Taubatnya Sang Pendosa

Taubatnya Sang Pendosa
Transplantasi ginjal


__ADS_3

Pagi ini Cinta berangkat agak terburu-buru,mengetahui bemo yang di tumpanginya berjalan dengan sangat lambat ia begitu frustasi,pasalnya tinggal 10 menit lagi jam masuk kerja.Sudah pasti ia akan terlambat.Duduk pun tak tenang,sebentar-bentar Cinta melihat ke arah jarum jam yang ada di layar handphonenya.Tidak seperti biasanya jalanan begitu macet hingga begitu panjangnya,tidak terlalu jauh dari sana terlihat orang-orang sedang berkerumun."Mungkin ada kecelakaan,"begitu pikirnya.Bemo yang di tumpanginya pun semakin mendekat,Cinta melihat sebuah sepdha motor yang hampir saja remuk tergeletak di sisi jalan.Darah segar mengalir di jalanan."Kenapa orang-orang tidak tanggap sekali,ada mobil kenapa tidak langsung di bawa saja,"gumamnya.


Sekilas matanya tertuju pada plat nomor sepedha motor yang tergeletak itu,"Sepertinya tidak asing dengan plat nomor itu,"batinnya.Namun ia kemudian geleng-geleng kepala,"Tidak mungkin,"lirihnya.Tapi kemudian ia melihat lagi ke arah kerumanan barangkali bisa terlihat sedikit saat bemo yang di tumpanginya tepat berada di samping kerumanan.


"Pak pak berhenti pak,"titah Cinta pada pak sopir.


"Eh neng,"teriak pak sopir yang melihat Cinta langsung keluar tanpa membayar ongkosnya.


Sedangkan Cinta berusaha menerobos kerumunan orang-orang."Permisi-permisi,"ucapnya terus saja membelah orang-orang yang tidak ingin memberinya jalan."Tidak mungkin,Rioooo...."teriaknya.


"Tolong pak yang punya mobil, tolong saya membawa korban ini kerumah sakit,"ucap Cinta karena mobil ambulans tidak datang-datang.Melihat tidak ada satupun yang memberi bantuan,Cinta marah-marah layaknya ingin menerkam mangsanya.Hingga salah seorang lelaki yang ia kenal memberinya bantuan.Dengan segera lelaki itu mengangkat Rio ke dalam mobilnya.


"Tidak ada yang gratis dengan semua ini,"ucap lelaki itu saat ia mulai menjalankan mobilnya.


"Aku tahu,kau pasti akan mengambil kesempatan dalam kesempitan,"jawab Cinta.


Mendengar jawaban Cinta lelaki itu tersenyum puas.


Tapi tidak dengan Cinta,ia sadar dengan apa yang ia katakan,setelah ini pasti ia akan sering berurusan dengan lelaki yang paling berbahaya buatnya.


Sampai di rumah sakit,Rio cepat mendapat pertolongan.Cinta menghubungi orangtua Rio melalui handphone milik lelaki itu,tapi sayang tidak ada jawaban sama sekali.Rio yang kehilangan banyak darah sudah mendapatkan pendonor,tapi ternyata lelaki itu juga mengidap penyakit gagal ginjal kronis,mungkin tidak ada yang mengetahui penyakitnya itu hingga sampai seperti ini,dan Rio harus mendapatkan pendonor ginjal secepatnya.


"Apa yang harus aku lakukan? satu-satunya harapan hanya pada kedua orangtuanya,tapi sampai sekarang mereka belom juga bisa di hubungi,"batinnya.


"Jadi bagaimana mbak? pasien harus secepatnya mendapatkan pertolongan,"tanya sang dokter.


Tanpa berpikir panjang Cinta menjawab pertanyaan sang dokter."Saya akan mendonorkan salah satu ginjal saya dok."


Sang dokter pun kaget,"apa mbak Cinta yakin?"

__ADS_1


"Yakin dok,dan jangan sampai ada orang lain tahu tentang hal ini.Apakah dokter bisa menjaga amanah ini?" tanya Cinta kemudian.


