
sesil terus menikmati permainan anton dia merasa seperti terbang menembus jutaan bintang.
sudah dua jam mereka melakukan kegiatan panas itu kini mereka sudah merasa lelah.
"gue besok akan kerumahnya sakit" ucap anton tiba tiba
"ngapain" tanya sesil
"mau matiin kondisi dari si della" ucap anton
"bagus lebih cepat itu lebih baik karena gue udah gak sabar jadi nyonya satrio hahaha"
"lo tenang aja asal ada bayarannya gue bakal lakuin yang terbaik"
malam ini anton menginap di apartemen sesil karena sudah mala suntuk pulang kerumahnya sendiri
pagi hari di rumah sakit satrio terbangun karena merasa ingin buang air kecil tak lama dokter datang untuk memeriksa kondisi della.
"gimana kondisi istri saya dok" tanya satrio setelah keluar dari kamar mandi
"kondisi istri tuan sudah stabil hanya tinggal menunggu sadar saja" ucap sang dokter
"syukurlah terimakasih dok"
"sama sama pak,kalo begitu saya permisi"
"iya silahkan"
dokter itu pun pergi untuk memeriksa pasien yang lain.
__ADS_1
menjelang siang eyang ratih datang dengan membawa sarapan untuk cucunya.
"rio kamu sarapan dulu nak" ucap eyang seraya menyiapkan makanan.
"tidak eyang aku masih belum lapar" ucap satrio
"kamu harus makan rio agar badanmu tidak sakit,apa kamu mau saat della sadar nanti dia melihatmu sakit,pasti della akan sedih rio" mendengar eyang bicara seperti itu rio langsung menyantap makanan yang di sediakan oleh eyang karena dia tidak mau jika della sedih melihat rio tidak sehat.
di sebuah taman bunga yang luas ada seorang gadis tengah duduk di sebuah kursi berwarna putih dia duduk termenung sambil memikirkan untuk kembali atau tidak,karena dia merasa dunia yang dia tinggali begitu menyakitkan, saat sedang termenung tiba tiba datang seorang wanita cantik dengan senyum indahnya.
"della"
della yang namanya di panggil mendingan untuk melihat siapa yang tengah memanggilnya.
"ibu" ucap della dan langsung memeluk sang ibu dia memeluk dengan begitu erat rasanya tak ingin lagi perpisahan dengan sang ibu
"ibu,della kangen ibu,tolong bawa della ibu della ingin ikut ibu" ucap della dengan tangis yang sudah menderai
"tidak ibu dunia itu terlalu menyakitkan untuk ku,aku sudah tak sanggup ibu"
"della dengarkan ibu,tuhan akan selaluenguji hambanya sesuai dengan kemampuannya.
jika tuhan menguji hambanya dengan begitu berat maka tuhan akan manaikan derajat hambanya,maka dari tu kamu harus ikhlas menghadapi semua ujian yang tuhan berikan" ucap sang ibu
"tapi della ingin bersama ibu,della merindukan ibu" ucap della di sela tangisnya
"della ibu akan tetap di hati della meskipun kita sudah tak bersama lagi" ucap sang ibu
"della lihat itu suami kamu dan juga eyangmu mereka sangat sedih nak melihat tubuhmu tak berdaya,della sekarang kembali ya ibu akan selalu melihatmu nak" ucap sang ibu
__ADS_1
"tapi bu"
"della masih banyak yang sayang dengan della jadi della harus kuat ya bertahan demi orang yang menyayangi della" ucap sang ibu lagi
"baik ibu della kan kembali pada mereka dan della akan selalu menyebut nama ibu di setiap doa della" ucap della
perlahan tubuh sang ibu memudar bersamaan dengan itu della mulai menggerakkan tangannya.
melihat itu satrio langsung memanggil dokter.
"dokter dokter,tangan istri saya bergerak dok"
dokter itu langsung bergegas masuk ke ruangan rawat della.
"alhamdulillah tuan istri anda sudah mulai membaik tinggal menunggu siuman mungkin sekitar satu dua jam lagi"
"alhamdulillah ya Allah terimakasih" ucap syukur sang eyang
"terimakasih dok" ucap satrio
di tempat lain seorang pria dan wanita tengah mempersiapkan rencanaku keduanya.
untuk menyingkirkan orang yang tidak mereka sukai.
"pokoknya malam ini rencanaku kita harus berhasil" ucap sang wanita
mereka mempersiapkan semuanya dengan begitu matang.
mereka berangkat sekitar pukul 12 malam karena agar tak di ketahui oleh orang lain dan jam segitu semua penghuni pasti sudah tidur.
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
hai hai dukung terus karyaku ya jangan lupa like dan komennya agar bisa lebih semangat lagi up nya.