiri istrinya
"lihat ini pak ada orang tergeletak coba bapak periksa dulu siapa tau saja masih bisa di tolong" ucap sang istri
sang suami langsung memeriksa denyut nadi orang tersebut.
"masih hidup bu"
"alhamdulillah sebaiknya kita tolong pak kita bawa ke puskesmas saja"
"iya bu ayo kasian dia"
akhirnya mereka membawa orang itu ke puskesmas terdekat.
sesampainya di puskesmas pasutei itu langsung memanggil dokter.
"pak pak dokter tolong pak"
"iya bu ada yang bisa saya bantu"
"ini pak tolong gadis ini dia kami temukan tergeletak di dekat perkebunan"
"oh, mari pak langsung di bawa ke dalam saja"
gadis itu langsung di periksa oleh dokter, dokter itu heran karena kondisi Gadis itu sangat menghawatirkan.
setelah memriksa dokternya keluar
__ADS_1
"maaf pak berhubung gadis ini tidak ada keluarga jadi saya akan menyampaikan sesuatu ke bapak saja apa bapak tidak keberatan" tanya dokter itu
"oh tentu tidak dok mari dok"
sampai di ruangan dokter mereka menyampaikan kondisi gadis yang mereka temukan.
"maaf Pak kondisi gadis itu sangat menghawatirkan sebab dia mengalami dehidrasi dan kekurangan gizi pak sepertinya dia sudah berhari hari tidak makan ataupun minum. " ucap sang dokter
"astagfirullah dok, kasian sekali gadis itu"
"begini pak, berhubung bapak dan istri bapak yang menemukannya apakah bapak tidak keberatan jika untuk memberi dia makanan"
"sama sekali saya tidak keberatan dok, kami sangat senang jika kami bisa membantu gadis itu untuk puli kembali kasian dia dok pasti keluarganya saat ini sedang mencarinya."
pasangan suami istri itu tidak akan tahu jika denganenoling gadis itu kehidupan mereka akan berubah.
pagi hari yang cerah seorang gadis yang tengah berbaring di brangkat puskesmas tengah berusaha untuk menyesuaikan silau cahaya dia membuka mata secara perlahan setelah semalam tak membuka mata.
"harus, air haus tolong"
"alhamdulillah neng, neng sudah bangun mbok kawatir sekali sama neng"
gadis itu hanya memandang wanita tersebut karena merasa asing sebelum dia berucap
"laper"
"ya allah neng lapar ini mbok bawa makan neng makan dulu ya soalnya kata dokter neng terkena dehidrasi"
gadis itu langsung mengmbil makanan itu dia memakan makanan itu dengan rakus karena dia sudah berhari hari tidak makan.
"aduh neng pelan pelan makannya kalau masih kurang ini masih ada neng bisa nambah"
gadis itu hanya mengangguk saja.
__ADS_1
setelah selesai makan si mbok mengajak gadis itu ngobrol.
"neng namanya siapa, kalau nama mbok, mbok sarti neng"
"sa saya Della mbok"
"oh iya neng keluarga neng Della kemana kenapa neng sampai tergeletak di pinggir hutan sini"
"hiks hiks sa saya di sekap mbok di rumah kosong pinggir hutan, sa saya tidak tau jalan pulang mbok makanya saya tersesat"
"ya allah neng jahat sekali orang itu dan apakah neng tidak pernah di beri makan sama mereka"
"tidak mbok sa saya di sekap berhari hari diruangan yang gelap dang pengap tanpa di makan bahkan minum, untungnya saya berhasil kabur mbok"
"ya sudah lebih baik neng Della istirahat dulu dan jangan banyak gerak kata dokter kaki neng Della ke kilir"
"iya mbok terimakasih sudah menolong saya mbok"
sudah berhari hari Della di rawat di rumah sakit itu dan si mbok sarti pun juga tetap mengunjungi Della siang malam setelah selesai bekerja tentunya.
hari ini Della di perbolehkan untuk pulang akan tetapi Della masih memikirkan biaya pengobatannya karena Della tau pasti sulit untuk mereka.
"neng kenapa neng ngelamun ayo kita pulang"
"pak, mbok apakah biaya perawatan kulit mahal, maaf ya mbok saya jadi beban buat bapak dan si mbok padahalkan kita tidak saling mengenal" ucap Della sendu
"neng Della tenang saja biaya di puskesmas ini gratis neng jadi neng gak usah khawatir ya"
mereka langsung memutuskan untuk pulang ke rumah pasangan suami istri itu.
"neng ini rumah si mbok maaf ya rumahnya kecil"
"gak papa mbok aku sudah berterimakasih sekali sama si mbok sudah mau menampung saya di sini"
__ADS_1
akhirnya Della bisa menghirup udara bebas tanpa harus dia berada dalam ruangan yang sangat sempit.