Sang dokter mengangguk,setelah menandatangani berkas-berkasnya,Cinta mengikuti dokter ke ruangan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi ginjalnya.Setelah tahu hasilnya bagus semua ia siap menjalani operasi."Bismillah,ku lakukan semua karna MU ya Allah,tidak ada niat apapun,hanya karena MU,"gumamnya dalam hati.


Selain sang dokter,lelaki yang mengantar Cinta tadi mengetahui semua pembicaraan mereka.Ia akan menggunakan kesempatannya ini untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.


*****


Sudah 1 minggu lamanya Rio di rumah sakit setelah menjalani transplantasi ginjal,setelah di pastikan tidak ada efek atau komplikasi yang terjadi ia di perbolehkan pulang dengan syarat harus beristirahat setidaknya 6 minggu dan menghindari aktivitas yang berat.


Rio sadar ia mendapatkan pendonor ginjal,lantas siapa dengan suka cita mendonorkan ginjalnya secara gratis? sang dokter pun saat di tanya atau ingin memperoleh informasi dari si pendonor hanya menjawab hamba Allah.Dan memang itu pesan yang di sampaikan oleh Cinta pada sang dokter.


"Sungguh siapapun orangnya itu pasti mempunyai hati seperti malaikat,semoga Allah mempertemukan aku dengannya,"bisiknya dalam hati.


*****


"Heeem,jadi bisakan secepatnya masuk ke dalam sini,"suara seseorang sanpai mengagetkannya.


"Pak Radit? sejak kapan bapak ada di sini? tanya Cinta kaget bukan main.


"Sudah jangan kau pasang wajah terkejutmu itu,dari awal aku tahu semuanya.Dan lagi aku sudah bukan atasanmu lagi,jadi jangan memanggilku dengan sebutan bapak lagi,"jelas Radit membuat Cinta lebih terkejut lagi.


"Apa kamu bilang tahu semuanya?"tanya Cinta ulang.


"Iya,kamu yang mendonorkan darah untuk Rio dan kamu pula yang mendonorkan ginjal untuknya dan kau pula menutupi semua identitasmu,"jawab Radit.Dan lagi-lagi membuat Cinta semakin terkejut.


"Cepat masuk,kau sudah berjanji bukan akan menuruti semua keinginanku,"ucap Radit lagi.


Tanpa menjawab Cinta pun masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Aku akan menuruti semua keinginanmu terkecuali hubungan terlarang itu."Karena Cinta begitu tahu apa keinginan lelaki itu.


Mendengarnya Rio tertawa terbahak-bahak."Oke, kalau begitu aku ingin kau jadi kekasihku."


"Katakan sesukamu,"jawab Cinta.


Radit pun maju mendekati Cinta hendak menciumnya,tapi Cinta berhasil mencegahnya."Kita tidak ada hubungan suami istri,meski aku kekasihmu hal semacam itu sangat tidak di perbolehkan.


Radit pun memundurkan lagi tubuhnya."Oke oke aku tidak akan menyentuhmu,"ucapnya kemudian menjalankan mobilnya menuju sebuah rumah makan.


Keduanya kini sudah berada di rumah makan dan Radit juga telah memesan makanan juga minuman untuk mereka.


"Karena kau kekasihku,aku melarangmu untuk berbungan dengan lelaki yang bernama Rio,kalau kau mau kamu bisa pindah ke perusahaanku.Akan aku beri kau jabatan yang bagus sayang,"ucap Radit.


Cinta mengarahkan pandangannya pada Radit,"biarkan aku memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemampuanku."


"Baiklah,"jawabnya pada akhirnya.


"Untuk saat ini,aku akan bersabar,hingga tiba waktunya apa yang aku inginkan bisa aku dapatkan.Dan kau akan datang sendiri padaku dengan suka rela Cinta,"ucapnya dalam hati dengan seringaian licik.


Bersambung.


Jangan lupa dukungan kalian sahabatku๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š


biar othor juga semangat updatenya๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ


Maaf jika ada penulisan kata ataupun ada yang tidak sesuai.komen jika ada kesalahan biar othor perbaiki lagi๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰


Terimakasih sahabatku..kalian yang terbaik๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

__ADS_1


__ADS_2